Pria Juga Punya Kerutan di Wajah, Kok Bisa, Ya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 24 September 2018 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Kulit kendur dan berkerut akan muncul seiring dengan bertambahnya usia. Meskipun pria memiliki kulit yang lebih tebal dari wanita, bukan berarti pria akan terbebas dari kerutan. Banyak pria yang memiliki kerutan pada wajah di usia muda. Untuk mencegah dan memperlambat munculnya kerutan, Anda harus tahu berbagai hal yang menyebabkan kondisi kulit yang mengendur ini.

Penyebab munculnya kerutan pada wajah pria

Kerutan wajah ditandai dengan munculnya garis-garis halus, misalnya di area dahi, bawah mata, atau dagu. Berbagai hal yang menyebabkan berkurangnya kekencangan kulit, antara lain:

1.  Sering terkena sinar matahari

tanda kurang sinar matahari
Sumber: Verywell Fit

Sinar matahari adalah penyebab wajah berkerut nomor satu, entah itu pada wanita ataupun pria. Sinar ultraviolet UVA dan UVB dapat merusak kulit sama seperti luka bakar

Jika Anda terus terpapar sinar matahari, serat kolagen yang ada di bawah kulit akan pecah dan tidak dapat menjaga kekenyalan kulit. Akibatnya, kulit jadi mengendur dan memunculkan garis-garis halus.

Untuk mencegahnya, kurangi paparan sinar matahari saat Anda beraktivitas di luar rumah. Caranya, menggunakan tabir surya pada kulit, tidak menggunakan pakaian terbuka, memakai topi, atau payung.

2. Punya kebiasaan merokok

dampak merokok

Kebiasan merokok memang melekat erat pada pria. Kebiasaan buruk ini memang harus dihentikan karena efeknya dapat merusak tubuh. Merokok tidak hanya merusak organ vital, seperti paru-paru atau jantung, tapi juga merusak kulit.

Pria yang merokok, pasti memiliki garis wajah yang lebih banyak dan lebih dalam dibanding pria yang tidak merokok. Kenapa? Asap rokok dan zat kimia yang terkandung pada rokok bisa membuat kulit kering, berubah warna, dan memperparah kerutan pada wajah.

3. Hormon

mata berair pada lansia

Perubahan hormon memainkan peran penting pada kondisi kulit Anda. Semakin bertambah tua, hormon di dalam tubuh mengalami perlambatan produksi, salah satunya hormon testosteron.

Berkurangnya jumlah hormon testosteron mengakibatkan berkurangnya elastisitas kulit. Kulit jadi mengendur dan memunculkan garis-garis halus di wajah.

4. Warna kulit

Sumber: Ginger Honey Skin

Melanin adalah pigmen yang memberi warna kulit Anda. Selain itu, pigmen ini juga membantu melindungi kulit dari sinar matahari. Orang yang berkulit gelap memiliki lebih banyak melanin, menandakan mereka lebih terlindungi dari sinar matahari dibandingkan orang yang berkulit terang.

5. Kehilangan lemak wajah

Sumber: Video Blocks

Lemak subkutan terletak di bawah permukaan kulit. Orang yang memiliki lebih banyak lemak di bagian wajahnya, lebih terlihat baby face dibandingkan orang yang kurus.

Seiring bertambahnya usia, jumlah lemak subkutan di bawah permukaan kulit akan berkurang. Kehilangan lemak wajah ini bisa membuat kulit mengendur dan keriput.

6. Ekspresi wajah

Sumber: Gawker

Di sekitar wajah ada banyak otot yang menahan kekencangan kulit. Selain faktor usia, ekspresi wajah juga memengaruhi otot wajah. Ekspresi wajah membuat otot harus berkontraksi dan menarik kulit.

Jika Anda sering memasang wajah cemberut atau mengerutkan dahi, garis halus pada wajah akan lebih cepat muncul.

7. Keturunan

mudik dengan lansia

Selain faktor umur, kerutan kulit juga bisa diwariskan dari keluarga. Jika keluarga Anda cenderung memiliki kerutan di usia yang lebih muda, Anda juga memiliki risiko besar dengan kondisi kulit ini.

Meskipun Anda tidak dapat mengubah gen atau warna kulit, Anda bisa memperlambat kerutan pada wajah dengan perawatan kulit dan menerapkan gaya hidup sehat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Langkah Wujudkan Kulit Bening Bercahaya ala Glass Skin

Glass skin adalah tren kecantikan kulit bening bercahaya berasal dari Korea Selatan. Bagaimana langkah perawatan kulit untuk mendapatkannya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Perawatan Kulit, Hidup Sehat, Kecantikan 3 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit

Penyebab Masalah Kulit Saat Karantina dan Cara Merawatnya

Meskipun kulit aman dari polusi, faktor lainnya di rumah bisa memicu masalah kulit. Ini sederet tips merawat kulit saat karantina.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Perawatan Kulit, Hidup Sehat 27 April 2020 . Waktu baca 6 menit

8 Manfaat Minyak Rosehip untuk Kecantikan Kulit

Salah satu jenis minyak yang bermanfaat untuk kecantikan kulit, yaitu minyak rosehip. Apa saja manfaat dari minyak rosehip ini?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Perawatan Kulit, Hidup Sehat, Kecantikan 14 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Manfaat Tanaman Mugwort untuk Kesehatan Kulit

Mugwort mengandung vitamin serta senyawa antioksidan dan antiradang sehingga memiliki manfaat bagi kesehatan kulit. Apa saja manfaat tersebut?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Perawatan Kulit, Hidup Sehat 17 Maret 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tips mengurangi garis halus di wajah

5 Cara Alami Mengurangi Garis Halus dan Keriput di Wajah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit
penyebab bisul mengobati bisul

Apa Penyebab Bisul dan Kapan Perlu Diperiksa Dokter?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 9 November 2020 . Waktu baca 4 menit
squalene oil

5 Makanan yang Wajib Dikonsumsi Agar Kulit Cantik Alami Dari Dalam

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 5 November 2020 . Waktu baca 4 menit
cepat tua

Cek Menu Harian Anda: 9 Makanan Ini Membuat Anda Tampak Cepat Tua

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 29 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit