Hydrating vs Exfoliating, Mana Jenis Toner yang Lebih Baik?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 November 2020 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Untuk mendapatkan kulit yang bersih dan sehat, melakukan satu tahap pembersihan dengan sabun pencuci muka saja tidaklah cukup. Anda juga membutuhkan hydrating toner atau exfoliating toner yang ditentukan dari jenis kulit serta kebutuhannya.

Apa perbedaan keduanya dan mana yang lebih baik untuk kulit wajah Anda? Berikut ulasannya.

Sekilas tentang fungsi toner

cara pakai toner

Mungkin beberapa dari Anda belum benar-benar mengetahui apa itu toner dan alasan mengapa produk perawatan yang satu ini sangat penting untuk dimasukkan ke dalam rutinitas perawatan kulit.

Toner adalah salah satu produk perawatan yang dibuat untuk menghilangkan sel-sel kulit mati dan kotoran yang masih tersisa setelah tahap cleansing. Dalam rangkaian skin care, pemakaian toner dilakukan setelah double cleansing dengan cairan pembersih dan sabun cuci muka.

Fungsi utama toner adalah melembapkan kulit wajah dan menyesuaikan nilai pH-nya sehingga kesehatan kulit wajah selalu terjaga. Kulit yang lembap nantinya mampu menyerap bahan aktif dari produk skin care selanjutnya dengan lebih baik.

Meski begitu, setiap jenis toner sebenarnya memiliki beragam fungsi yang ditentukan dari bahan aktifnya. Sebagai contoh, hyaluronic acid dan gliserin dapat melembapkan kulit. Sementara itu, natrium PCA membantu mengontrol minyak berlebih dan witch hazel ampuh untuk mengatasi peradangan akibat jerawat.

Kandungan lainnya pada toner juga membantu mengecilkan pori-pori, membuat wajah lebih halus, mengencangkan kulit, serta mencegah infeksi. Bahkan, ada pula toner dengan kandungan asam yang mengelupas lapisan kulit mati penyebab kulit kusam.

Jenis toner yang tersedia

Buah-buahan bahan skin care alami

Jika dicermati menurut kandungannya, ada banyak sekali jenis toner yang tersedia di pasaran. Akan tetapi, toner secara umum dibedakan menjadi dua kategori besar, yaitu exfoliating toner (toner eksfoliasi) dan hydrating toner (toner pelembap).

Siapa pun dapat menggunakan exfoliating toner maupun hydrating toner. Meski begitu, fungsi toner yang Anda gunakan akan lebih optimal bila disesuaikan dengan masalah kulit yang tengah Anda hadapi atau target yang ingin Anda capai.

Berikut perbedaan antara keduanya.

1. Exfoliating toner

Exfoliating toner adalah toner dengan fungsi utama mengangkat sel-sel kulit mati dan mengelupas lapisan kulit terluar. Toner jenis ini akan membersihkan kulit dari kotoran yang tersisa dari langkah sebelumnya serta sisa makeup dari wajah.

Exfoliating toner terbuat dari perpaduan alpha dan beta-hydroxy acid (AHA dan BHA) serta senyawa turunannya. Senyawa turunan yang dimaksud antara lain salicylic acid, glycolic acid, dan lactic acid. Setiap jenis asam memiliki kegunaannya tersendiri.

AHA adalah jenis asam larut air yang terbuat dari buah-buahan. Asam ini digunakan untuk mengatasi hiperpigmentasi ringan, pori-pori besar, kerutan, dan warna kulit yang tidak merata. AHA juga bisa memudarkan bekas jerawat dan menangkal penuaan dini.

Di sisi lain, BHA adalah asam larut minyak yang digunakan untuk mengatasi masalah jerawat dan kerusakan akibat paparan sinar matahari. Senyawa ini bekerja langsung pada kelenjar minyak untuk mengurangi produksi minyak yang berlebih.

2. Hydrating toner

Hydrating toner adalah jenis toner dengan kegunaan utama melembapkan kulit wajah. Dengan membuat kulit lebih lembap, hydrating toner turut mempersiapkan kulit Anda untuk menerima produk-produk perawatan kulit selanjutnya.

Ini karena kulit yang lembap mampu menyerap bahan-bahan aktif dalam produk skin care dengan lebih baik. Jadi, manfaat produk selanjutnya seperti serum dan essence, masker, hingga tabir surya akan lebih terasa pada kulit wajah.

Bahan aktif yang paling sering ditemukan pada hydrating toner adalah hyaluronic acid, gel lidah buaya, dan vitamin E. Beberapa jenis hydrating toner mungkin juga memiliki kandungan asam amino, nutrisi buah-buahan, hingga ekstrak bunga.

Manakah toner yang lebih baik?

skincare untuk menghilangkan bekas jerawat

Hydrating toner dan exfoliating toner sama-sama menjadi bagian yang penting dalam rutinitas perawatan Anda. Namun, keduanya perlu disesuaikan dengan jenis kulit yang Anda miliki.

Berikut panduan pemakaian untuk masing-masing jenis toner.

1. Exfoliating toner untuk kulit normal dan berminyak

Exfoliating toner kurang cocok jika digunakan pada kulit yang kering dan sensitif. Efek samping dari pemakaian toner dengan AHA bisa membuat kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari. Kulit juga rentan mengalami iritasi, bengkak, dan gatal-gatal.

