Bagaimana Merokok Bisa Bikin Kulit Mengalami Penuaan Dini?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Jika Anda memperhatian orang-orang yang terbiasa merokok di masa muda, biasanya mereka akan cepat mengalami penuaan dini yang tampak dari kulitnya yang kering dan keriput. Kerusakan kulit karena efek merokok jangka panjang bisanya akan mengakibatkan “wajah perokok”, yang dapat menyebabkan kulit wajah tampak berwarna keabu-abuan dan munculnya garis-garis halus di sekitar mata dan mulut.

Apa hubungan antara merokok dan penuaan dini? Dan kenapa bisa merokok sebabkan penuaan? Baca terus untuk mengetahui jawabannya.

Penelitian tentang rokok dan penuaan dini

Ada begitu banyak efek berbahaya yang disebabkan oleh merokok yang sulit dihindari. Kebanyakan orang mungkin hanya sekedar tahu jika merokok hanya menyebabkan komplikasi serangan jantung, kanker paru, hipertensi, dan gangguan kesuburan. Namun ternyata, berdasarkan penelitian, merokok sebabkan penuaan dini loh!

Hal ini berdasarkan penelitian, yang mana para peneliti menguji pasangan kembar yang merokok dan tidak. Hasilnya, mereka yang terbiasa merokok, sebanyak 57 persen tampak wajahnya keriput. Sehingga membuat orang tampak lebih tua karena memiliki wajah yang jauh lebih kusam dan tidak segar.

Berbagai indikator penuaan tampak di bagian kelopak mata atas kendur, kelopak mata bawah membentuk kantung, kerutan wajah lebih jelas, munculnya garis antara hidung dan mulut, kerutan pada bibir atas dan bawah, dan mengalami dagu kendur.

Bagaimana merokok sebabkan penuaan kulit?

Menurut University of Alabama di Birmingham Medicine, merokok sebabkan penuaan kulit yang diawali dengan kemunculan kerutan karena nikotin pada rokok adalah vasokonstriktor, yaitu suatu zat yang dapat menurunkan aliran darah ke organ tubuh, seperti kulit. Penurunan aliran darah ini bisa menghilangkan oksigen dan nutrisi penting yang dibutuhkan kulit, termasuk vitamin A yang diperlukan untuk regenerasi sel kulit.

Keriput berlebihan akan terjadi di sekitar mulut dan lipatan antara hidung dan mulut. Hal ini yang membuat jaringan dasar kulit akan hilang kekuatannya sehingga wajah akan lebih kendur dan berkeriput lebih dalam. Jika Anda wanita dan merokok, maka efek keriput ini akan mengganggu yang akan mempengaruhi penampilan Anda nantinya.

Selain itu, efek dari merokok tidak hanya dapat dilihat dari kulit perokok, tetapi efeknya akan lebih buruk pada gigi Anda. Pasalnya merokok terbukti sebagai penyebab tingginya risiko penyakit periodontal atau biasa disebut dengan jaringan penyangga gigi dan tanggalnya gigi.

Bagaimana cara mengatasi penuaan dini akibat merokok?

Cara termudah dan terbukti ampuh untuk mencegah penuaan dini ataupun kerusakan lebih lanjut akibat merokok adalah dengan segera berhenti merokok, terlebih jika Anda wanita. Anda tidak mau, kan, efek penuaan di kulit mengganggu penampilan Anda? Meski tidak mudah, berhenti merokok nyatanya tidak hanya memberikan manfaat pada kulit Anda, namun juga kesehatan Anda secara keseluruhan. 

Hal lain yang bisa Anda lakukan adalah menerapkan pola hidup sehat dengan cara memperbaiki kebiasaan makan Anda. Konsumsi makanan sehat yang kaya akan sumber vitamin A dan C. Anda bisa memenuhi asupan vitamin A dan C dari wortel, brokoli, sayuran hijau dan jeruk. Jangan lupa untuk menjaga tubuh agar tetap terhidrasi dengan meminum air dalam jumlah cukup dan hindari minuman beralkohol atau berkafein.

Melakukan perawatan kulit dengan cara yang baik dan benar seperti membersihkan wajah sehabis beraktivitas seharian juga termasuk cara untuk mencegah penuaan dini akibat merokok. Bersihkan wajah Anda dengan menggunakan sabun cuci muka, penyegar, dan pelembab yang sesuai dengan jenis kulit Anda.  

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Begini Urutan Pemakaian Skincare Wajah untuk Malam Hari

Setelah cuci muka sebelum tidur, Anda kemudian pakai pelembap atau krim mata dulu? Simak urutan skincare malam yang tepat berikut.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 1 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Cek Menu Harian Anda: 9 Makanan Ini Membuat Anda Tampak Cepat Tua

Ingin terus terlihat awet muda hingga bertahun-tahun ke depan? Hindari makanan yang ada di dalam artikel ini jika tidak ingin tampak cepat tua!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan, Informasi Kesehatan 1 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Cara Cuci Muka yang Benar Agar Kulit Bebas dari Kotoran

Sudah benarkah cara Anda membersihkan muka selama ini? Berikut panduan cara cuci muka yang benar yang penting untuk diketahui.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 27 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Sabun Susu Kambing Lebih Baik dari Sabun Mandi Biasa, Benarkah?

Selain dijadikan pengganti susu sapi, susu kambing juga diolah menjadi sabun. Sabun susu kambing menyimpan segudang manfaat. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 27 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

masker mengecilkan pori-pori

3 Masker Alami untuk Mengecilkan Pori-pori Wajah

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
gigi perokok

Menjaga Kebersihan Gigi dan Mulut Perokok, Begini Caranya!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
es batu untuk wajah

4 Cara Memanfaatkan Es Batu Untuk Wajah Lebih Cerah

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
cara mengetahui skincare cocok atau tidak

5 Cara untuk Mengetahui Produk Skincare Anda Cocok dengan Kulit

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit