4 Cara Menambah Keintiman Tanpa Perlu Penetrasi Seksual

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 13 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pasangan yang saling mencintai, pastinya membutuhkan cara untuk menambah keintiman satu sama lain. Keintiman diperlukan dengan tujuan agar Anda dan pasangan semakin dekat, semakin jatuh cinta, dan semakin bahagia pula kehidupan Anda berdua. Namun, keintiman semata-mata bukan harus selalu dilakukan dengan tubuh yang terhubung oleh penetrasi kelamin. Banyak cara untuk menambah keintiman yang bisa dan boleh Anda coba. Mau tahu, apa saja yang bisa dilakukan? Simak caranya di bawah ini.

4 cara untuk menambah keintiman Anda dan pasangan

1. Cuddling

Penelitian yang dipublikasikan Springer’s Archives of Sexual Behavior menunjukkan, cuddling atau biasa dikenal dengan ‘kelonan’, dilakukan pasangan dengan cara berbaring bersama, atau saling menyamping satu arah dan saling memeluk. Anda dan pasangan bisa melakukan ini dengan atau tanpa sehelai benang di tubuh sekalipun.

Studi ini meneliti 514 peserta, yang 338 di antaranya adalah wanita, untuk membandingkan hubungan antara aktivitas seksual, kepuasan, dan pelukan. Robin Edelstein, pakar hubungan dan penulis studi tersebut menunjukkan, 70% peserta merasakan bahwa dengan melakukan cuddling, merasa lebih mencintai dan dicintai pasangan saat berpelukan. Para wanita dan pria merasakan bahwa berpelukan punya tujuan romantis dan menghasilkan energi positif satu sama lain, Maka dari itu, cuddling bisa menjadi salah satu cara untuk menambah keintiman selain berhubungan seks.

2. Frottage

Frottage merupakan salah satu cara untuk menambah keintiman tanpa  penetrasi vaginal dan tanpa melepas pakaian. Frottage dilakukan dengan cara wanita dan pria saling memeluk dan menggesek-gesek penis ke posisi vagina. Saat melakukan frottage, Anda juga bisa sambil saling berciuman, memegang kelamin, sambil memandang hangat mata pasangan satu sama lain.

Biasanya, cara untuk menambah keintiman ini, dilakukan pria yang menggendong pasangan wanitanya. Lakukan gendongan depan, buat alat kelamin Anda bertemu tanpa melakukan penetrasi, lalu mulailah bermesraan. Biarkan perasaan sayang dan cinta menyatu lewat sentuhan intim, yang akan menghasilkan rasa terikat satu sama lain.

3. Stimulasi rangsangan di tiap bagian tubuh

Agar Anda dan pasangan tambah intim, bukan berarti harus melakukan seks penetrasi. Cara satu ini, bisa Anda lakukan dengan canda dan tawa satu sama lain. Boleh Anda lakukan, dengan atau tanpa pakaian. Mulailah untuk berpelukan atau berciuman, jangan lupa pilih tempat nyaman dan waktu tepat, agar mendukung suasana keintiman berdua.

Biarkan salah satu orang yang dominan memulai dengan menyentuh bagian tubuh Anda. Jangan buru-buru dan jangan terlalu tipis sentuhannya. Lakukan dengan penuh kemesraan. Untuk menambah sentuhan yang mantap, gunakan lotion atau baby oil, sambil memijat satu sama lain. Pijat dan sentuh bagian-bagian yang pasangan Anda suka, sambil mengatakan ucapan romantis penuh kasih.

Penting untuk menatap mata pasangan satu sama lain. Kenapa harus saling menatap? Mata Anda akan mewakilkan hampir keseluruhan rasa yang Anda rasakan. Dengan begitu, rasa percaya, nyaman dan saling terikat satu sama lain niscaya akan saling terpancar.

4. Oral seks atau masturbasi bersama

Siapa yang tidak tahu kalau oral seks merupakan salah satu aktivitas seks alternatif yang banyak dilakukan pasangan masa kini? Anda bisa mendapatkan orgasme, tanpa harus melakukan penetrasi satu sama lain. Begitupun dengan masturbasi, yang bisa menjadi salah satu cara untuk menambah keintiman Anda dengan pasangan.

Bantu pasangan untuk meraih orgasme dan kenikmatan di dalam oral seks atau masturbasi. Temukan titik-titik rangsangan, dengan cara mengarahkan atau menuntun tangan pasangan, ke bagian tubuh yang Anda suka.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Hal yang Membuat Seks Tidak Lagi Terasa Memuaskan, dan Cara Mengatasinya

Lama-lama, seks bisa jadi membosankan. Apakah artinya sudah tak saling cinta lagi? Bisakah hubungan suami istri terasa nikmat seperti dulu lagi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 24 September 2020 . Waktu baca 4 menit

5 Hal yang Harus Anda Lakukan Ketika Menyaksikan Bullying

Anda sering melihat bullying tapi tidak tahu harus berbuat apa? Anda ingin menolong korban tapi takut? Cari tahu di sini apa yang harus Anda lakukan!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Hidup Sehat, Psikologi 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Posisi Kencing Berdiri Berbahaya untuk Kesehatan?

Kencing dengan posisi berdiri kerap dilakukan pria, tapi mereka yang mengidap gangguan saluran kemih justru dilarang. Apa alasannya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Kandung Kemih 24 September 2020 . Waktu baca 5 menit

Kenapa Cuaca Dingin Bikin Rematik Kumat dan Bagaimana Mengatasinya?

Istilah 'dingin sampai menusuk tulang' bisa terjadi pada penderita rematik Nyeri sendi akibat rematik kambuh bisa disebabkan oleh cuaca, bagaimana bisa?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 24 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pasangan malu berhubungan intim

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
cedera kaki pakai tongkat kruk

Begini Cara Menggunakan Tongkat Kruk yang Benar Saat Sedang Cedera Kaki

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit
psoriasis kuku

Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi Psoriasis pada Kuku

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28 September 2020 . Waktu baca 7 menit
ensefalopati uremikum

Ensefalopati Uremikum, Komplikasi Gangguan Ginjal yang Menyerang Otak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 25 September 2020 . Waktu baca 4 menit