7 Cara Menghentikan Kebiasaan Masturbasi

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kenikmatan yang dihasilkan oleh masturbasi dapat membuat kegiatan ini menjadi adiktif. Kecanduan masturbasi dapat menjadi suatu kegiatan obsesif yang dapat mengganggu kehidupan sehari-hari. Selain itu, masturbasi juga memiliki efek yang negatif seperti hilangnya gairah seksual, depresi, atau bahkan impotensi. Oleh karena itu, untuk mencegah efek samping tersebut, mari kita simak beberapa cara efektif untuk mengakhiri kebiasaan masturbasi.

1. Menghindari faktor-faktor yang memicu keinginan masturbasi

Jauhi segala sesuatu yang dapat meningkatan godaan Anda untuk melakukan masturbasi. Jika Anda memiliki benda-benda berbau pornografi, Anda harus membuangnya agar jauh dari penglihatan Anda. Lalu blok situs-situs yang memiliki konten pornografi pada komputer, sehingga Anda tidak akan bisa mengaksesnya. Sebisa mungkin hindari begadang, sehingga Anda tidak tergoda.

2. Berolahraga

Olahraga dapat membantu Anda untuk melepaskan endorfin, hormon kenikmatan yang merangsang seseorang dalam meningkatkan suasana hati, dan juga dapat memicu perasaan positif dalam tubuh yang disertai dengan kehidupan dan energi yang positif. Jika Anda tidak ingin berolahraga di luar ruangan, Anda bisa berolahraga di gym.

Mengapa olahraga dapat menghentikan kebiasaan masturbasi? Jawabannya sangat sederhana, karena olahraga dapat menjadi pengalih perhatian bagi tubuh Anda, mulai dari meningkatnya detak jantung, masuknya udara segar, dan meningkatnya konsentrasi, sehingga masturbasi tidak akan memiliki tempat di pikiran Anda. Selain itu, rasa lelah setelah berolahraga akan membuat Anda lebih menginginkan waktu untuk beristirahat daripada melakukan aktivitas masturbasi. Jadi, semakin sering Anda berolahraga, Anda perlahan-lahan akan berhenti dari kebiasaan ini.

3. Mengontrol makanan

Makanan memainkan peran penting dalam metabolisme tubuh Anda. Jika Anda makan makanan yang tinggi kalori, tingkat metabolisme tubuh Anda akan meningkat dan akan memberikan tingkat energi yang lebih tinggi. Semakin tinggi tingkat energi, semakin tinggi pula gairah seksual Anda. Anda akan lebih cenderung untuk masturbasi ketika makan makanan yang panas dan pedas.

Makanan akan menjadi sesuatu yang penting dalam mengontrol masturbasi. Jika Anda memiliki masalah ejakulasi dini dan ingin mengontrol masturbasi, maka hindarilah makan makanan pedas. 

4. Mengisi aktivitas sosial

Lakukan hal ini sehingga Anda tidak merasa bosan dan kesepian. Kesepian dapat meningkatkan godaan untuk melakukan masturbasi, terutama jika Anda merasa bahwa seolah-olah masturbasi merupakan pengganti interaksi yang romantis. Kebosanan dapat memberikan kesempatan kepada pikiran Anda untuk berkelana ke pikiran yang menjerumus pada seksualitas, sehingga hal tersebut membuat Anda terpancing untuk melakukan masturbasi. Pergilah bersama teman-teman untuk bermain atau untuk sekadar mengisi waktu luang.

5. Bergabung dalam aktivitas dan mencari hobi baru

Ketika Anda berusaha untuk mengisi waktu dengan kegiatan baru, Anda akan dapat menemukan jalan lain untuk menguras energi Anda. Menemukan sarana kreatif untuk menguras energi dapat mengisi waktu Anda dan memberi Anda kepuasan tersendiri, jadi Anda tidak lagi memerlukan masturbasi untuk memenuhi kepuasan Anda. Temukan hobi baru, seperti berolahraga, bergabung dengan kegiatan sukarela, dan sebagainya, untuk mengisi waktu luang.

6. Mencari orang yang dapat dipercaya

Terkadang Anda mungkin perlu bantuan seseorang untuk dapat berhenti dari kebiasaan masturbasi sepenuhnya. Menemukan seseorang yang dapat Anda percaya seperti pemuka agama atau psikolog akan membuat Anda dapat bercerita mengenai permasalah Anda dan juga membantu Anda untuk menemukan solusinya. Ada konselor yang mengkhususkan diri untuk orang-orang yang memiliki kecanduan seksual, sehingga memungkinkan untuk membantu Anda menemukan cara yang sehat untuk melepaskan diri dari kebiasaan tersebut.

7. Bersabar

Anda tidak akan bisa menghentikan kebiasaan masturbasi hanya dalam semalam saja. Hal ini dapat dimengerti jika Anda masih menginginkannya sewaktu-waktu. Membuat catatan mengenai kemajuan Anda dalam berhenti masturbasi dapat memberikan motivasi tersendiri bagi Anda. Hal ini membuat Anda dapat menjaga diri, sehingga Anda akan terlepas dari hal-hal negatif yang dapat manghalangi usaha Anda untuk keluar dari kebiasaan masturbasi.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

7 Mitos yang Salah Tentang Membentuk Otot

Sudah olahraga mati-matian tapi otot tak juga terbentuk? Mungkin karena Anda mengikuti aturan membentuk otot yang hanya mitos belaka.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Kebugaran, Hidup Sehat 12/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Khasiat Minyak Esensial untuk Meredakan Stres

Pertolongan pertama saat stres: gunakan minyak esensial untuk meredakan stres. Apa saja jenis minyak esensial dan bagaimana cara menggunakannya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Tips Sehat 05/06/2020 . Waktu baca 6 menit

Apa Bedanya Stres dan Depresi? Kenali Gejalanya

Stres dan depresi tidak sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar. Maka jika penanganannya keliru, depresi bisa berakibat fatal. Cari tahu, yuk!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 26/05/2020 . Waktu baca 6 menit

Begini Cara yang Benar Membersihkan Vibrator

Mainan seks berupa vibartor harus Anda bersihkan dengan rutin. Namun, bagaimana cara membersihkan vibrator? Lihat di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Seks & Asmara 05/05/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menjaga kebersihan diri

Apakah Anda Termasuk Orang yang Cukup Bersih? Cek Dulu di Sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit
frozen yogurt vs es krim sehat mana

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit
arti kedutan

Otot Sering Kedutan, Bahaya atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit
bau kaki

Penyebab Bau Kaki Tidak Sedap (dan Cara Mengusirnya)

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit