Manfaat Olahraga Saat Haid Sekaligus Tips Menjalaninya dengan Nyaman

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Saat tiba waktunya haid, banyak wanita yang sulit fokus, lekas marah, dan mood berubah-ubah tanpa sebab. Beberapa wanita yang biasanya berolahraga secara rutin malah menghindari olahraga selama beberapa hari sampai haid berakhir. Namun, ini bukanlah ide yang bagus, karena olahraga saat haid justru banyak manfaatnya.

Manfaat olahraga saat haid

Olahraga memang menyehatkan tubuh. Namun, pada kondisi tertentu Anda perlu menyesuaikan aktivitas fisik ini. Contohnya, saat sedang haid.

Namun, sebuah studi pada tahun 2013 di Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research melaporkan manfaat olahraga saat menstruasi.

Studi tersebut menyebutkan, olahraga selama 8 minggu rutin dapat mengurangi gejala haid yang tidak menyenangkan pada haid selanjutnya.

Berikut ini adalah beberapa manfaat menjalani olahraga saat haid.

1. Meredakan perut kembung

Haid berhubungan dengan perubahan hormon. Perubahan ini menyebabkan kecenderungan untuk menyimpan cairan di dalam tubuh. Fenomena ini disebut retensi cairan.

Pada saat haid pula, wanita biasanya mengalami perubahan nafsu makan. Mereka mungkin cenderung menginginkan cokelat dan makanan manis selama menstruasi.

Perubahan pola makan ini menyebabkan kembung. Dengan olahraga rutin, perut kembung Anda akan berkurang.

2. Mengatasi nyeri haid

Olahraga saat haid juga dapat mengurangi rasa nyeri yang muncul. Hal ini disebabkan karena ketika berolahraga, tubuh memproduksi endorfin, yaitu bahan kimia yang dapat membantu meringankan rasa sakit yang dialami wanita saat haid

3. Membuat mood lebih stabil

Mood dan emosi yang naik turun adalah hal yang sering terjadi saat haid. Anda mungkin telah mengetahui bahwa olahraga dapat mengurangi stres.

Ya, hal ini lagi-lagi merupakan peran endorfin yang membuat Anda merasa jadi lebih positif dan rileks, sehingga Anda merasa lebih baik dan tidak begitu stres. Hasilnya, hari Anda akan menjadi lebih baik secara emosional.

Banyak yang menganggap bahwa menstruasi mengganggu rutinitas olahraga. Pasalnya, gejala haid dapat membuat olahraga jadi tidak nyaman. Untuk itu, Anda perlu mengetahui tipsnya.

Tips nyaman olahraga saat haid

Setelah mengetahui berbagai manfaat olahraga saat haid, tentu sangat sayang jika Anda melewatkannya. Agar tetap dapat melakukan olahraga saat haid tanpa gangguan, berikut adalah beberapa tips yang bisa Anda ikuti.

1. Pahami kondisi tubuh Anda

Tips agar Anda tetap nyaman olahraga saat haid adalah memahami kondisi tubuh Anda dengan baik.

Tidak semua orang mengalami gejala menstruasi yang sama. Ada yang baik-baik saja, ada juga yang merasa lemah dan tidak mampu melakukan aktivitas karena gejalanya cukup parah.

Bila gejalanya cukup mengganggu, Anda mungkin mengalami PMS (premenstrual syndrome). Gejalanya beragam, seperti mual, perut kembung dan kram, sakit kepala, nyeri otot, atau diare.

Akan tetapi, jika gejalanya terbilang ringan dan dapat ditoleransi, olahraga boleh lakukan.

Jika memang gejalanya cukup parah, sebaiknya Anda beristirahat di rumah dengan menggunakan kompres air hangat atau minum obat antinyeri.

Konsultasikan pada dokter mengenai gejala haid yang Anda alami ini sering terjadi dan mengganggu Anda.

2. Pilih olahraga yang tepat

manfaat jalan mundur

Tips selanjutnya, Anda perlu memilih olahraga yang aman saat haid. Pasalnya, beberapa jenis olahraga bisa meningkatkan tekanan dan ketegangan pada otot di sekitar rahim sehingga nyeri jadi lebih parah.

Olahraga tertentu juga bisa membuat Anda tidak nyaman apabila dilakukan saat darah sedang keluar banyak-banyaknya. Beberapa jenis olahraga yang direkomendasikan saat sedang menstruasi, meliputi:

  • Latihan kardio, seperti jalan santai atau jogging
  • Pilates dan beberapa gerakan yoga yang tidak melawan gravitasi
  • Menari atau lakukan gerakan peregangan sederhana

3. Minum obat nyeri jika perlu

Rasa nyeri yang muncul saat haid sebenarnya bisa diredakan jika Anda memang sangat ingin melakukan olahraga. Caranya, dengan minum obat pereda nyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen.

Dengan begitu, gejala kram, nyeri, dan sakit kepala akan lebih baik dan Anda bisa berolahraga dengan nyaman.

Anda juga bisa menempelkan kompres air panas di perut selama 20 menit sebelum memulai olahraga. Ini akan membantu meringankan nyeri haid.

Anda juga disarankan untuk mengganti pembalut Anda dengan yang baru. Terutama jika olahraga dilakukan saat haid di hari pertama atau kedua. Pada hari-hari itu, darah yang keluar akan lebih banyak dan membuat Anda tidak nyaman bergerak bebas.

Tips lain yang juga perlu Anda cermati jika ingin olahraga saat haid adalah minum banyak air. Minum air selama berolahraga tidak hanya mencegah dehidrasi tapi juga meringankan perut nyeri atau kram.

4. Lakukan secara rutin

Saat memulai rencana olahraga saat haid, rasa tidak nyaman mungkin akan muncul. Namun, Anda tidak perlu khawatir. Ini merupakan hal normal, sebagai tanda bahwa tubuh Anda sedang merespons kegiatan apa yang Anda lakukan.

Namun, seiring waktu jika olahraga rutin dilakukan, tubuh Anda akan terbiasa. Olahraga yang dilakukan secara rutin ini, dapat membantu Anda mencegah munculnya gejala haid yang mengganggu sekaligus menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Haid merupakan waktu yang tepat untuk olahraga

olahraga saat haid

Saat haid, wanita bisa mendapatkan manfaat terbaik dari berolahraga. Perubahan hormon menyebabkan penurunan kadar estrogen dan progesteron, yang memengaruhi kemampuan tubuh wanita untuk mengakses karbohidrat dan glikogen.

Dengan kata lain, wanita yang melakukan olahraga saat haid secara setiap bulannya dapat memiliki dorongan stamina, yang memungkinkan mereka untuk terus melampaui batas diri dalam jangka waktu yang singkat.

Masa-masa haid sebenarnya merupakan saat yang baik bagi wanita untuk melakukan berbagai aktivitas fisik. Bahkan, haid tidak seharusnya mencegah Anda untuk berolahraga secara teratur.

Ini akan mengurangi ketidakstabilan mood dan membuat Anda merasa lebih baik. Dengan begitu, olahraga saat haid lebih banyak memberikan manfaat bagi wanita dalam meringankan menstruasi, dibandingkan sebaliknya.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca