6 Cara Mengatasi Kram Perut dan Nyeri Haid saat Menstruasi

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20/04/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Untuk para wanita, tidak jarang kram perut muncul saat Anda sedang menstruasi. Hal ini biasanya sangat mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Kabar baik untuk Anda, ada beberapa cara yang dapat Anda terapkan untuk mengurangi rasa sakit atau nyeri haid Anda.

Minum air putih

Minum air putih yang banyak pasti adalah anjuran yang sudah tidak asing didengar. Tetapi memang, minum air putih banyak manfaatnya, termasuk untuk mengurangi nyeri haid. Air putih hangat biasanya lebih baik untuk mengatasi kram, karena cairan hangat meningkatkan kelancaran peredaran darah ke kulit dan membantu merelaksasikan otot yang kram. Anda juga bisa mengonsumsi makanan atau buah yang mengandung banyak air, seperti selada, seledri, mentimun, semangka, dan buah beri.

Mengonsumsi makanan yang dapat mengurangi rasa sakit

Berikut adalah daftar makanan yang dapat Anda konsumsi untuk mengurangi rasa sakit atau kram saat Anda sedang menstruasi:

1. Makanan yang mengandung kalsium

Kalsium dapat membantu mengurangi kram otot saat menstruasi. Direkomendasikan untuk wanita berusia 19-50 tahun untuk mengonsumsi sekitar 1000 mg kalsium setiap harinya. Berikut adalah daftar makanan yang kaya akan kalsium:

  • Makanan berbasis susu
  • Almond
  • Sayuran berdaun hijau
  • Biji wijen

Kalsium juga bisa di dapat dari suplemen. Akan tetapi, bicarakan dahulu dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi suplemen untuk memastikan suplemen tersebut aman untuk Anda.

2. Kayu manis (cinnamon)

Kayu manis memang sudah lama digunakan untuk mengurangi flu dan alergi. Akan tetapi, ternyata, kayu manis juga bisa membantu mengurangi kram saat menstruasi. Sebagai tambahan, kayu manis kaya akan serat, kalsium, dan zat besi. Selain itu, kayu manis juga mengandung mangan, mineral yang dapat membantu mengurangi masalah-masalah saat menstruasi.

3. Jahe

Jahe dapat membantu meringankan masalah-masalah kesehatan seperti demam, flu, sakit kepala, dan nyeri haid. Meminum sepotong jahe yang dicampurkan ke air hangat dapat membantu meringankan kram saat menstruasi.

4. Nasi merah

Nasi merah mengandung vitamin B6. Vitamin B6 dapat membantu Anda mengurangi kembung saat menstruasi.

5. Walnut, almond, dan biji labu (pumpkin seed)

Ketiga makanan yang disebutkan di atas kaya akan mangan, yang sudah seperti disebutkan sebelumnya, mangan adalah mineral yang dapat membantu mengurangi rasa sakit atau kram selama menstruasi.

6. Ayam, ikan, dan sayuran berdaun hijau

Ayam, ikan dan sayuran berdaun hijau ini mengandung zat besi. Zat besi adalah salah satu komponen yang hilang saat menstruasi. Oleh karena itu, baik untuk Anda untuk kembali “mengisi tubuh” Anda dengan zat besi melalui makanan yang Anda makan.

Menghindari makanan yang dapat memperparah kram

Selama menstruasi, cobalah hindari makanan-makanan yang justru akan memperparah rasa sakit atau kram saat menstruasi yang Anda alami. Berikut makanan yang perlu Anda hindari:

  • Makanan berlemak
  • Alkohol
  • Minuman berkarbonat
  • Kafein

Menggunakan kompres panas

Mengompres perut atau pinggang dengan kompresan panas bisa mengurangi rasa sakit saat Anda menstruasi. Kalau Anda tidak punya alat pemanasnya, Anda bisa membasahi handuk dengan air panas dan meletakkannya di perut atau pinggang Anda. Atau, Anda juga bisa membuat sendiri alat pemanas tersebut. Begini caranya:

  • Buatlah sebuah kantung dari kain.
  • Isi kantong tersebut dengan nasi, lalu jahit sisi yang terbuka sehingga kini menjadi kantung tertutup seperti bantal.
  • Panaskan kantung nasi ini dengan microwave selama beberapa menit. Jangan sampai terlalu panas.
  • Lalu biarkan kantong nasi ini agak dingin sedikit, kemudian kompreskan ke perut atau pinggang Anda. Anda juga bisa membungkus kantong nasi ini dengan handuk sehingga bisa langsung Anda aplikasikan tanpa harus menunggu dingin. Alat ini bisa dipakai ulang selanjutnya.

Olahraga

Saat Anda berolahraga, tubuh Anda mengeluarkan endorfin, yaitu zat yang berfungsi sebagai painkiller dan peningkat mood secara natular. Aktivitas seperti berjalan-jalan dapat membantu Anda mengurangi rasa sakit saat menstruasi. Yoga juga merupakan pilihan olahraga yang baik untuk merangsang tubuh Anda mengeluarkan endorfin. Selain sebagai painkiller dan peningkat mood, berolahraga juga bisa membantu Anda melancarkan peredaran darah ke organ reproduktif Anda, melepas stress, dan relaksasi.

Obat-obatan

Anda juga bisa mengonsumsi obat-obatan penahan sakit untuk mengurangi rasa sakit Anda. Akan tetapi, jangan lupa untuk memperhatikan secara saksama aturan pemakaiannya. Selain itu, jangan mengonsumsi obat melebihi dosis yang ditentukan meskipun Anda masih merasakan sakitnya. Jangan juga mengonsumsi obat-obatan tersebut kalau Anda pernah mengalami alergi obat tersebut sebelumnya. Berikut daftar obat-obatan yang bisa Anda dapat tanpa resep dokter:

  • Acetaminophen (harus dikonsultasikan dulu ke dokter bila Anda ingin mengonsumsinya saat Anda sedang hamil)
  • Ibuprofen
  • Naproxen
  • Aspirin (tidak boleh dikonsumsi oleh perempuan yang berusia di bawah 20 tahun, kecuali kalau anjuran dokter)

Anda harus memeriksakan diri ke dokter bila Anda mengalami:

  • Rasa sakit yang semakin parah
  • Kram masih terus terjadi padahal masa menstruasi Anda sudah selesai
  • Keluhan Anda bertambah, misalnya demam
  • Rasa sakit dan kram ini terjadi semakin sering

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

    Poliuria membuat Anda sering buang air kecil sehingga bisa mengganggu kegiatan sehari-hari. Ini cara mudah mengatasi sering buang air kecil akibat poliuria.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

    Nokturia, Penyebab Sering Buang Air Kecil pada Malam Hari

    Nokturia adalah kondisi yang membuat Anda sering kencing pada malam hari. Pelajari gejala, penyebab, dan cara mengatasinya di sini.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
    Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

    Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

    Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

    5 Ramuan Alami Terbaik untuk Mengatasi Rambut Kering

    Rambut kering memang bikin penampilan terlihat kusam. Mari simak cara mengatasi rambut kering menggunakan 5 bahan alami pada penjelasan di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Perawatan Rambut & Rambut Rontok, Hidup Sehat 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    ingus

    Memahami dari Mana Asal Ingus dan Ciri-Ciri Ingus yang Berbahaya

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
    Dipublikasikan tanggal: 14/08/2020 . Waktu baca 5 menit
    sarang nyamuk

    4 Tips Mencegah Rumah Menjadi Sarang Nyamuk

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 13/08/2020 . Waktu baca 4 menit
    rileksasi tubuh

    5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
    cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

    Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit