6 Jenis Vitamin untuk Kulit Sehat, Cerah, dan Awet Muda

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17/06/2019 . Waktu baca 12 menit
Bagikan sekarang

Kulit yang sehat berasal dari dalam diri Anda. Ya, Setiap makanan yang kita makan akan tercermin pada kondisi kulit saat ini. Kulit akan senantiasa tampak lembut dan cerah bercahaya jika Anda membiasakan  diri untuk makan makanan sehat yang kaya vitamin dan mineral. Lalu, apa saja vitamin untuk kulit, agar sehat dan tetap terlihat awet muda?

Jenis vitamin yang dibutuhkan tiap hari agar kulit sehat

vitamin saat puasa

Faktanya, ada banyak jenis vitamin yang dibutuhkan kulit untuk tetap sehat dan cerah. Berikut adalah jenis vitamin untuk kulit yang harus Anda penuhi setiap hari, yaitu:

1. Vitamin E

Manfaat vitamin E sudah sangat dikenal untuk menjaga kesehatan kulit. Vitamin ini bisa diandalkan untuk:

  • Menyembuhkan kulit yang kasar dan kering
  • Menjaga kulit agar tetap kenyal dan lembut
  • Mencegah kerusakan kulit akibat sinar UV dari matahari
  • Menghilangkan bekas luka membandel
  • Mengatasi iritasi kulit

Ketika dioleskan ke kulit, vitamin E juga mampu menyerap sinar UV matahari yang berbahaya dan membantu meninimalisir dampak kerusakannya.

Menurut AKG dari Kemenkes RI, rata-rata orang dewasa butuh vitamin E sebesar 15 mg per hari. Biasanya tubuh memproduksi vitamin E melalui sebum, yaitu minyak yang dikeluarkan melalui pori-pori kulit. Jika jumlahnya seimbang, sebum membantu menjaga kulit dari kekeringan.

Sebaliknya, jika Anda memiliki kulit yang sangat kering, mengonsumsi makanan sumber vitamin E terbaik bisa jadi solusinya. Anda bisa mendapatkan vitamin E dari makanan seperti bayam, kacang-kacangan, biji bunga matahari, dan minyak zaitun. Vitamin E juga dapat Anda temukan di dalam berbagai produk perawatan kecantikan.

Jika Anda merasa dari makanan saja tidak cukup, Anda bisa mengonsumsi suplemen vitamin E. Namun, konsultasikan dulu ke dokter sebelum Anda menggunakannya. Terlalu banyak vitamin E di dalam tubuh juga akan menyebabkan diare, perut kram, hingga sakit kepala.

2. Vitamin A

Vitamin A terkenal bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Namun, vitamin A juga baik untuk menjaga kesehatan kulit. 

Telah banyak penelitian yang menyatakan bahwa vitamin A punya banyak manfaat untuk kesehatan kulit seperti:

  • Memperbaiki jaringan kulit yang rusak dan memelihara jaringan sehat
  • Mengurangi kerutan dan garis halus
  • Mengatasi bercak kusam pada wajah
  • Menghaluskan kulit
  • Membantu mengendalikan jerawat

Orang dewasa membutuhkan vitamin A sebanyak 600 mikrogram setiap harinya. Anda bisa mendapatkan asupan harian vitamin A melalui beragam jenis makanan, di antaranya ubi jalar, wortel, dan sayuran berdaun hijau tua. 

Vitamin untuk kulit ini juga terdapat pada berbagai jenis perawatan kecantikan, misalnya krim wajah atau krim mata. Retinol, tretinoid, isotretinoin termasuk turunan vitamin A yang banyak digunakan dalam produk perawatan kulit.

Retinoid misalnya membantu mempercepat tingkat pergantian sel. Hal ini membuat tekstur dan warna kulit lebih bersi dan cerah. Selain itu, retinoid juga termasuk obat jerawat yang efektif dan zat yang dapat memperlambat tanda-tanda penuaan. Anda harus hati-hati saat menggunakan retinoid. Pasalnya zat yang satu ini sangat sensitif terhadap sinar matahari. Selalu gunakan tabir surya jika hendak keluar rumah setelah memakai retinoid pada kulit wajah.

Hati-hati juga saat mengonsumsi suplemen, karena kelebihan vitamin A di dalam tubuh juga bisa menimbulkan efek samping. Berbagai efek yang biasanya muncul yaitu menurunnya nafsu makan, gangguan kesehatan tulang, mual dan muntah, hingga penglihatan kabur.

3. Vitamin B kompleks

Vitamin B kompleks terkandung dalam beragam jenis makanan, seperti oatmeal, beras, telur, dan pisang. Vitamin B kompleks mengandung biotin yang merupakan dasar pembentuk kuku, kulit, dan sel rambut.

Beberapa vitamin B-kompleks juga dapat meningkatkan kesehatan kulit. Sebuah penelitian di tahun 2018 menunjukkan bahwa vitamin B bisa membantu tubuh memproduksi sel-sel kulit baru yang lebih sehat. Sebaliknya, kekurangan vitamin B kompleks dapat menyebabkan dermatitis.

Vitamin B3 atau niacinamide banyak digunakan untuk membantu mengurangi munculnya bintik-bintik penuaan dan perubahan warna kulit. Sementara vitamin B-5 atau asam pantotenat membantu mengatasi jerawat dan penuaan kulit.

Ada berbagai jenis vitamin B dan masing-masing vitamin dibutuhkan dalam jumlah yang berbeda, seperti:

  • Vitamin B1: 1-1,2 miligram
  • Vitamin B2: 1,3-1,6 miligram
  • Vitamin B3: 12-15 miligram
  • Vitamin B5: 5 miligram
  • Vitamin B6: 1,3-1,5 miligram
  • Vitamin B12: 2,4 mikrogram

Di pasaran, ada banyak suplemen yang mengandung semua kebutuhan vitamin B kompleks hanya dalam satu butir saja. Namun kembali lagi, kebutuhan vitamin B kompleks juga tergantung dengan usia dan kondisi kesehatan masing-masing orang. Jadi, untuk mengetahui kebutuhan dari vitamin B yang Anda butuhkan, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Ada banyak krim perawatan kulit yang mengandung vitamin B kompleks. Biasanya, krim tersebut mudah diserap ke dalam sel kulit dan membuat kulit menjadi terlihat lebih bercahaya. 

Krim kulit yang mengandung vitamin E, B5, dan B3 misalnya bisa meningkatkan warna dan tekstur kulit dalam waktu 6 minggu. Bukti ini didapat dari penelitian terbitan Indian Journal Of Dermatology, Venereology And Leprology. Penelitian tersebut juga menemukan bahwa krim ini mampu mengurangi tanda penuaan dan hiperpigmentasi kulit.

Bila Anda memutuskan untuk menggunakan suplemen tambahan, lebih baik diskusikan dulu dengan dokter. Kelebihan vitamin B kompleks juga dapat menyebabkan keracunan dan berbagai gangguan fungsi tubuh.

4. Vitamin C

Jenis vitamin untuk kulit yang satu ini kerap kali disebut sebagai antioksidan. Ya, vitamin C tak hanya bisa bikin Anda kebal dari serangan penyakit infeksi, tapi juga baik bagi kesehatan kulit. Dalam tubuh vitamin ini terkandung di dalam epidermis (kulit bagian luar) serta dermis (kulit bagian dalam).

Vitamin ini juga mengandung kolagen, yang bermanfaat untuk meningkatkan kekenyalan dan kelembapan kulit dari dalam. Itu sebabnya vitamin C kerap menjadi salah satu bahan utama dalam produk perawatan kulit antipenuaan (anti aging).

Adapun beberapa manfaat vitamin C untuk kulit, yaitu:

  • Mencegah penuaan dini
  • Mengurangi kerutan di wajah
  • Mencegah dan mengatasi kulit kering
  • Membantu menyamarkan noda hitam di kulit
  • Melindungi kulit dari sinar matahari berbahaya
  • Mengurangi kerusakan sel dan membantu proses penyembuhan luka

Dalam satu hari, vitamin C yang harus didapatkan orang dewasa adalah sebanyak 90 miligram untuk laki-laki dan 75 miligram untuk wanita. Selain suplemen, vitamin C bisa ditemukan pada beragam jenis buah dan sayuran seperti, jeruk, paprika, stroberi, kembang kol, dan sayuran hijau.

Namun perlu diingat bahwa menggunakan suplemen atau suntik vitamin C juga dapat meningkatkan jumlah vitamin ini di dalam tubuh. Jika berlebihan, Anda akan mengalami gangguan seperti diare, mual, dan muntah.

5. Vitamin K

Vitamin K sering jadi salah satu komposisi dari krim steroid yang merupakan obat jerawat atau untuk masalah kulit lainnya. Vitamin ini sendiri sudah terbukti dapat membantu atasi masalah kulit seperti:

  • Stretch mark
  • Bekas luka
  • Bintik hitam
  • Lingkaran hitam di bawah mata
  • Memar

Mengoleskan losion yang mengandung vitamin K bisa membantu memudarkan perubahan warna kulit dan mengurangi keriput.

Vitamin K yang dibutuhkan oleh orang dewasa dalam satu hari yaitu 65 mikrogram untuk laki-laki dan 55 mikrogram untuk wanita. Perkaya asupan vitamin K Anda dengan mengonsumsi beragam jenis makanan salah satunya sayuran berdaun hijau tua, seperti bayam, brokoli, dan sawi.

Namun perlu diingat kelebihan vitamin K juga tidak baik. Terlalu banyak vitamin K bisa membuat darah menjadi menggumpal. Jika Anda sedang mengonsumsi obat pengencer darah, mengonsumsi vitamin K berlebihan bisa mengganggu pengobatan. Oleh sebab itu, tanyakan pada dokter Anda kira-kira apa saja sumber vitamin K alternatif yang baik untuk Anda konsumsi.

6. Vitamin D

Vitamin D tak hanya bagus untuk kekuatan tulang dan gigi. Vitamin ini juga membantu kulit memperbaiki diri dengan merangsang pertumbuhan sel kulit baru. Oleh sebab itu, kadar vitamin D yang tidak memadai bisa memicu berbagai masalah kulit.

Vitamin D juga berperan penting untuk meringankan peradangan pada kulit. Peradangan bisa menyebabkan kulit mengalami iritasi hingga mengalami masalah seperti jerawat dan eksim. Sebuah penelitian dalam Journal of Dermatological Treatment membuktikan bahwa krim yang mengandung vitamin D dan E mampu meringankan gejala dermatitis atopik.

Selain dari suplemen dan losion, ada banyak sumber vitamin D alami yang bisa dikonsumsi. Susu, sereal, salmon, tuna, kuning telur, dan hati sapi termasuk vitamin D alami yang bagus untuk kesehatan kulit Anda.

Tak hanya itu, sinar matahari pagi termasuk sumber vitamin D alami yang juga baik untuk kulit. Anda hanya perlu berjemur 10 hingga 15 menit untuk setiap hari untuk mendapatkan manfaatnya.

Namun, jika Anda memiliki risiko kanker kulit, sebaiknya konsultasikan terlebih dulu ke dokter sebelum berjemur. Tanyakan kira-kira kapan dan berapa lama paparan sinar matahari yang aman untuk Anda.

Mineral untuk kesehatan kulit

kelebihan zinc

Vitamin dan mineral kerap disamakan karena sering disebut bersamaan. Namun keduanya adalah zat yang berbeda dengan kegunaannya masing-masing.

Tidak ada salahnya mengonsumsi berbagai mineral berbarengan dengan vitamin, karena ada beberapa mineral yang juga bagus untuk kesehatan kulit Anda.

Zink

Tak banyak yang tahu bahwa lapisan terluar kulit memiliki kandungan zink lima kali lebih banyak dibandingkan dengan lapisan di bawahnya. Zink dibutuhkan tubuh untuk menjaga dinding sel tetap stabil saat sel membelah dan tumbuh.

Oleh karenanya, zink membantu kulit untuk lebih cepat sembuh saat terjadi cedera. Selain itu, zink juga bisa melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV. Ini karena zink juga berperan sebagai antioksidan di dalam tubuh.

Ketika tubuh kekurangan mineral yang satu ini, kulit akan terlihat mengalami ruam gatal mirip dengan eksim.  Selain itu, orang yang kekurangan zink juga akan mengalami diare, kerontokan, kuku yang tumbuh lebih lambat, hingga munculnya lesi kulit pada bagian yang terkena tekanan atau gesekan berulang.

Untuk itu, selalu cukupi kebutuhan zink baik dari suplemen maupun makanan. Adapun berbagai makanan yang mengandung zink yaitu tiram, gandum, hati sapi, biji wijen, daging sapi, udang, kacang merah, dan kacang tanah.

Selenium

Selenium adalah mineral yang membantu antioksidan tertentu untuk melindungi kulit dari sinar UV. Antioksidan membantu menangkal radikal bebas di dalam tubuh yang bisa membuat kulit menjadi lebih tua. Bahkan, kekurangan selenium bisa meningkatkan risiko kanker kulit.

Tak perlu bingung, Anda bisa mengonsumsi berbagai sumber makanan yang mengandung selenium seperti:

  • Tuna sirip kuning
  • Tiram
  • Biji bunga matahari
  • Jamur shitake
  • Ayam
  • Telur
  • Ikan sarden

Namun meski dibutuhkan untuk kesehatan, mengonsumsinya terlalu banyak juga bisa membahayakan tubuh. Batas konsumsi selenium per hari yaitu sekitar 55 mikrogram. Biasanya seseorang bisa mengalami keracunan selenium ketika mengonsumsi suplemen dengan dosis yang terlalu tinggi. Berbagai gejala keracunan selenium yaitu:

  • Rambut rontok
  • Pusing
  • Mual
  • Muntah
  • Tremor
  • Nyeri otot

Pada kasus yang parah, keracunan akut bisa menyebabkan masalah usus, saraf, serangan jantung, gagal ginjal, hingga kematian. Untuk menghindari hal ini, selalu berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter mengenai dosis dan petunjuk minumnya.

Jangan kebanyakan minum suplemen vitamin

akibat kelebihan vitamin A

Banyak orang memilih untuk mengonsumsi vitamin dari suplemen karena lebih praktis. Namun, terlalu banyak mengonsumsi vitamin juga akan menyebabkan berbagai efek samping bagi tubuh Anda. Maka dari itu, pastikan berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk mengetahui pasti kebutuhan harian Anda.

Untuk mengecek kadar vitamin dalam tubuh, dokter biasanya akan melakukan tes darah. Tes ini mampu menentukan apakah Anda mengalami kekurangan vitamin tertentu atau tidak. Selain itu, dokter juga akan memberikan rekomendasi kira-kira suplemen apa yang cocok dan aman dikonsumsi.

Patuhi rekomendasi dari dokter mengenai dosis dan aturan minum vitamin yang diberikan untuk menangani masalah kulit Anda.

Jangan sembarangan minum vitamin apalagi dengan dosis yang sengaja dilebihkan guna mendapat manfaat maksimal. Bukannya mendapatkan manfaat Anda justru bisa mengalami overdosis yang akan membahayakan tubuh.

Konsumsilah vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh sesuai dengan anjuran. Pasalnya, beda usia dan jenis kelamin beda pula kebutuhan vitamin dan mineral hariannya.

Untuk itu, penting sekali untuk menanyakan terlebih dahulu pada dokter mengenai jenis dan dosis yang cocok untuk Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Hal yang Perlu Dipersiapkan Saat Keluar Rumah di Masa New Normal

Ada beragam persiapan yang perlu dibawa saat beraktivitas di luar ruangan pada masa New Normal. Cari tahu daftar perlengkapan yang perlu disediakan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Konten Bersponsor
persiapan saat new normal
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 6 menit

9 Cara Lindungi Diri Jalankan Hobi di Luar Ruang saat Adaptasi Kebiasaan Baru

PSBB memang mulai longgar, tetapi tetap ikuti tips lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru agar terhindar dari COVID-19, Sobat Sehat!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
lindungi diri di adaptasi kebiasaan baru
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Pria kadang suka "keluar" duluan. Adakah cara agar seks menjadi lebih lama? Yuk simak berbagai cara tahan lama pria saat berhubungan seks di bawah ini.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 28/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Tidur Sebaiknya Pakai Bra atau Tidak?

Yang jelas, kabar bahwa tidur pakai bra bisa menyebabkan kanker payudara, itu sama sekali tidak benar. Tapi, apakah ini berarti kita boleh tidur pakai bra?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Fakta Unik 28/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
menghadapi kecemasan di new normal

Tips Menghadapi Kecemasan Kembali Beraktivitas di Era New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 03/08/2020 . Waktu baca 5 menit
nutrisi untuk mencegah covid

Penuhi Nutrisi Ini untuk Mencegah Penularan Coronavirus saat New Normal

Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 9 menit
lemak paha sulit dihilangkan

Lemak Paha Anda Sulit Dihilangkan? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 30/07/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor

8 Tips Lari di Luar Ruangan saat Masa New Normal

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 29/07/2020 . Waktu baca 5 menit