Pentingnya Vitamin B2 (Riboflavin) Bagi Tubuh dan Sumber Makanannya

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Vitamin B2 adalah salah satu jenis vitamin yang diperlukan dalam pertumbuhan serta berguna untuk menjalankan fungsi sel secara normal. Vitamin yang juga disebut riboflavin ini termasuk 1 dari 8 vitamin B kompleks yang diperlukan untuk berbagai perkembangan tubuh seperti kulit, lapisan saluran pencernaan, sel-sel darah, dan fungsi otak. Ya, manfaat vitamin B2 bagi tubuh memang banyak.

Riboflavin bekerja dengan mengubah karbohidrat menjadi adenosine triphosphate (ATP) yang merupakan sumber energi otot tubuh. Tak hanya itu, serangkaian manfaat vitamin B2 lainnya bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi sumber-sumber terbaiknya.

Manfaat vitamin B2 bagi tubuh

Mengonsumsi vitamin B2 menawarkan segudang manfaat bagi tubuh. Berikut berbagai manfaat yang bisa didapatkan, di antaranya:

1. Mencegah katarak

Manfaat vitamin B2 yang pertama yaitu untuk kesehatan mata. Menurut University of Michigan, Amerika Serikat, vitamin ini diperlukan untuk melindungi glutathione yang merupakan golongan antioksidan penting di mata. Sehingga mengonsumsi makanan yang kaya akan riboflavin dapat menurunkan risiko katarak. Selain itu, National Library of Medicine juga menerangkan bahwa mengonsumsi suplemen yang mengandung riboflavin dan niasin juga dapat membantu mencegah katarak.

2. Menjaga kesehatan kandungan

Menurut penelitian yang dilakukan di University Women’s Hospital, Heidelberg, Jerman, riboflavin membantu menjaga kesehatan kehamilan. Para peneliti menemukan fakta bahwa ibu hamil yang kekurangan asupan riboflavin berisiko terkena preeklampsia. Preeklampsia adalah kondisi yang terjadi pada kehamilan yang memasuki minggu ke-20 yang ditandai dengan tingginya tekanan darah pada ibu hamil walaupun tidak memiliki riwayat hipertensi (tekanan darah tinggi).

3. Mengobati dan mencegah migrain

Sebuah studi di Humboldt University of Berlin menemukan bukti bahwa orang yang mengalami migrain dan mengonsumsi riboflavin dengan dosis tinggi mengalami pengurangan gejala. Beberapa bukti lain juga menunjukkan bahwa selain mengurangi gejala dan rasa sakit saat migrain, riboflavin mampu mempersingkat durasi migrain.

Untuk dapat mengobati dan mencegah migrain, dokter biasanya meresepkan riboflavin dalam dosis tinggi yaitu sekitar 400 mg dalam sekali minum.

4. Menjaga kesehatan kulit dan rambut

Riboflavin berperan dalam mempertahankan kadar kolagen dalam tubuh. Kolagen sendiri berperan aktif dalam menjaga kesehatan kulit dan rambut. Kolagen diperlukan guna mempertahankan struktur kulit agar tetap awet muda dan mencegah timbulnya garis-garis halus serta kerutan yang menjadi tanda penuaan dini.

5. Mencegah dan mengatasi anemia

Vitamin B2 membantu melakukan sintesis hormon steorid dan produksi sel darah merah untuk membantu mengangkut oksigen ke sel dan membantu mengantarkan zat besi. Ketika Anda kekurangan vitamin B2, Anda berisiko mengalami anemia dan anemia sel sabit karena produksi sel darah merah terganggu.

6. Mencegah penyumbatan pembuluh darah

Manfaat vitamin B2 yang selanjutnya adalah mencegah penyumbatan pembuluh darah dengan cara menurunkan homosistein yang terlalu tinggi. Homosistein adalah asam amino yang diproduksi dalam tubuh manusia. Dikutip dari WebMD, mengonsumsi suplemen vitamin B2 selama 12 minggu dapat mengurangi tingkat homosistein hingga sekitar 40 persen pada beberapa orang.

7. Meningkatkan energi

Vitamin B2 digunakan tubuh untuk mengubah makanan menjadi energi yang siap digunakan. Vitamin yang satu ini membantu memecah protein menjadi asam amino, lemak, dan karbohdirat dalam bentuk glukosa yang nantinya digunakan tubuh untuk menjadi cadangan energi.

Jika Anda kekurangan vitamin B2, molekul dalam makanan seperti karbohidrat, lemak, dan protein tidak dapat dicerna dengan baik. Akibatnya, tubuh kekurangan bahan bakar yang akan membuat Anda kurang tenaga dan lemas.

Sumber makanan terbaik yang mengandung vitamin B2

makan ayam atau ikan, mana yang lebih sehat

Vitamin B2 termasuk ke dalam golongan vitamin yang larut dalam air dan setiap harinya dikeluarkan oleh tubuh. Selain itu, tubuh hanya dapat menyimpan vitamin ini dalam jumlah yang kecil. Oleh karena itu, mengonsumsi berbagai makanan yang mengandung vitamin B2 setiap hari sangat disarankan agar tubuh tetap mendapatkan manfaat harian dari riboflavin. Berikut ini berbagai sumber makanan yang kaya vitamin B2, yaitu:

  • Ikan, daging, dan unggas (ayam, bebek)
  • Hati daging dan ayam
  • Telur
  • Produk susu
  • Alpukat
  • Kismis
  • Kacang-kacangan (termasuk almond)
  • Ubi jalar
  • Sayuran hijau seperti brokoli, bayam, kangkung
  • Gandum utuh (whole grain)
  • Kacang kedelai dan olahannya (termasuk tempe, tahu, oncom, dan susu kedelai)
  • Ikan salmon
  • Rumput laut
  • Jamur

Seberapa banyak vitamin B2 yang dibutuhkan tubuh?

Untuk meraup manfaat vitamin B2, Anda harus mendapatkan asupan vitamin ini dalam jumlah yang pas, tidak lebih dan tidak kurang. Jumlah vitamin B2 harian yang diperlukan tergantung pada usia dan jenis kelamin masing-masing. Mengacu pada pedoman angka kecukupan gizi (AKG) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, inilah yang Anda butuhkan:

  • Bayi dan anak- anak: 0,3 sampai 1,1 mg
  • Laki-laki dewasa: 1,4 sampai 1,6 mg
  • Perempuan dewasa: 1,2 sampai 1,4 mg
  • Ibu hamil: sekitar 1,7 mg
  • Ibu menyusui: sekitar 1,8 mg

Selalu konsultasikan dulu ke dokter jika Anda berencana mengonsumsi suplemen B2 sebagai tambahan nutrisi harian Anda.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca