backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

15

Tanya Dokter
Simpan

7 Minuman Pelancar Haid untuk Ringankan Gejala PMS Anda

Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita · General Practitioner · None


Ditulis oleh Reikha Pratiwi · Tanggal diperbarui 07/09/2023

7 Minuman Pelancar Haid untuk Ringankan Gejala PMS Anda

Bagi sebagian besar wanita, menstruasi yang datang bersamaan dengan berbagai gejala premenstrual syndrome (PMS) dapat membuat tidak nyaman. Mulai dari sakit perut, kepala pusing, dan bahkan pingsan. Agar gejala tersebut dapat berkurang, Anda bisa mengonsumsi minuman yang berfungsi sebagai pelancar darah saat haid. Simak daftarnya di bawah ini.

Berbagai jenis minuman pelancar haid 

Sebenarnya, merasakan nyeri pada perut bagian bawah saat haid adalah kondisi yang sangat umum dan wajar. Biasanya, masalah tersebut akan hilang seiring dengan berjalannya waktu.

Akan tetapi, tidak jarang rasa sakit saat menstruasi yang muncul malah menghambat aktivitas Anda.

Untungnya, ada beberapa cara untuk meredakan berbagai gejala menstruasi, salah satunya adalah dengan mengonsumsi minuman tertentu.

Berikut ini adalah beberapa jenis minuman yang baik dikonsumsi sebagai pelancar darah saat haid.

1. Air putih

air alkali

Selain memenuhi kebutuhan cairan Anda, minum air putih yang banyak juga dapat mengurangi rasa nyeri pada perut Anda.

Selain itu, air juga menjaga tubuh Anda dari kembung yang bisa membuat perut sakit ketika menstruasi.

Nyeri atau kram perut saat menstruasi terjadi karena adanya kontraksi otot rahim untuk meluruhkan lapisannya yang telah menebal.

Minum air putih hangat selama datang bulan berlangsung bisa menjadi minuman pelancar haid.

Selain itu, air putih hangat juga bisa meringankan nyeri saat haid karena dapat meningkatkan aliran darah ke kulit dan merilekskan otot rahim yang kram.  

2. Teh herbal

Tahukah Anda bahwa tanaman herbal, seperti chamomile, mengandung zat antiperadangan dan antispasmodik yang dipercaya dapat merilekskan otot?

Ya, mengonsumsi dua cangkir teh chamomile per hari memang diketahui dapat mengurangi otot kejang, termasuk yang terkait dengan menstruasi.

Anda bisa mengonsumsi minuman ini seminggu sebelum haid datang agar gejala PMS dapat berkurang.

Selain chamomile, teh jahe juga dapat dikonsumsi sebagai pelancar haid serta untuk mengurangi rasa nyerinya. Ini karena jahe juga memiliki khasiat sebagai antiperadangan.

Anda juga bisa mencampurkan teh jahe dengan lemon untuk meredakan kembung, rasa nyeri, dan mual saat haid.

3. Smoothies buah dan sayuran kaya vitamin C

smoothies untuk sahur

Daripada minum kopi saat haid, pilihlah segelas smoothies buah atau sayuran sebagai minuman pelancar haid.

Dilansir dari Helping Women Period, minuman ini dipercaya lebih baik untuk diminum saat haid, terutama yang berasal dari buah atau sayur yang mengandung vitamin C.

Buah yang mengandung vitamin C, seperti jeruk atau lemon, dipercaya dapat mengurangi rasa nyeri pada perut karena mengandung zat antiperadangan.

Selain itu, sayuran seperti wortel juga kaya akan vitamin C yang bisa membantu tubuh menyerap lebih banyak zat besi.

Itu sebabnya mengonsumsi buah dan sayur yang mengandung vitamin C atau membuatnya menjadi jus buah saat sedang haid sangat dianjurkan.

4. Kunyit

Selain teh herbal, minuman yang baik dikonsumsi saat haid lainnya yaitu yang berbahan kunyit.

Kunyit diyakini dapat mempengaruhi kadar estrogen dan progesteron yang berperan dalam menstruasi. Meski begitu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan hal ini.

Anda bisa memanfaatkan kunyit dengan menambahkannya ke air atau susu agar rasa sakit pada perut ketika haid dapat berkurang.

Untuk membuat minuman dari kunyit, Anda bisa merebus kunyit yang sudah dikupas selama 5—8 menit. Anda juga dapat menambahkan madu atau gula untuk memberikan rasa manis.

5. Teh kayu manis

manfaat kayu manis

Minuman yang berbahan dasar kayu manis juga baik diminum saat haid. Kayu manis dapat membantu mengurangi perdarahan menstruasi, mual, nyeri, hingga muntah-muntah.

Sebuah penelitian dalam jurnal Complementary Therapies in Clinical Practice menunjukkan bahwa kayu manis dapat mengurangi rasa sakit yang diderita ketika menstruasi datang.

Selain menambahkannya dalam masakan Anda, kayu manis bisa dijadikan sebagai teh untuk Anda konsumsi pada sore hari.

6. Cokelat hitam

Cokelat hitam dengan kadar kakao 70% atau lebih tinggi diketahui memiliki kandungan nutrisi yang kaya dan beragam.

Kandungan tersebut meliputi zat besi, magnesium, kalium, dan zat antioksidan yang bisa membantu mengatur aliran darah, peningkatan hormon, dan meredakan rasa nyeri.

Oleh karena itu, Anda bisa membuat minuman dari lelehan cokelat hitam panas atau bubuk kakao murni yang dicampur dengan sirup vanila, garam, madu, dan susu saat haid.

Hindari minuman cokelat kemasan karena umumnya mengandung kadar gula yang tinggi.

Kebanyakan minuman cokelat kemasan juga hanya mengandung sedikit cokelat murni, sebaliknya lebih banyak mengandung perisa buatan yang bisa membuat gejala PMS memburuk.

7. Jus buah dan sayuran hijau

Sayuran dan buah hijau memang terkenal bagus untuk tubuh, termasuk bagi wanita yang sedang haid.

Bukan hanya sebagai makanan, sayuran hijau juga bisa dibuat sebagai minuman jus pelancar haid yang bisa menambah asupan nutrisi dan membantu meredakan gejala PMS.

Sayuran hijau yang dimaksud seperti bayam dan kangkung yang kaya akan zat besi dan magnesium. Sementara buah seperti kiwi dan pisang mengandung antioksidan, zinc, dan serat.

Untuk membuat jus ini, Anda bisa mencampurkan buah pisang dan kiwi dengan sayuran hijau, kemudian ditambahkan dengan perasan buah lemon, madu, dan susu.

Selain meredakan gejala PMS, jus buah dan sayuran hijau juga bisa mengurangi stres serta mengembalikan kesehatan mental dan fisik.

Perlu diingat!

Meski minuman diatas diketahui mampu bekerja sebagai pelancar haid, sebaiknya tetap konsultasikan terlebih dahulu ke dokter jika Anda mengalami gejala PMS yang cukup parah. Ini untuk memastikan kondisi yang Anda alamiserta keamanan masing-masing jenis minuman untuk tubuh Anda. Perlu diingat bahwa kondisi tubuh tiap orang bisa berbeda-beda, sehingga keampuhan minuman di atas juga perlu dipastikan kembali.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Damar Upahita

General Practitioner · None


Ditulis oleh Reikha Pratiwi · Tanggal diperbarui 07/09/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan