Manfaat Minyak Zaitun untuk Menjaga Kesehatan Jantung Anda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 22 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit penyebab kematian terbanyak di dunia. Pola hidup yang makin sedenter (kurang gerak) di zaman sekarang ini turut memengaruhi perkembangan penyakit jantung. Oleh karena itu, untuk mencegah penyakit jantung, Anda disarankan untuk mengubah pola makan Anda menjadi lebih sehat dan lebih aktif melakukan aktivitas fisik. Beberapa makanan dengan kandungan tertentu pun dipercaya dapat menjaga kesehatan jantung Anda sehingga membantu mengurangi risiko penyakit jantung, salah satunya adalah minyak zaitun.

Apa itu minyak zaitun?

Minyak zaitun merupakan lemak atau minyak yang diperoleh dari buah pohon zaitun (Olea europaea). Sehingga, minyak yang dihasilkannya dinamakan minyak zaitun. Tanaman ini banyak tumbuh di negara Mediterania.

Banyak sekali manfaat yang dapat dihasilkan dari minyak zaitun. Tak heran, minyak ini banyak digunakan dalam pembuatan kosmetik, obat-obatan, sabun, dan juga ditambahkan dalam masakan Anda.

Kandungan dalam minyak zaitun untuk jantung

Minyak zaitun untuk jantung mengandung lemak sehat yang baik untuk kesehatan Anda. Jenis lemak yang banyak terkandung dalam minyak zaitun adalah asam lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fatty acid/ MUFA). Asam lemak tak jenuh tunggal ini dapat membantu dalam mengurangi kadar kolesterol jahat dan kadar kolesterol total dalam tubuh, serta membantu mempertahankan kadar kolesterol baik dalam darah. Hal ini kemudian dapat membantu menurunkan risiko dari penyakit jantung dan stroke.

Asam lemak tak jenuh tunggal juga dapat menyediakan nutrisi yang membantu perkembangan dan mengontrol sel-sel dalam tubuh. Selain itu, asam lemak tak jenuh tunggal juga dapat membantu memperbaiki fungsi pembuluh darah Anda. Minyak yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal juga biasanya mengandung vitamin E (vitamin yang mengandung antioksidan). Sehingga, minyak zaitun (yang merupakan salah satu minyak dengan kandungan asam lemak tak jenuh tunggal) dapat membantu melindungi kesehatan jantung Anda.

Selain mengandung asam lemak tak jenuh dan antioksidan, minyak zaitun juga mengandung senyawa fenolik yang dapat melindungi jantung Anda, yang disebut polifenol. Polifenol yang terdapat dalam minyak zaitun ini dapat menurunkan risiko penyakit jantung dengan cara menurunkan tekanan darah dan kolesterol, mengurangi pembekuan darah, dan melindungi lapisan pembuluh darah arteri. Minyak zaitun yang mengandung polifenol tinggi dapat memengaruhi gen yang mengurangi risiko sindrom metabolik dan penyakit jantung.

Selain membantu mengurangi risiko penyakit jantung, minyak zaitun juga ternyata dapat membantu mengurangi risiko diabetes mellitus tipe 2 dan kanker. Beberapa penelitian telah mengaitkan konsumsi asam lemak tak jenuh tunggal (yang terkandung dalam minyak zaitun) dengan kontrol kadar insulin dan gula darah. Sehingga, konsumsi minyak zaitun juga dapat membantu jika Anda menderita diabetes mellitus tipe 2. Selain itu, kandungan polifenol dan antioksidan dalam minyak zaitun juga dapat membantu mengurangi peradangan dan pertumbuhan sel, serta melindungi sel dari kerusakan, sehingga dapat mengurangi risiko kanker.

Gunakan minyak zaitun secukupnya

Walaupun minyak zaitun mempunyai manfaat kesehatan yang baik bagi Anda, namun pemakaian yang bijak juga diperlukan. Bagaimanapun, minyak zaitun merupakan lemak yang mengandung kalori tinggi. Jika dipakai terlalu banyak, tentu dapat menyumbang kalori tambahan pada tubuh Anda. Sehingga, Anda disarankan untuk menggunakan secukupnya saja. American Heart Association pun menyarankan batas konsumsi makanan yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal adalah kurang dari 20% dari total kebutuhan energi harian Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kanker Tiroid

Kanker tiroid dapat terjadi baik dengan atau tanpa gejala. Supaya lebih mengenal gejala, penyebab, dan pengobatannya, simak ulasannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 5 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

8 Cara Ampuh Mencegah Penyakit Jantung dan Kekambuhannya

Kabar baik, berbagai masalah jantung dapat Anda cegah. Cara mencegah penyakit jantung pun beragam. Apa saja tindakan pencegahan penyakit jantung?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Jantung, Kesehatan Jantung 5 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit

Kanker Mata

Kanker mata atau okular adalah kanker menyerang jaringan indra penglihatan. Kenali gejala, penyebab, dan pengobatan kanker mata berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kanker, Penyakit Kanker Lainnya 5 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Apa Sebenarnya Pengaruh Alkohol untuk Kesehatan Jantung?

Konsumsi alkohol ternyata memengaruhi kondisi jantung Anda. Lantas, apa pengaruh baik dan buruk minum alkohol untuk kesehatan jantung?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Jantung, Kesehatan Jantung 1 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

syok hipovolemik

Syok Hipovolemik

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 24 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit
apakah diabetesi boleh makan mi instan

Efek Makan Mi untuk Penderita Diabetes dan Tips Aman Mengonsumsinya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
penyakit pada lansia

5 Penyakit yang Banyak Menyerang Lansia di Indonesia

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
mengurangi gula

Begini Trik Mudah untuk Mengurangi Konsumsi Gula

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 12 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit