3 Penyakit Kelamin yang Paling Sering Menyerang Wanita

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 02/12/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Dilansir dari Medical Daily, CDC mewanti-wanti bahwa penyakit kelamin menyebabkan ketidaksuburan pada hampir sekitar 24 ribu wanita setiap tahunnya. Angka ini menunjukkan bahwa perempuan juga mudah terkena penyakit kelamin yang ditularkan lewat hubungan badan. Apa saja penyakit kelamin yang sering menyerang wanita?

Penyakit kelamin pada wanita yang paling umum terjadi, plus cara mencegahnya

1. Klamidia

Kasus klamidia dua kali lipat lebih banyak ditemukan pada wanita ketimbang pria. Klamidia disebabkan oleh infeksi bakteri yang bernama chlamydia trachomatis dan bisa ditularkan melalui hubungan seks. Parahnya lagi, klamidia bisa ditularkan lewat ibu dan ke bayinya yang baru lahir.

Penyakit kelamin pada wanita ini tidak langsung menimbulkan gejala, melainkan bisa muncul setelah beberapa minggu Anda terinfeksi pertama kali. Salah satu ciri-ciri klamidia adalah keluarnya cairan lewat vagina dan perdarahan berat saat menstruasi.

Jika Anda ingin membersihkan vagina, Anda bisa memilih pembersih vagina yang mengandung povidone-iodine. Pembersih kewanitaan yang mengandung povidone-iodine, bisa meningkatan bakteri baik pada vagina dan mencegah infeksi karena bakteri.

2. Gonore atau kencing nanah

Gonore adalah infeksi bakteri gonococcus yang dapat menular dari orang ke orang ketika Anda melakukan kontak seksual dengan orang yang terinfeksi, atau terpapar dengan cairan tubuh mereka.Biasanya ditemukan di cairan vagina dari orang yang terinfeksi. Maka itu, gonore juga dapat menular dari ibu kepada anak. 

Gejala awalnya mungkin sangat ringan atau tidak begitu jelas sehingga sering keliru dianggap sebagai infeksi vagina atau infeksi saluran kemih. Gejala gonore yang sering muncul, baik pada pria maupun wanita, di antaranya adalah saat buang air kecil akan terasa sakit atau perih dan keluarnya cairan kental seperti nanah berwarna kuning atau hijau dari vagina atau penis.

Namun demikian, infeksi akan menjalar ke organ panggul wanita jika tidak segera diobati dan bisa menyebabkan perdarahan pada vagina, sakit pada perut bagian bawah, demam, dan sakit saat melakukan hubungan seksual.

3. Herpes genital

Herpes genital adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh virus herpes simpleks atau sering disebut HSV. Ini biasanya ditemukan ruam merah di sekitar mulut, anus dan kelamin pastinya. Terkadang kondisi penyakit kelamin pada wanita ini bisa menimbulkan rasa sakit atau gatal saat buang air.

4. Sifilis

Sama seperti klamidia, sipilis merupakan salah satu penyakit kelamin pada wanita yang gejalanya tidak terdeteksi. Diperlukan waktu hingga 90 hari bagi wanita untuk benar-benar terserang penyakit sifilis. Jika terdeteksi lebih awal, sifilis akan lebih mudah disembuhkan dan tidak akan menyebabkan kerusakan permanen. Namun, penyakit sipilis yang tidak diobati dapat mengakibatkan kerusakan serius pada otak atau sistem saraf serta organ lainnya, termasuk jantung.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Normal Jika Muncul Flek Cokelat Setelah Haid?

Cukup banyak wanita yang melihat flek cokelat keluar beberapa hari setelah haid. Kondisi ini bisa normal bisa juga tidak. Cari tahu di sini lebih jelasnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Perawatan Kewanitaan, Hidup Sehat 12/08/2019 . Waktu baca 7 menit

Awas, Hubungan Seks Ternyata Bisa Menularkan Kudis

Tak banyak yang tahu bahwa pasangan yang menderita kudis bisa menularkan penyakitnya melalui hubungan seks. Bagaimana ini bisa terjadi?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Penyakit Kulit, Health Centers 17/06/2019 . Waktu baca 4 menit

Sama-sama Penyakit Seks Menular, Begini Cara Bedakan Gonore dan Klamidia

Walaupun cara penularan dan gejalanya terlihat sama, terdapat beberapa perbedaan antara klamidia dan gonore. Agar tidak bingung lagi simak artikel ini ya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Hidup Sehat, Fakta Unik 23/05/2019 . Waktu baca 5 menit

Selain Infeksi Menular Seksual, Ini Dampaknya Jika Sering Gonta-ganti Pasangan

Kecenderungan gonta-ganti pasangan dapat menimbulkan sejumlah dampak bagi kesehatan fisik dan psikis. Berikut di antaranya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Seks & Asmara 06/04/2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit menular seksual

7 Penyakit Kelamin yang Sering Menular Lewat Seks Tanpa Kondom (Plus Gejalanya untuk Diwaspadai)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 13 menit
ciuman bibir

8 Jenis Penyakit yang Bisa Ditularkan Lewat Ciuman Bibir

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 15/07/2020 . Waktu baca 4 menit
alasan tes penyakit kelamin

4 Alasan Kenapa Anda Harus Menjalani Tes Penyakit Kelamin

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/02/2020 . Waktu baca 4 menit
dudukan toilet umum

Mungkinkah Kena Penyakit Kelamin Lewat Dudukan Toilet Umum?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 19/11/2019 . Waktu baca 4 menit