Manfaat Air Putih untuk Kecantikan Kulit

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan

Tahukah Anda bahwa 64% kulit kita terdiri dari air? Kulit memerlukan air untuk menjaga kelembapannya. Namun, hingga saat ini studi yang meneliti air sebagai salah satu perawatan kulit masih sedikit, sehingga sulit untuk mendapatkan data mengenai efek air putih untuk kulit. Padahal, kenyataannya air memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan kita.

Sebuah klinik dermatologi hanya menemukan satu studi yang meneliti efek asupan air jangka panjang pada kesehatan kulit. Penelitian yang diterbitkan tahun 2007 dalam International Journal of Cosmetic Science, menemukan bahwa minum 2,25 liter (9,5 cangkir) air setiap hari selama empat minggu dapat mengubah kepadatan dan ketebalan kulit, namun hasilnya masih kontradiksi. Lalu, sebuah studi oleh University of Missouri-Columbia memperlihatkan bahwa minum 500 ml air putih dapat meningkatkan peredaran darah pada kulit.

Apa saja manfaat air untuk kulit?

Rachel Nazarian M.D., dermatolog dari Schweiger Dermatology Group di New York juga  menjelaskan bahwa tanpa asupan air yang memadai, kulit kita akan terlihat kusam, berkeriput, dan pori-pori pun semakin menonjol. Julius Few, M.D., direktur The Few Institute dan dosen klinik operasi plastik di Universitas Chicago menerangkan bahwa berbagai struktur kulit yang mendukung kolagen membutuhkan air untuk bekerja secara efektif. Ketika kulit terhidrasi, padat, dan elastis, hal tersebut cenderung mengurangi masuknya partikel eksternal yang dapat menyebabkan iritasi dan noda.

Nazrian juga berkata bahwa ia menemukan bahwa pasiennya yang dehidrasi memiliki jerawat yang lebih parah. Kita tahu bahwa perubahan kecil pada pola makan dapat mempengaruhi jenis minyak dan sebum pada kulit Anda dan dapat dikaitkan dengan peningkatan munculnya jerawat. Dehidrasi dapat bekerja dengan cara yang sama untuk memicu perubahan-perubahan kelenjar minyak dalam kulit.

Air juga dapat menangkis jerawat dengan mengurangi konsentrasi minyak pada kulit. Penting untuk memiliki keseimbangan yang stabil antara air dan minyak di permukaan kulit. Jika kulit memiliki terlalu banyak minyak dibandingkan dengan air, hal ini dapat membuat pori-pori tersumbat dengan noda dan jerawat.

Meskipun minum air yang banyak memberikan efek positif bagi kulit Anda, bukan berarti kulit Anda akan tetap pada kondisi yang sama untuk tahun-tahun mendatang. Nazrian mengatakan bahwa meskipun secara klinis kulit yang terhidrasi dapat meminimalkan tanda-tanda penuaan, namun pada tingkat histopatologi (ketika diperiksa di bawak mikroskop) keriput masih terlihat, sehingga tidak ada perubahan yang permanen pada kulit. Yang jelas, jika Anda mengurangi asupan air, tanda-tanda penuaan akan semakin terlihat.

Untuk lebih jelasnya, di bawah ini merupakan manfaat air terhadap kulit:

  1. Air penting untuk menjaga kelembapan kulit secara optimal dan memberikan nutrisi penting untuk sel-sel kulit. Air melengkapi kebutuhan jaringan kulit dan meningkatkan elastisitas kulit. Hal tersebut membantu penundaan munculnya tanda-tanda penuaan seperti keriput dan garis-garis halus.
  2. Air adalah pengganti yang tepat untuk segala perawatan anti-aging. Air dapat menjaga kulit terhidrasi dan berkilau sehingga dapat meningkatkan warna kulit. Untuk kulit yang halus dan elastis, minum air dengan jumlah yang memadai lebih penting daripada memakai krim topikal.
  3. Minum cukup air dapat memerangi gangguan kulit seperti psoriasis, keriput, dan eksim. Air juga dapat meningkatkan tingkat metabolisme dan memperlancar sistem pencernaan membuang racun yang ada di dalam tubuh. Hal ini akan membuat Anda memiliki kulit yang sehat dan bersinar.

Hal ini telah dibuktikan oleh seorang wanita berumur 42 tahun yang bernama Sarah Smith pada dailymail.co.uk. Pada awalnya ia hanya minum air putih pada saat makan siang dan makan malam. Namun setelah ia merasa banyak komplikasi di tubuhnya seperti pusing dan pencernaan yang buruk, ia mulai minum air putih sebanyak 3 liter per harinya. Selain mengobati pusing dan memperbaiki pencernaan, air ternyata dapat membuat kulit Sarah berubah.  

Setelah empat minggu mengonsumsi air putih sebanyak 3 liter per hari, keriput di wajahnya memudar, lingkaran hitam di sekitar mata menghilang karena air dapat membantu kulit memperbaharui sel-selnya.

Tingkat dehidrasi di tubuh kita juga dapat terlihat dari turgor kulit (kelenturan kulit). Ketika orang yang mengalami dehidrasi menarik kulitnya dan melepaskannya kembali, kulitnya akan lebih lama kembali ke keadaan yang semula dibandingkan dengan orang yang memiliki cukup cairan dalam tubuhnya.

BACA JUGA:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca