Ayo, Makan Kerang! Ini 4 Manfaat Mujarabnya untuk Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017
Bagikan sekarang

Anda mungkin sudah sering menyantap makanan laut seperti udang dan cumi. Namun, bagaimana dengan kerang? Jangan salah, makanan laut yang satu ini banyak sekali khasiatnya bagi kesehatan. Selain itu, rasanya yang khas dan gurih bisa membuat banyak orang ketagihan. Yuk, simak lebih dekat apa saja nutrisi dan manfaat kerang berikut ini.

Kandungan nutrisi di dalam kerang

Ada beberapa jenis kerang yang banyak tersedia di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah kerang dara dan kerang hijau. Keduanya sama-sama bernutrisi selama Anda memilih kerang yang segar. Berikut adalah kandungan zat gizi yang bisa Anda dapatkan dari kira-kira 85 gram kerang.

  • Protein: 11 gram atau 22 persen dari angka kecukupan gizi (AKG) harian
  • Lemak: 1 gram atau 1 persen dari AKG
  • Asam lemak omega-3: 168 miligram
  • Zat besi: 12 miligram atau 66 persen dari AKG
  • Vitamin A: 10 mikrogram atau 9 persen dari AKG
  • Vitamin B12: 42 mikrogram atau 700 persen dari AKG
  • Vitamin C: 11,1 miligram atau 18 persen dari AKG
  • Kalsium: 78,2 miligram atau 7 persen dari AKG
  • Kalium: 533,8 miligram atau 15 persen dari AKG
  • Mangan: 0,4 miligram atau 21 persen dari AKG
  • Selenium: 20,7 mikrogram atau 30 persen dari AKG
  • Karbohidrat: 2 gram atau 1 persen dari AKG
  • Kalori: 63 kkal

Manfaat kerang untuk kesehatan

Kerang ternyata punya berbagai manfaat yang sayang sekali kalau dilewatkan. Tertarik untuk mencoba makan kerang? Ini dia khasiatnya.  

1. Mengatasi anemia

Kerang kaya akan kandungan zat besi. Zat besi sendiri diperlukan untuk membentuk hemoglobin, yaitu protein khusus yang bertugas untuk membawa oksigen dalam darah Anda ke seluruh tubuh. Tanpa hemoglobin dalam darah, organ-organ tubuh Anda tidak akan berfungsi dengan baik karena kurang oksigen.

Nah, makan kerang bisa membantu meningkatkan hemoglobin dalam darah. Dengan begitu, Anda yang punya penyakit anemia defisiensi zat besi bisa mendapatkan asupan zat besi yang cukup untuk membentuk hemoglobin.   

2. Menjaga kesehatan jantung

Anda bisa mendapatkan asupan asam lemak omega-3 yang tinggi dalam satu porsi kerang segar. Asam lemak omega-3 sendiri mampu menurunkan kadar trigliserida yang terlalu tinggi. Kadar trigliserida yang tinggi berisiko menyebabkan berbagai masalah jantung seperti pengerasan pembuluh arteri dan serangan jantung.  

Akan tetapi, jangan makan kerang secara berlebihan. Pasalnya, kerang mengandung kolesterol. Kadar kolesterol yang terlalu tinggi juga berisiko buat kesehatan jantung Anda.

3. Membentuk dan merawat otot

Protein adalah zat gizi yang berperan penting dalam membentuk massa otot sekaligus merawatnya dari kerusakan jaringan atau sel. Buat Anda yang sering mengalami nyeri otot, protein juga bisa mempercepat proses pemulihan otot-otot yang kaku dan nyeri.

Seperti makanan laut lainnya, kerang juga kaya akan protein. Kerang bahkan jadi sumber protein yang lebih sehat dari daging sapi atau ayam karena kandungan lemak dan kalorinya lebih rendah.

4. Menjaga fungsi sistem saraf

Agar bisa menjalankan tugasnya dengan baik, sistem saraf dalam tubuh Anda memerlukan vitamin B kompleks. Salah satunya yaitu vitamin B12. Kekurangan vitamin B12 berisiko menyebabkan kerusakan saraf hingga penurunan fungsi otak.
Karena itu, manfaat kerang yang mengandung vitamin B12 dalam jumlah tinggi sayang sekali kalau dilewatkan. Makan kerang bisa membantu menjaga fungsi sistem saraf Anda, terutama pada bagian otak.

Tips aman mengonsumsi kerang

Beberapa orang mengidap alergi terhadap kerang. Jika muncul gejala-gejala alergi seperti gatal, muncul ruam, biduran, mual, muntah, diare, sulit bernapas, atau pembengkakan, berhenti makan dan segera minum obat alergi.

Kerang juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi mentah karena risikonya sangat besar buat kesehatan. Sebaiknya masak kerang dengan cara direbus dulu selama kira-kira lima menit atau dikukus selama empat sampai sembilan menit.

Jangan makan kerang yang cangkangnya tidak bisa dibuka. Ini berarti kerangnya sudah mati sebelum dimasak. Kerang yang sudah mati sangat cepat membusuk dan rasanya tidak nikmat lagi.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"

Yang juga perlu Anda baca

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Puasa bukan menjadi alasan untuk membatasi ibu memberikan gizi yang tepat untuk janin.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hari Raya, Ramadan 17/05/2020

Beragam Penyebab Hidung Meler Terus Padahal Tidak Sedang Flu

Tidak selamanya hidung berair atau meler merupakan tanda Anda sedang sakit flu. Berikut penyebab hidung sering meler yang perlu diketahui.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Batuk, Health Centers 13/05/2020

4 Pilihan Menu Buka Puasa Bagi Anda yang Punya Sakit Maag

Orang yang memiliki penyakit maag perlu memperhatikan asupan makanannya saat berbuka puasa. Lantas, apa saja menu buka puasa untuk penderita maag?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 04/05/2020

Alergi Buah Kiwi Cukup Umum Terjadi pada Anak, Apa Gejalanya?

Siapa yang tak tahu buah kiwi? Buah berwarna hijau ternyata dapat menimbulkan reaksi alergi pada orang. Yuk, kenali apa itu alergi buah kiwi.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi

Direkomendasikan untuk Anda

resep membuat bakwan

4 Resep Membuat Bakwan di Rumah yang Enak Tapi Sehat

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
scallop adalah

Berkenalan dengan Scallop (Kerang Kampak), Kerang Laut Mewah yang Padat Nutrisi

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
panduan diet sehat untuk menurunkan berat badan, cara diet sehat, menu diet sehat, makanan diet sehat, diet sehat alami

Cara Diet Turun Berat Badan yang Aman Tanpa Bahayakan Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
pantangan penderita anemia g6pd

5 Hal yang Perlu Dihindari Jika Anda Menderita Anemia Defisiensi G6PD

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020