3 Resep Olahan Jamur yang Sehat dan Kaya Gizi

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 17/05/2018
Bagikan sekarang

Jamur adalah salah satu bahan makanan bergizi yang paling mudah diolah. Rasanya pun juga enak. Jika bosan dengan olahan jamur yang serba digoreng, tidak ada salahnya untuk mencoba variasi resep jamur berikut ini yang tak hanya lezat tapi juga sehat.

Variasi resep jamur yang sehat dan bergizi tinggi

1. Tumis jamur shiitake

Resep jamur shiitake ini patut dicoba karena membawa berbagai manfaat baik untuk kesehatan Anda. Jamur shiitake mengandung antioksidan tinggi yang mampu melindungi Anda dari serangan radikal bebas penyebab banyak penyait kronis. Jamur shiitake juga mengandung asam linoleat yang dapat membantu menurunkan berat badan dan membentuk otot. Selain itu, jamur ini membantu mengurangi kadar kolesterol darah sehingga membantu menjaga kesehatan jantung.

Bahan-bahan

  • 100 gr jamur shiitake kering
  • 20 gr bawang bombay
  • 2 buah cabai merah besar
  • 2 buah cabai hijau besar
  • 1 buah cabai rawit, dipotong kecil-kecil
  • 5 gr daun ketumbar dicacah halus
  • 1 buah bawang putih, potong kecil-kecil
  • 1 buah bawang merah, potong kecil-kecil
  • 1 sdm saus tiram
  • 1/2 sdt garam
  • 1 sdt jeruk nipis
  • 2 1/2 sdm minyak zaitun

Cara membuat

  1. Didihkan air dalam panci, dan matikan setelahnya.
  2. Masukkan jamur shiitake kering ke dalam panci, kemudian tambahkan jeruk nipis dan ungkep selama satu jam.
  3. Angkat jamur shiitake dan kemudian rendam dalam air dingin selama setengah jam.
  4. Angkat dan tiriskan, kemudian potong tipis-tipis.
  5. Tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum.
  6. Masukkan jamur shiitake, cabai rawit, bawang bombay, cabai merah, dan cabai hijau besar kemudian aduk rata.
  7. Masukkan daun ketumbar, garam, dan saus tiram.
  8. Aduk hingga semua bumbu dan jamur tercampur rata dan diamkan selama lima menit sebelum diangkat.

2. Pepes jamur tiram

Resep jamur yang kedua menggunakan jamur tiram. Jamur tiram memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi daripada jenis jamur lainnya. Jamur tiram mengandung senyawa antioksidan unik bernama ergothioneine yang penting untuk melindungi kesehatan sel-sel dalam tubuh.

Selain itu, berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam Food Chemistry, jamur tiram mengandung sejumlah vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh seperti zinc, zat besi, kalsium, fosfor, vitamin C, asam folat, niacin, vitamin B1 dan juga B2.

Bahan-bahan

  • 100 gr jamur tiram
  • Daun pisang secukupnya
  • 1 buah jeruk limau peras
  • 1 siung bawang putih
  • 2 siung bawang merah
  • 10 gr kunyit
  • 5 gr jahe
  • 1 buah cabai rawit
  • 1 buah cabai merah
  • 5 gr kemiri
  • 1/2 sdt garam

Cara membuat

  1. Cuci jamur tiram hingga bersih lalu potong tipis memanjang, kemudian sisihkan.
  2. Haluskan semua bumbu pakai ulekan atau blender.
  3. Campurkan jamur dan bumbu ke dalam wadah lalu tambahkan perasan air jeruk limau.
  4. Aduk rata campuran tersebut dan diamkan 15 menit hingga bumbu meresap.
  5. Ambil daun pisang dan masukkan dua sendok makan adonan jamur ke dalamnya dan bungkus dengan menggunakan bantuan lidi sebagai penjepit.
  6. Kukus jamur yang telah dimasukkan ke dalam daun pisang selama 30 menit dan kemudian sajikan.

3. Sup jamur bening

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan di Nutrition Journal, jamur kancing mampu mengurangi peradangan pada sel pembuluh darah jantung dan mencegah sel darah putih menempel ke dinding arteri.

Hal ini menunjukkan jamur kancing bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung akibat pengerasan arteri (aterosklerosis). Selain itu, jamur yang berbentuk putih kecil seperti tombol ini juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan kuman penyebab penyakit dan melindungi tubuh dari kanker.

Berikut resep jamur kancing yang bisa Anda coba di rumah.

Bahan-bahan

  • 2 buah bawang bombay potong dadu
  • 6 cangkir kaldu ayam atau air biasa
  • 2 tangkai seledri potong dadu
  • 2 buah wortel potong dadu
  • 2 siung bawang putih cincang halus
  • 100 gr jamur kancing iris tipis
  • 25 gr irisan daun bawang
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt lada
  • 1/2 sdt kecap asin

Cara membuat

  1. Tumis bawang bombay dan bawang putih di dalam panci dengan menggunakan sedikit minyak.
  2. Tambahakan wortel,  seledri, dan kaldu atau air ke dalam panci.
  3. Diamkan dan didihkan selama kurang lebih 30 menit.
  4. Masukkan garam, lada, dan kecap asin secukupnya.
  5. Masukkan jamur dan daun bawang, aduk rata dan diamkan selama kurang lebih tiga menit.
  6. Angkat dan sajikan.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Elektrokardiografi (EKG), Tes Deteksi Masalah Irama Denyut Jantung

EKG adalah tes untuk mencari tahu seberapa baik laju dan irama detak jantung Anda. Namun, tidak semua orang butuh atau diharuskan menjalani EKG.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Studi: Paparan Berlebih dari Pestisida Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Sampai saat ini belum ada yang bisa mengalahkan pestisida sebagai pembasmi hama paling ampuh. Namun, risiko PJK naik 5 kali lipat akibat efek pestisida.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji

Berapa Lama Seseorang Mampu Bertahan Hidup dengan Alat Pacu Jantung?

Alat pacu jantung digunakan untuk mengalirkan listrik ke bagian jantung yang terganggu. Lantas, berapa lama seseorang bisa bertahan hidup dengan alat ini?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri

Awas, Sering Makan Terlalu Malam Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Jantung

Kebanyakan orang menghindari makan terlalu malam karena takut gemuk. Bukan cuma itu, makan kemalaman juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, lho!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri

Direkomendasikan untuk Anda

Merawat diri saat liburan

4 Cara Agar Berubah Menjadi Pribadi yang Lebih Baik Selepas Liburan

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 23/12/2019
sayuran terbaik untuk anak

5 Jenis Sayur Terbaik untuk Anak yang Wajib Ibu Tahu

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2019
kacang kedelai untuk jantung

3 Manfaat Kacang Kedelai untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 04/07/2019
kebiasaan sederhana untuk menjaga kesehatan tubuh

4 Prinsip Hidup yang Harus Dijalani Jika Anda Ingin Punya Umur Panjang

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22/04/2019