home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

3 Penyakit Kelamin yang Paling Sering Menyerang Pria

3 Penyakit Kelamin yang Paling Sering Menyerang Pria

Pada dasarnya, sulit untuk mendiagnosis penyakit kelamin pria secara langsung. Gejala umum yang biasanya timbul adalah, adanya benjolan atau ruam pada alat kelamin, gatal di penis atau testis, dan juga nyeri saat kencing. Lalu, apa saja penyakit menular seksual yang biasa terjadi pada pria? Mari simak pembahasan tentang beberapa contoh penyakit kelamin yang sering menginfeksi pria di bawah ini.

3 penyakit kelamin yang sering menyerang pria

1. Klamidia

Penyakit kelamin pria satu ini biasa disebabkan oleh infeksi bakteri. Klamidia seringnya disebarkan oleh seks vaginal, anal, ataupun seks oral.

Klamidia akan ditandai dengan gejala rasa sakit atau panas saat pria buang air kecil. Untuk penanganan medis awal, Anda biasanya hanya diberikan obat antibiotik. Setelah dalam masa penyembuhan, Anda harus menjalani tes ulang dalam waktu tiga bulan, untuk mendeteksi apa Anda benar-benar sudah bebas dari klamidia atau belum.

2. Gonore

Gonore merupakan salah satu penyakit kelamin pria yang disebabkan oleh bakteri. Gejala penyakit kelamin ini, biasanya muncul sekitar 10-20 hari setelah Anda mulai terinfeksi. Ketika gejala mulai muncul, Anda lebih baik mendapatkan pengobatan sesegera mungkin. Jika tidak diobati, gonore dapat menyebabkan ruam, demam, dan akhirnya nyeri sendi.

3. Sipilis

Sipilis adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri yang dapat menginfeksi kulit, mulut, alat kelamin, serta sistem saraf. Sipilis dikenal juga dengan nama sifilis atau raja singa. Jika terdeteksi lebih awal, sipilis akan lebih mudah disembuhkan dan tidak akan menyebabkan kerusakan permanen.

Tetapi, penyakit sipilis yang tidak diobati dapat mengakibatkan kerusakan serius pada otak atau sistem saraf serta organ lainnya, termasuk jantung. Meski sama-sama menyerang pria dan wanita, jumlah penderita sipilis pada pria tidak menurun.

Bagaimana agar terhindar dari penyakit kelamin pria?

Siapapun pria yang aktif secara seksual dapat berisiko terkena penyakit menular seksual. Namun, ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk melindungi kesehatan tubuh dan kelamin Anda. Pastinya, Anda harus belajar tentang bagaimana bakteri dan virus tersebut menyebar serta bagaimana Anda dapat mengurangi risiko terkena infeksi seperti di bawah ini:

  • Central for Disease Control (CDC) merekomendasikan untuk melakukan vaksin human papillomavirus, terutama untuk pria yang berusia 26 tahun ke atas. Sedangkan gay, biseksual dan lainnya berisiko lebih besar untuk terkena penyakit kelamin lain seperti hepatitis A, hepatitis B, dan human papillomavirus (HPV).
  • Pastikan untuk selalu memakai kondom saat berhubungan seks. Hindari juga untuk menggunakan kondom yang sama pada hubungan seks yang berbeda.
  • Dilarang keras untuk memicu perilaku seks bebas tanpa kondom. Perilaku tersebut bisa dipicu dengan mencampur minuman beralkohol dan obat-obatan seks lainnya, yang mana bisa membuat pikiran dan tubuh tidak sadarkan diri melakukan seks tanpa kondom
  • Batasi jumlah pasangan seks Anda. Dengan setia pada satu pasangan seks, nyatanya bisa menurunkan risiko penyakit menular seksual.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

STD Facts https://www.cdc.gov/std/life-stages-populations/stdfact-msm.htm Diakses pada 6 Juni 2017

Most Common STDs for Women and Men http://www.webmd.com/sexual-conditions/most-common-stds-men-women#2 Diakses pada 6 Juni 2017

Most Common STIS men and Their Symptomps http://www.mensfitness.com/life/entertainment/most-common-stis-men-and-their-symptoms Diakses pada 6 Juni 2017

 

Foto Penulis
Ditulis oleh Novita Joseph Diperbarui 05/11/2020
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x