Panduan Aman Melakukan Facial Saat Puasa

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Penampilan kulit saat puasa biasanya tampak lebih kusam dan kering dari hari-hari biasanya. Ini terjadi karena frekuensi minum air putih yang berkurang drastis, waktu tidur pun juga tidak banyak. itu sebabnya mengapa penting untuk menjaga kesehatan kulit selama bulan puasa supaya tetap segar dan cerah bercahaya. Pasalnya memiliki kulit wajah yang cantik, cerah, dan halus memang menjadi impian hampir seluruh wanita. Salah cara menjaga kesehatan kulit adalah dengan melakukan perawatan facial saat puasa.

Apakah facial saat puasa itu aman?

Facial saat puasa pada dasarnya sama ketika Anda melakukannya di hari biasa. Asalkan selama perawatan facial, Anda bisa menahan emosi (maklum, facial itu lumayan bikin sakit!) dan tidak melakukan kegiatan lain yang bisa membatalkan puasa ataupun mengurangi esensi dari puasa itu sendiri. Jadi selama Anda bisa menjamin hal tersebut, tidak masalah melakukan berbagai perawatan kulit seperti facial saat puasa.

Agar aman, Anda bisa melakukan perawatan facial saat puasa di klinik kecantikan yang memang sudah memiliki sertifikasi dalam perawatan wajah. Jika melakukan facial di klinik kecantikan, Anda bisa melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang bersangkutan dalam menentukan perawatan yang pas untuk jenis kulit Anda. Terlebih jika Anda memang memiliki jenis kulit sensitif ataupun masalah kulit lainnya sehingga akan terjamin keamanannya.

Hal-hal yang harus diperhatikan ketika facial saat puasa

Sebelum facial

  • Sebelum melakukan facial, baiknya Anda berkonsultasi ke dokter kulit ataupun terapis kecantikan di klinik Anda terlebih dahulu untuk menanyakan apakah kulit Anda sudah siap untuk perawatan wajah atau tidak.
  • Selain itu, bagi wanita yang berjerawat harus sangat berhati-hati. Pasalnya perawatan wajah yang tidak tepat justru akan  memperburuk kulit yang berjerawat. Anda bisa saja mendapatkan lebih banyak jerawat kecil di sekitar wajah.

Setelah facial

  • Hindari terkena paparan langsung sinar matahari. Pasalnya kulit Anda bisa terbakar akibat sinar matahari yang berbahaya sehingga bisa menyebabkan reaksi kulit setelah facial. Anda baru boleh terpapar sinar matahari setelah 2-4 jam setelah melakukan facial.
  • Cuci wajah dengan air dingin atau air es setelah 2 jam Anda selesai melakukan facial, terutama jika kulit Anda termasuk jenis kulit yang berminyak. Saat mencuci muka, jangan gunakan sabun atau krim apapun dulu, ya!
  • Jangan menyentuh wajah dengan tangan jika sedang dalam keadaan yang tidak benar-benar bersih. Pastikan untuk mencuci tangan dahulu sampai bersih jika ingin mengusap wajah menggunakan tangan. Biarkan pori-pori kulit menyerap manfaat dari perawatan wajah yang baru saja Anda lakukan.
  • Jangan menggunakan makeup dulu selama beberapa waktu. Berikan waktu istirahat untuk wajah Anda setidaknya satu hari setelah melakukan facial.
  • Anda bisa melakukan perawatan sendiri lagi di rumah dengan masker wajah setelah 2 hari setelah facial. Buah tomat dan mentimun adalah 2 bahan alami yang aman dan dapat kamu gunakan setelah facial.
  • Jangan melakukan eyebrows threading – mencabut bulu alis dengan benang,  dan sauna hingga seminggu kedepan karena akan berakibat buruk untuk pori-pori dan pembuluh darah yang terdapat di bawah permukaan kulit Anda.
  • Sebaiknya tunda dulu rencana mewarnai rambut atau meluruskan rambut untuk meminimalisasi zat kimia dari produk tersebut yang mungkin menempel dan memengaruhi kulit Anda.
  • Jika setelah melakukan facial, kulit Anda mengalami bintik merah, sensasi gatal dan panas, peradangan yang tidak kunjung mereda segeralah konsultasikan ke dokter untuk melakukan perawatan lanjutan.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Juni 14, 2017 | Terakhir Diedit: Juni 8, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca