Perbedaan Essence dan Serum dalam Rangkaian Pemakaian Skincare

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagi Anda yang suka pakai produk skincare, pasti tidak asing lagi dengan essence dan serum. Banyak yang mewajibkan pakai keduanya, bahkan untuk harian. Namun, apa sebenarnya perbedaan essence dan serum? Apakah keduanya bisa digunakan sekaligus?

Perbedaan fungsi essence dan serum

penggunaan essence untuk kulit

Serum wajah dan essence memiliki fungsi yang hampir sama, yaitu menghaluskan, melembapkan, dan meratakan rona kulit wajah. Keduanya juga dibuat dari bahan aktif dengan konsentrasi yang lebih tinggi dibandingkan produk-produk lain.

Baik serum maupun essence sama-sama berbahan dasar air, tapi tekstur essence lebih cair dan ringan dibandingkan serum. Pada dasarnya, essence adalah versi lebih encer dari serum atau merupakan gabungan antara produk toner dan serum.

Namun, perbedaan essence dan serum tidak berhenti sampai di situ. Menurut Rachel Nazarian, MD, perwakilan dari American Academy of Dermatology, fungsi essence yang utama adalah membantu penyerapan produk skincare selanjutnya.

Dengan begitu, produk-produk skincare yang Anda pakai selanjutnya bisa meresap lebih baik dan bekerja dengan lebih ampuh. Pada saat yang sama, essence juga membantu menenangkan iritasi, melembapkan kulit, dan mencegah penuaan dini.

Di sisi lain, serum adalah sejenis pelembap berbahan ringan yang bisa meresap jauh ke dalam kulit. Setiap jenis serum dibuat khusus dengan bahan-bahan aktif tertentu yang berfungsi memperbaiki masalah kulit.

Serum wajah bekerja menargetkan masalah kulit yang lebih spesifik. Misalnya serum dengan kandungan hyaluronic acid berfungsi mengatasi kulit kering, sedangkan serum vitamin C menyamarkan flek dan noda hitam serta meratakan rona warna kulit.

Cara Memakai Serum Wajah yang Benar Agar Hasil Lebih Maksimal

Berdasarkan fungsi, serum wajah dibagi menjadi:

  • serum sebagai produk anti-aging,
  • serum pencerah wajah,
  • serum pelembap wajah,
  • serum penangkal radikal bebas,
  • serum untuk kulit sensitif dan rentan berjerawat, dan
  • serum untuk memperbaiki tekstur wajah.

Essence bisa dibilang memberikan fungsi serupa dengan serum, tapi sifatnya lebih lembut dibandingkan serum yang pekat. Jadi, essence mungkin lebih cocok untuk pemilik kulit kering, sensitif, dan mudah berjerawat yang harus ekstra hati-hati memilih produk skincare.

Perbedaan cara pakai essence dan serum

perawatan kulit untuk kanker kulit

Essence dan serum sebaiknya digunakan secara berurutan. Sebagian besar produsen produk skincare pun menyarankan konsumen untuk memakai essence terlebih dulu karena teksturnya yang lebih ringan dibandingkan serum.

Jika diurutkan dari langkah pertama, essence dapat Anda gunakan setelah mencuci muka dan memakai toner. Setelah essence meresap dengan baik ke dalam kulit, barulah Anda bisa memakai serum.

Tanda bahwa essence sudah meresap dengan baik adalah kulit wajah terasa lembap dan lentur. Wajah tidak terasa berminyak ataupun lengket. Hasil ini seharusnya bisa terasa dalam 1 – 2 menit setelah Anda menggunakan essence.

Oleh karena sifatnya yang lebih ringan, essence dapat dipakai pada pagi dan malam hari. Sementara itu, serum wajah sebaiknya digunakan pada pagi hari sebelum makeup atau di malam hari sebelum tidur.

Serum dan essence hanya akan bekerja dengan optimal bila digunakan secukupnya. Penggunaan secara berlebihan justru akan mempersulit penyerapan bahan-bahan aktif ke lapisan terdalam kulit sehingga manfaatnya pun berkurang.

Mana yang lebih baik: essence atau serum?

jenis dan fungsi serum wajah

Terlepas dari perbedaan dalam tekstur serta fungsinya, essence dan serum memiliki fungsi yang sama baiknya untuk kulit Anda. Keduanya juga sama-sama membantu melembapkan kulit dan mengatasi berbagai masalah pada kulit.

Akan tetapi, keduanya tidak harus selalu dipakai berbarengan. Anda dapat memakai essence dan serum berdasarkan tipe kulit dan masalah spesifik apa yang ingin Anda tuntaskan.

Apabila ingin mengatasi kulit kering, gunakan serum yang teksturnya lebih kental dan kaya sehingga bekerja lebih baik melembapkan kulit. Pilihlah produk dengan bahan aktif yang mampu melembapkan seperti hyaluronic acid, gliserin, dan ceramide.

Begitu pun bila Anda mencari serum untuk mengatasi masalah keriput, wajah kusam, atau garis-garis halus. Carilah serum dengan bahan aktif berupa retinol, alpha arbutin, niacinamide, maupun zat pencerah lainnya.

Namun, apabila Anda merasa kurang nyaman memakai serum karena efeknya terlalu keras di kulit, Anda bisa memilih essence yang lebih ringan. Pilihlah essence dengan kandungan bahan aktif yang mirip dengan serum yang Anda cari.

Meskipun memiliki sedikit perbedaan fungsi, essence dan serum sama-sama bisa memberikan hasil yang baik. Pastikan Anda memilih produk yang tepat serta memahami cara memakai essence dan serum dengan benar.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Waspada Brazilian Blowout, Teknik Meluruskan Rambut dengan Formalin

Smoothing sudah menjadi cara lama untuk meluruskan rambut. Sekarang ada tren Brazilian blowout dengan metode baru. Benarkah lebih aman dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Perawatan Rambut & Kulit Kepala, Kesehatan Kulit 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Mengatasi Mimisan dengan Cepat, Mulai dari Bahan Alami hingga Obat Medis

Mimisan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja, tapi Anda tak perlu panik. Berikut adalah berbagai obat mimisan alami yang ampuh hentikan perdarahan.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

5 Penyebab Bercak Putih di Puting Susu dan Cara Mengatasinya

Pernahkah Anda memiliki bintik atau bercak putih di puting susu atau sekitarnya? Tak usah khawatir, kenali penyebab dan cara mengatasinya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Payudara Terasa Sakit, Apa Penyebabnya Selalu Kanker?

Penyebab payudara sakit kerap dikaitkan dengan kanker. Namun, apakah anggapan itu benar? Bagaimana penjelasan lengkapnya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kanker Payudara, Kanker 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara merangsang istri

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
telat datang bulan

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
mengatasi kesepian

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit