Penyakit Kelamin Ulkus Mole: Apa Gejalanya dan Bagaimana Bisa Tertular?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Anda mungkin sudah sering sekali dengar soal penyakit menular seksual yang cukup umum, misalnya HIV/AIDS, gonore, dan sipilis. Namun, di negara-negara berkembang seperti Indonesia masih ada satu jenis penyakit menular seksual yang masih sering ditemui, yaitu ulkus mole. Seperti apa gejala dan pengobatan penyakit ulkus mole? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Apa itu penyakit ulkus mole?

Penyakit ulkus mole adalah infeksi bakteri yang terjadi di area genitalia, baik pada laki-laki maupun perempuan. Bakteri penyebab infeksi ini adalah Haemophilus ducreyi. Bakteri tersebut menyerang jaringan-jaringan di bagian luar vagina dan penis sehingga menimbulkan luka atau bintil-bintil kecil. Penyakit ini juga dikenal dengan istilah kankroid.

Penularan ulkus mole

Bakteri penyebab ulkus mole bisa ditularkan melalui seks. Entah itu lewat penetrasi penis ke dalam vagina, seks anal, maupun seks oral. Penyakit ulkus mole juga bisa ditularkan melalui kontak fisik antara orang yang mengidap penyakit ini dengan orang yang sehat. Pasalnya, bakteri Haemophilus ducreyi tinggal dalam darah atau cairan yang ada dalam luka dan bintil kecil pengidapnya.

Maka, orang yang lebih rentan tertular ulkus mole adalah mereka yang sering berganti-ganti pasangan seksual, tidak menggunakan kondom saat berhubungan seks, atau sering melakukan aktivitas seksual yang berisiko.

Gejala ulkus mole

Gejala ulkus mole biasanya mulai muncul satu atau beberapa hari setelah Anda terinfeksi bakteri Haemophilus ducreyi. Dalam beberapa kasus, gejala mungkin muncul dalam waktu beberapa minggu setelah seks. Berikut adalah gejala-gejala ulkus mole yang harus Anda perhatikan.

Gejala pada laki-laki

Pada laki-laki, biasanya hanya muncul satu bintil kecil berwarna kemerahan di area penis. Bintilnya bisa muncul di mana saja, misalnya di pangkal penis, batang penis, kulit kulup (bagi pria yang tidak disunat), atau di buah zakar. Lama-lama, bintil ini akan jadi luka terbuka yang mengeluarkan cairan atau berdarah.

Gejala pada perempuan

Bila pada laki-laki hanya muncul satu bintil, perempuan mungkin akan melihat kira-kira empat bintil atau lebih. Letaknya bermacam-macam, bisa di bibir vagina (labia), anus, bahkan di area selangkangan dan paha bagian dalam.

Kalau bintilnya sudah berair atau terbuka, Anda mungkin merasakan kesakitan ketika buang air kecil, buang air besar, atau berhubungan seksual.

Ciri-ciri bintil ulkus mole

Ada beberapa ciri khas bintil yang mungkin menandakan Anda terinfeksi penyakit ulkus mole. Berikut rinciannya.

  • Bintil berukuran kecil hingga sedang, biasanya mulai dari 0,3 sampai 5 sentimeter.
  • Di tengah-tengah bintil ada ujung yang agak lancip yang warnanya abu-abu kekuningan.
  • Bintil mudah berdarah, apalagi saat disentuh.
  • Muncul rasa nyeri di selangkangan (tepatnya di bawah perut, di atas paha).
  • Bila sudah parah, terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di pangkal paha yang menimbulkan luka bernanah.

Pengobatan dan perawatan penyakit ulkus mole

Jangan khawatir, penyakit ini bisa diobati dan disembuhkan. Untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan terbaik, Anda sebaiknya periksa ke dokter dan mendapatkan diagnosis yang tepat.

Dokter biasanya akan meresepkan obat antibiotik untuk menghentikan infeksi dan pertumbuhan bakteri penyebab ulkus mole. Antibiotik yang diberikan bisa berupa obat minum, salep, atau gabungan keduanya.

Kalau Anda sudah mengalami pembengkakan kelenjar getah bening, dokter mungkin perlu menyedot nanah dengan jarum suntik atau operasi khusus.

Untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah penyakit ulkus mole datang lagi, sebaiknya hindari gonta-ganti pasangan seksual atau berhubungan seks tanpa kondom. Bila Anda sudah memutuskan untuk tak pakai kondom dengan pasangan, pastikan Anda berdua sama-sama sudah dites bersih dari penyakit menular seksual.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca