Mengenal Peskatarian, Vegetarian yang Juga Makan Ikan dan Seafood

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Anda pasti sudah mengenal vegan dan vegetarian, yang sama sekali tidak mengonsumsi makanan yang berasal dari hewan. Lalu, bagaimana dengan peskatarian? Apakah Anda sudah pernah mendengarnya? Peskatarian tidak jauh berbeda dengan vegetarian, namun ada sedikit perbedaan antara keduanya. Jika vegetarian tidak memakan semua jenis produk hewani, berbeda dengan peskatarian yang merupakan vegetarian yang makan ikan. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

Apa itu peskatarian?

Peskatarian adalah vegetarian yang makan ikan dan makanan laut lainnya di samping menu sayur dan buah-buahan. Jadi, peskatarian tetap tidak mengonsumsi makanan hewani, kecuali ikan. Kata peskatarian sendiri diambil dari kata “pesce”, yang dalam bahasa Italia artinya ikan, dan kata “vegetarian”.

Beberapa peskatarian juga masih mengonsumsi susu dan telur. Oleh karena itu, jika Anda menjalankan diet ini, Anda mungkin tidak akan kesulitan dalam mendapatkan sumber protein yang dibutuhkan tubuh. Peskatarian percaya bahwa diet yang dilakukannya dapat meningkatkan kesehatan.

Apakah keuntungan menjadi vegetarian yang makan ikan?

Diet peskatarian bisa memberikan keuntungan bagi kesehatan Anda. Karena diet peskatarian banyak mengonsumsi sayuran, buah-buahan, dan makanan nabati lainnya, maka tak heran jika diet peskatarian dapat menurunkan risiko Anda mengalami obesitas dan penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan diabetes.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa wanita dengan diet peskatarian mengalami kenaikan berat badan per tahun yang lebih sedikit dibandingkan dengan wanita yang makan daging. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa diet peskatarian memiliki risiko diabetes yang lebih rendah sebesar 4,8% dibandingkan dengan orang yang makan daging dan sayuran (omnivora) sebesar 7,6%.

Tak hanya itu, sering makan ikan tentu dapat membawa manfaat kesehatan tersendiri bagi para peskatarian. Hal ini karena di dalam ikan terkandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh Anda, seperti asam lemak omega-3, protein, dan vitamin B12.

Walaupun dalam makanan nabati juga terdapat asam lemak omega-3 jenis asam alfa linolenat (ALA), namun asam lemak ini tidak mudah diubah menjadi asam eikosapentanoat (EPA) dan asam dokosaheksanoat (DHA). Ikan merupakan sumber yang terbaik dari semua jenis asam lemak ini, terutama ikan salmon dan sarden. EPA dan DHA memiliki manfaat penting untuk menjaga kesehatan jantung, bahkan juga fungsi otak.

Selain asam lemak omega-3, ikan dan makanan juga mengandung beberapa vitamin dan mineral penting. Seperti, tiram yang mengandung vitamin B12, seng, dan selenium. Kerang juga mengandung vitamin B12 dan selenium, serta mangan dan vitamin B lainnya. Selanjutnya, ikan cod yang juga mengandung selenium, fosfor, niasin, vitamin B6, dan vitamin B12.

Makanan apa saja yang boleh dikonsumsi peskatarian?

Makanan yang dikonsumsi peskatarian adalah:

  • Sayuran dan buah-buahan
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian
  • Ikan dan makanan laut, seperti berbagai jenis ikan, telur ikan, udang, cumi, lobster, kepiting, kerang, tiram, gurita, dan lainnya
  • Telur, susu dan produk susu (namun ini pilihan, ada peskatarian yang mengonsumsinya dan ada juga yang tidak)

Makanan yang tidak dikonsumsi peskatarian adalah:

  • Makanan hewani, seperti daging sapi, daging kambing, ayam, burung, bebek, dan makanan hewani lainnya, kecuali ikan dan makanan laut

Bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk mencoba menerapkan diet peskatarian ini?

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Juni 24, 2017 | Terakhir Diedit: September 6, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca