Jerawat di dalam hidung merupakan suatu hal yang bikin kondisi di bagian wajah sehari-hari jadi tidak nyaman. Selain rasa nyeri, jerawat di dalam hidung juga bisa menandakan ada yang salah dari kondisi tubuh Anda, di antaranya adalah kurang menjaga kebersihan dan infeksi bakteri. Mari simak apa saja yang bisa menyebabkan munculnya jerawat di dalam hidung

Penyebab munculnya jerawat di dalam hidung

1. Infeksi akibat rambut tumbuh ke dalam

Jerawat di dalam hidung bisa disebabkan oleh rambut yang tumbuh ke dalam kulit alias ingrown hair. Kulit melihat rambut ini sebagai penyerbu asing yang harus dilawan. Akibatnya, kulit pun bereaksi hingga menyebabkan kemerahan, bengkak, dan terkadang muncul nanah. Benjolan yang dihasilkan bisa terlihat sangat mirip seperti jerawat.

2. Nasal vestibulitis

Nasal vestibulitis merupakan kondisi yang juga dikenal sebagai folikulitis. Kondisi ini dapat membuat benjolan hidung jadi merah meradang dan berisi cairan nanah atau darah. Terkadang, kondisi ini sering disebabkan oleh bakteri Staphylococcus (staph).

Kebiasan buruk yang sering menimbulkan kondisi nasal vestibulitis ini adalah sering meniup hidun atau pun mengupil dengan keadaan tangan yang kotor.

3. Tindik hidung

Tindikan di hidung bisa menyebabkan infeksi dan bisa menyebabkan munculnya jerawat di bagian dalam hidung. Selain itu, jerawat dalam hidung juga akan membengkak, meradang, nyeri dan bahkan bisa menimbulkan jerawat yang berisi nanah.

Perlu diperhatikan juga jika Anda berniat untuk menindik di bagian hidung. Cari dan periksa dulu studio tindik yang ingin Anda gunakan jasanya. Perhatikan standar kebersihan, seberapa profesional terapisnya, bila perlu lihat apakah studio tindik tersebut memiliki sertifikat menindik atau tidak. Ini dilakukan guna mencegah adanya komplikasi pada hidung Anda sehabis melakukan piercing atau tindik.

4. Trombosis sinus cavernous

Sinus cavernous adalah kondisi yang sangat jarang terjadi. Kondisi ini merupakan komplikasi dari penyebab jerawat di dalam hidung. Pasalnya, kondisi ini terbentuk ketika furunkel di dalam hidung yang terinfeksi jerawat mulai menciptakan gumpalan darah di pembuluh darah besar yang terletak di dasar tengkorak Anda, atau sinus kavernosa. Nantinya gumpalan darah ini dapat menyumbat aliran darah antara hidung dan otak Anda.

Bagaimana cara mendiagnosis dan mengobati jerawat di dalam hidung?

Untuk mendapatkan diagnosis yang tepat, nantinya dokter akan menanyakan beberapa pertanyaan tentang gejala Anda, seperti:

  1. Melihat kondisi bentuk jerawat di dalam hidung, mulai dari besarnya hingga peradangannya
  2. Dokter akan menanyakan gejala yang Anda rasakan akibat jerawat yang muncul
  3. Kapan jerawat muncul di dalam hidung?
  4. Apakah ada darah atau nanah yang keluar dari jerawat?

Dokter nantinya juga akan melakukan pemeriksaan fisik pada jerawat Anda. Bila kondisi jerawat parah, kemungkin dokter akan melakukan tes MRI atau CT scan kepala untuk membantu mengenali tanda-tanda kemungkinan infeksi di dalam sinus.

Dokter Anda mungkin juga mengambil sampel darah dan cairan di dalam jerawat. Ini berguna untuk uji laboratorium guna menemukan penyebab seperti bakteri apa yang menyebabkan jerawat dan jenis jerawat apa yang Anda alami. Sesudahnya, barulah dokter akan meresepkan obat antibiotik yang tepat atau obat lain yang menurut dokter diperlukan. 

Pada intinya, bila Anda mengalami jerawat dalam hidung sebaiknya langsung periksa ke dokter untuk ditangani. Dalam beberapa kasus memang jerawat akan hilang dengan sendirinya setelah sekian lama. Akan tetapi, untuk menghindari masalah yang bertambah parah, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca