Awas, Ini Bahayanya Kalau Anda Sering Mencabut Bulu Hidung

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bulu hidung yang panjang atau bahkan sampai menyembul keluar dari lubang hidung memang terkadang membuat risih. Terlebih bagi wanita, punya bulu hidung yang panjang jika dibiarkan terus tentu akan mengganggu penampilan. Nah, tidak jarang banyak orang justru dengan sengaja mencabut bulu hidungnya agar tidak merasa terganggu lagi. Padahal, tahukah Anda jika ada bahaya yang datang saat mencabut bulu hidung? 

Fungsi bulu hidung bagi tubuh

Setiap anggota tubuh selalu memiliki fungsi yang sangat penting untuk keberlangsungan hidup manusia, termasuk bulu hidung. Sebelum mengetahui bahaya mencabut bulu hidung, ada baiknya kita kenali dulu apa fungsi bulu hidung bagi tubuh.

Bulu hidung atau disebut dengan silia adalah bagian dari sistem pertahanan tubuh untuk memberikan perlindungan ke paru-paru Anda. Saat Anda bernapas, bulu hidung memiliki fungsi sebagai tempat penyaringan partikel-partikel kecil yang masuk ke dalam hidung. Partikel tersebut dapat berupa bakteri, debu, jamur atau hal lainnya yang bisa sangat berbahaya bagi kesehatan. Selain itu, bulu hidung juga dibantu oleh lendir untuk memerangkap partikel jahat dan kuman tersebut.

Jika partikel jahat tersebut berhasil masuk ke dalam saluran pernapasan, Anda akan bersin untuk mengeluarkan mereka. Jadi, bisa dibayangkan kan, kalau seandainya Anda tidak memiliki bulu hidung? Selain lebih rentan mengalami infeksi yang terkait saluran pernapasan, sistem kekebalan tubuh Anda pun nantinya juga akan terganggu. Sehingga membuat Anda jadi lebih gampang sakit.

Bahaya mencabut bulu hidung

Bulu halus dalam hidung yang terdiri dari vibrissae dan mikroskopik silia memiliki fungsi sendiri, yaitu untuk menyaring lendir serta kotoran berbahaya agar tidak masuk ke dalam saluran pernapasan yang dapat menginfeksi paru-paru. Selain itu, menurut penelitian, ketebalan bulu hidung yang kurang berhubungan dengan peningkatan kejadian asma pada penderita rhinitis musiman.

Perlu diketahui jika area sekitar mulut dan hidung termasuk pada kelompok area rawan atau disebut dengan “danger triangle”. Pasalnya area tersebut berhubungan langsung pada otak. Di dalam area ini, pembuluh darah balik atau vena akan bercampur darah dari hidung serta darah yang berasal dari otak. Sehingga pada akhirnya membuat bakteri yang berasal dari hidung bisa dengan mudahnya masuk ke otak melalui pembuluh darah balik tersebut.

Jadi, jika Anda sering melakukan kebiasaan mencabut bulu hidung, maka akan meningkatkan risiko masuknya bakteri ke dalam otak yang bisa menyebabkan infeksi mematikan seperti meningitis dan abses otak. Meskipun infeksi yang berakibat ke dalam otak jarang terjadi, namun hal ini akan lebih mungkin terjadi terutama bagi orang yang sudah memiliki sistem imun yang rendah.

Tidak hanya menyebabkan infeksi di otak, mencabut bulu hidung juga akan membuat Anda rentan mengalami mimisan karena saat Anda mencabut bulu hidung dengan paksa akan memicu perdarahan di dalam hidung.

Tips menghilangkan bulu hidung dengan aman

Jika Anda ingin menghilangkan bulu hidung yang sudah panjang, ada dua cara yang dianggap paling aman, yaitu:

  • Trimming. Trimming adalah adalah teknik mencukur bulu hidung menggunakan alat khusus. Cara ini bisa menghilangkan bulu hidung yang memanjang beberapa senti sehingga tak tampak keluar. Jangan lupa pastikan jika Anda menggunakan alat cukur yang aman dan bersih dari kuman sebelum digunakan. Cara ini terbilang paling cepat dan efektif mengatasi masalah bulu hidung yang sudah terlalu panjang.
  • Gunting cukur. Cara yang satu ini mungkin sudah tidak asing lagi. Gunting sudah sejak lama digunakan untuk mengatasi berbagai bulu yang tumbuh di badan. Hingga saat ini gunting menjadi cara yang paling banyak digunakan untuk menghilangkan bulu hidung. Alasannya karena alatnya mudah, murah, dan cenderung praktis. Untuk mengatasi bulu hidung disarankan memakai gunting yang ujungnya tumpul agar tak melukai permukaan bagian dalam hidung.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kenapa Hidung Terasa Berair Ketika Sedang Menangis?

Hidung biasa akan mengeluarkan air saat Anda sedang flu dan pilek. Namun, apa yang menjadi penyebab hidung berair saat sedang menangis?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 6 September 2019 . Waktu baca 4 menit

Jangan Panik, Ini 3 Langkah Aman untuk Menangani Cedera Hidung Pada Anak

Anak-anak rentan dengan cedera pada hidung. Lantas, bagaimana orangtua harus menghadapinya? Yuk, intip beberapa langkahnya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 25 Juni 2019 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Organ dan Cara Kerja Sistem Pernapasan Manusia

Sistem pernapasan manusia tidak hanya hidung dan paru-paru. Ada banyak organ tubuh lain yang berperan agar Anda bisa bernapas lancar. Apa saja itu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pernapasan 2 Mei 2019 . Waktu baca 8 menit

5 Cara Tepat Merawat Hidung Agar Tetap Bersih dan Sehat

Selain mendukung sistem pernapasan, hidung juga mendeteksi bau. Supaya kebersihan dan kesehatan hidung tetap terjaga, ikuti langkah perawatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 22 Maret 2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

polip hidung

Penyebab dan Cara Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat Alias Mampet

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
mimisan

Mimisan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit
sinusitis adalah

Sinusitis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 28 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
jerawat di hidung

Penyebab dan Cara Mudah Mengatasi Jerawat di Hidung yang Mengganggu

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 2 November 2020 . Waktu baca 6 menit