Penyakit Kelamin Ulkus Mole: Apa Gejalanya dan Bagaimana Bisa Tertular?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Anda mungkin sudah sering sekali dengar soal penyakit menular seksual yang cukup umum, misalnya HIV/AIDS, gonore, dan sipilis. Namun, di negara-negara berkembang seperti Indonesia masih ada satu jenis penyakit menular seksual yang masih sering ditemui, yaitu ulkus mole. Seperti apa gejala dan pengobatan penyakit ulkus mole? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Apa itu penyakit ulkus mole?

Penyakit ulkus mole adalah infeksi bakteri yang terjadi di area genitalia, baik pada laki-laki maupun perempuan. Bakteri penyebab infeksi ini adalah Haemophilus ducreyi. Bakteri tersebut menyerang jaringan-jaringan di bagian luar vagina dan penis sehingga menimbulkan luka atau bintil-bintil kecil. Penyakit ini juga dikenal dengan istilah kankroid.

Penularan ulkus mole

Bakteri penyebab ulkus mole bisa ditularkan melalui seks. Entah itu lewat penetrasi penis ke dalam vagina, seks anal, maupun seks oral. Penyakit ulkus mole juga bisa ditularkan melalui kontak fisik antara orang yang mengidap penyakit ini dengan orang yang sehat. Pasalnya, bakteri Haemophilus ducreyi tinggal dalam darah atau cairan yang ada dalam luka dan bintil kecil pengidapnya.

Maka, orang yang lebih rentan tertular ulkus mole adalah mereka yang sering berganti-ganti pasangan seksual, tidak menggunakan kondom saat berhubungan seks, atau sering melakukan aktivitas seksual yang berisiko.

Gejala ulkus mole

Gejala ulkus mole biasanya mulai muncul satu atau beberapa hari setelah Anda terinfeksi bakteri Haemophilus ducreyi. Dalam beberapa kasus, gejala mungkin muncul dalam waktu beberapa minggu setelah seks. Berikut adalah gejala-gejala ulkus mole yang harus Anda perhatikan.

Gejala pada laki-laki

Pada laki-laki, biasanya hanya muncul satu bintil kecil berwarna kemerahan di area penis. Bintilnya bisa muncul di mana saja, misalnya di pangkal penis, batang penis, kulit kulup (bagi pria yang tidak disunat), atau di buah zakar. Lama-lama, bintil ini akan jadi luka terbuka yang mengeluarkan cairan atau berdarah.

Gejala pada perempuan

Bila pada laki-laki hanya muncul satu bintil, perempuan mungkin akan melihat kira-kira empat bintil atau lebih. Letaknya bermacam-macam, bisa di bibir vagina (labia), anus, bahkan di area selangkangan dan paha bagian dalam.

Kalau bintilnya sudah berair atau terbuka, Anda mungkin merasakan kesakitan ketika buang air kecil, buang air besar, atau berhubungan seksual.

Ciri-ciri bintil ulkus mole

Ada beberapa ciri khas bintil yang mungkin menandakan Anda terinfeksi penyakit ulkus mole. Berikut rinciannya.

  • Bintil berukuran kecil hingga sedang, biasanya mulai dari 0,3 sampai 5 sentimeter.
  • Di tengah-tengah bintil ada ujung yang agak lancip yang warnanya abu-abu kekuningan.
  • Bintil mudah berdarah, apalagi saat disentuh.
  • Muncul rasa nyeri di selangkangan (tepatnya di bawah perut, di atas paha).
  • Bila sudah parah, terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di pangkal paha yang menimbulkan luka bernanah.

Pengobatan dan perawatan penyakit ulkus mole

Jangan khawatir, penyakit ini bisa diobati dan disembuhkan. Untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan terbaik, Anda sebaiknya periksa ke dokter dan mendapatkan diagnosis yang tepat.

Dokter biasanya akan meresepkan obat antibiotik untuk menghentikan infeksi dan pertumbuhan bakteri penyebab ulkus mole. Antibiotik yang diberikan bisa berupa obat minum, salep, atau gabungan keduanya.

Kalau Anda sudah mengalami pembengkakan kelenjar getah bening, dokter mungkin perlu menyedot nanah dengan jarum suntik atau operasi khusus.

Untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah penyakit ulkus mole datang lagi, sebaiknya hindari gonta-ganti pasangan seksual atau berhubungan seks tanpa kondom. Bila Anda sudah memutuskan untuk tak pakai kondom dengan pasangan, pastikan Anda berdua sama-sama sudah dites bersih dari penyakit menular seksual.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Momen anak disunat menjadi salah satu hal penting, khususnya di Indonesia. Tapi, dari sisi medis, kapan waktu yang tepat untuk melakukan sunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Tips Sehat 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Selama ini Anda sudah mahir menjaga kebersihan diri atau belum? Ini dia tips-tips supaya tubuh selalu bersih dan bebas dari penyakit.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kode wadah plastik pada makanan atau minuman

Apakah Wadah Plastik untuk Makanan Anda Aman Bagi Kesehatan? Cari Tahu Lewat Kode Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
botol plastik hangat

Amankah Minum Air dari Botol Plastik yang Sudah Hangat?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 10/07/2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit