home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Serba-Serbi Threading Alis yang Perlu Anda Ketahui

Serba-Serbi Threading Alis yang Perlu Anda Ketahui

Bagi banyak wanita, alis merupakan bagian penting untuk menunjang kecantikan dan kepercayaan diri. Sebab itu, banyak wanita melakukan berbagai cara untuk membentuk alis yang rapi dan simetris. Salah satunya yang sedang populer adalah dengan threading. Bagaimana cara melakukannya? Lantas, adakah efek samping threading alis?

Apa itu threading alis?

Threading adalah cara mencabut rambut halus di wajah dengan menggunakan benang. Threading alis dilakukan untuk membentuk alis dengan hasil yang lebih rapi dan bersih.

Prosedur ini biasanya tidak memakan waktu yang lama untuk membentuk alis yang diinginkan. Biasanya, hasil dari threading akan lebih natural karena alis dihilangkan satu per satu.

Meskipun prosedur ini lebih cepat, tapi cara ini sangat sulit untuk dilakukan. Itu sebabnya, jika Anda ingin melakukan prosedur ini, Anda harus pergi ke klinik kecantikan yang memiliki terapis kecantikan terlatih.

Selain itu, sebelum Anda mulai melakukan perawatan ini, pastikan bahwa benang yang digunakan masih baru dan bersih. Pastikan juga tangan terapis Anda sudah bersih. Hal ini dilakukan untuk mengurangi risiko penularan penyakit tertentu.

Bagaimana threading alis dilakukan?

Threading alis dilakukan dengan menggunakan benang gulungan. Pertama-tama, tali diikat menjadi lingkaran. Kemudian, lingkaran tersebut diputar beberapa kali hingga membentuk bentuk jam pasir.

Petugas kecantikan akan meletakkan benang tersebut di atas rambut yang perlu disingkirkan. Gerakannya seperti menggunting kertas, dengan satu tangan membuka lingkaran sedangkan satu tangan lainnya bergerak menutup.

Teknik ini harus dilakukan secara cepat dan melintasi alis. Teknik menggunting dengan benang ini termasuk sulit, sehingga orang-orang yang melakukannya harus dilatih secara khusus.

Perawatan ini paling cocok bagi Anda yang berkulit sensitif, sebab threading tidak membuat kulit jadi tertarik atau meregang seperti waxing. Threading juga dapat menjangkau rambut-rambut yang pendek, sehingga hasilnya akan lebih rapi.

Adakah efek samping threading alis?

Threading alis bisa dibilang cara yang aman untuk mencabut alis supaya terbentuk lebih rapi. Meski begitu, tetap ada kemungkinan munculnya efek samping setelah melakukan perawatan.

1. Rasa nyeri

Rasa sakit atau nyeri di sekitar alis adalah efek samping threading alis yang paling umum. Ini karena reaksi dari alis yang dicabut, membuat kulit menjadi lunak dan lebih sensitif.

Intensitas rasa nyeri atau sakit selama atau setelah prosedur akan berbeda-beda pada setiap orang. Efek samping threading alis ini biasanya tidak berlangsung lama dan akan hilang sendiri.

Selain itu, rasa nyeri saat bulu mata Anda dicabut ini juga dapat membuat mata Anda berair.

2. Kulit menjadi merah

Setelah prosedur selesai dilakukan, area sekitar alis Anda akan menjadi merah dan lebih sensitif. Ketika alis ditarik dari kulit, tubuh akan mendeteksi hal tersebut sebagai ‘kerusakan’, sehingga menimbulkan berbagai macam respon.

Salah satu respon tubuh yaitu meningkatkan aliran darah, untuk membantu alis pulih lebih cepat setelah rasa sakit atau nyeri akibat threading. Efek samping threading alis ini juga akan hilang dengan sendirinya. Biasanya sekitar alis Anda akan merah hingga beberapa jam setelah prosedur.

3. Pembengkakan

Ketika darah mengalir ke area yang rusak untuk mencoba memperbaiki jaringan, kelebihan darah menyebabkan area membengkak dan menjadi merah.

Darah membawa sel darah putih, yang bertugas melawan penyakit dan benda asing di dalam tubuh. Aliran darah meningkat ke daerah untuk memungkinkan lebih banyak sel darah putih untuk memperbaiki folikel yang rusak selama threading.

Efek samping threading alis ini bisa berlangsung selama beberapa menit hingga jam. Oleskan kompres dingin untuk mengurangi pembengkakan lebih cepat.

Jika pembengkakan berlangsung terus-menerus selama berhari-hari disertai titik-titik kecil berwarna putih, atau muncul bercak gelap di sekitar wajah, segera periksakan ke dokter kulit.

4. Rambut tumbuh ke dalam

Efek samping threading alis ini lebih sering terjadi pada orang dengan alis tebal. Rambut tumbuh ke dalam terjadi ketika alis putus di bawah kulit selama pemangkasan.

Dalam kasus seperti itu, kulit tumbuh di atas pori-pori dan menjebak rambut, dan mengakibatkan benjolan merah. Jerawat juga bisa muncul jika bakteri terperangkap dengan rambut.

Rambut yang tumbuh ke dalam tidak selalu dapat dicegah, tetapi Anda dapat mengurangi risiko dengan mendekatkan pencabutan ke akar rambut yang Anda bisa dan threading ke arah yang sama dengan pertumbuhan.

5. Infeksi

Threading alis menyebabkan pori-pori Anda terbuka dan hal ini bisa berdampak buruk. Menggunakan benang yang tidak bersih dapat mentransfer bakteri ke kulit, yang menyebabkan infeksi.

Oleh sebab itu, pastikan benang yang digunakan bersih, untuk mengurangi kemungkinan infeksi bakteri. Jika area alis menjadi terinfeksi, kunjungi dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Does Eyebrow Threading Carry Health Risks? http://healthland.time.com/2011/08/02/does-eyebrow-threading-carry-health-risks/ diakses 18 Oktober 2018.

Threading, waxing or plucking: How should you shape your eyebrows? https://www.besthealthmag.ca/best-looks/beauty/threading-waxing-or-plucking-how-should-you-shape-your-eyebrows/ diakses 18 Oktober 2018.

Advanced Training and Certification Courses in Eyebrow Shaping for Estheticians. (n.d.). Esthetician EDU. Retrieved 22 June 2021, from https://www.estheticianedu.org/brow-shaping/

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Andisa Shabrina Diperbarui 11/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Patricia Lukas Goentoro