Efek lain yang kerap terjadi setelah penggunaan produk dengan AHA dan BHA adalah kulit yang bersisik akibat pengelupasan sel kulit yang mati. Meski demikian, biasanya efek ini akan menghilang dalam beberapa minggu.

Exfoliating toner lebih cocok digunakan untuk orang yang punya kulit berminyak atau normal. Bila kulit Anda mudah berjerawat, pilihlah exfoliating toner dengan kandungan salicylic acid dan glycolic acid yang sifat antimikrobanya dapat memerangi jerawat.

2. Hydrating toner untuk kulit kering

Hydrating toner merupakan produk terbaik untuk kulit kering dan sensitif yang perlu kelembapan ekstra. Jenis toner yang satu ini juga cocok untuk orang yang sudah mulai mengalami penuaan kulit.

Namun, pemakaian hydrating toner yang kurang tepat juga bisa menimbulkan masalah pada kulit. Ini biasanya disebabkan karena toner mengandung hyaluronic acid dengan konsentrasi lebih dari dua persen atau gel lidah buaya yang berkontak dengan kulit teriritasi.

Kandungan hyaluronic acid dalam toner bisa menerobos ke lapisan terdalam kulit. Hal ini berpotensi menarik masuk partikel sisa kotoran yang tidak diinginkan seperti bahan kimia atau bakteri yang tadinya berada di permukaan kulit.

Sementara itu, lidah buaya yang cenderung aman sebenarnya tidak boleh digunakan pada kulit yang sedang terluka, misalnya akibat jerawat. Pasalnya, lidah buaya dapat menurunkan kemampuan alami kulit untuk pulih dari luka.

Cara menggunakan tiap jenis toner

berapa lama skin care menunjukkan hasil

Cara memakai kedua jenis toner sebenarnya cukup sederhana. Tuangkan beberapa tetes toner ke atas kapas, kemudian usapkan ke wajah Anda. Usap perlahan dari sisi tengah wajah ke luar sambil menghindari area mata dan mulut.

Ada juga produk toner dalam kemasan semprotan. Cara menggunakannya juga cukup dengan menyemprotkan produk pada muka sebanyak 3-4 kali, lalu tepuk-tepuk wajah agar bahan menyerap. Biasanya, hydrating toner menggunakan kemasan jenis ini.

Namun, banyak yang menganggap menyemprot toner tanpa mengusapnya tidak akan membersihkan wajah dari sisa kotoran. Oleh sebab itu, agar wajah benar-benar bersih, muncullah metode double toning dengan menggunakan dua jenis toner yang berbeda.

Teknik pembersihan dengan double toning dilakukan dengan memadukan keduanya, yaitu mengusapkan exfoliating toner terlebih dahulu menggunakan kapas, kemudian dilanjutkan dengan menyemprotkan produk hydrating toner.

Ingatlah bahwa setiap jenis kulit membutuhkan toner yang berbeda. Jadi, cara double toning belum tentu cocok pada kulit Anda. Cara terbaik adalah tetap menggunakannya sesuai dengan petunjuk pemakaian pada kemasan.

Satu lagi yang perlu Anda cermati adalah rutinitas pemakaian produk. Baik hydrating maupun exfoliating toner, keduanya dapat menjadi toner terbaik untuk jenis kulit Anda bila digunakan secara rutin dalam rangkaian perawatan wajah.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Alpha Arbutin, Bahan Andalan untuk Mencerahkan Kulit

Alpha arbutin adalah pilihan yang aman untuk Anda yang ingin mencerahkan kulit wajah. Apa saja manfaat dari alpha arbutin untuk wajah?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Perawatan Kulit, Hidup Sehat 30 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

Kesalahan Saat Memakai Skincare yang Mungkin Anda Lakukan

Skincare Anda tidak bekerja dengan baik? Mungkin Anda melakukan beberapa kesalahan yang tanpa sadari Anda lakukan saat memakai skincare. Apa saja?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Hidup Sehat, Kecantikan 9 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

Tanda-tanda yang Muncul Saat Anda Harus Segera Ganti Produk Skin Care

Bagaimana kita bisa tahu kalau kulit kita tidak cocok dengan produk perawatan wajah tertentu? Apa saja tanda-tanda kita harus ganti produk skin care?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Hidup Sehat, Kecantikan 14 Desember 2019 . Waktu baca 4 menit

Fungsi Essence dalam Skin Care dan Siapa yang Membutuhkannya

Essence mulai mendapat perhatian seriring dengan munculnya tren skin care Korea. Tetapi, apakah essence memang punya fungsi penting untuk kesehatan kulit?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Hidup Sehat, Kecantikan 28 November 2019 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jerawat gara-gara kacamata

Cara Mencegah Masalah Jerawat Gara-gara Pemakaian Kacamata

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 22 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
Skin care dengan asam aktif

Manfaat dan Cara Aman Pakai Skin Care yang Mengandung Asam Aktif

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 8 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit
anak pakai skin care

Perlukah Anak Pakai Skin Care? Seperti Apa Produknya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2020 . Waktu baca 5 menit
berapa lama skin care menunjukkan hasil

Fungsi Produk Skin Care dan Urutan Pemakaiannya Secara Umum

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 5 Februari 2020 . Waktu baca 10 menit