Manfaat Rutin Melakukan Yoga Bridge Pose pada Fisik dan Mental

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11/06/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Bridge pose menjadi salah satu pose yoga yang punya banyak manfaat. Mulai dari memperkuat kaki, memberi energi pada kesehatan fisik, hingga membantu menjaga kesehatan mental.

Dapat dilakukan dengan berbagai modifikasi dan variasi menjadikan pose yoga ini pilihan tepat baik bagi yang baru memulai yoga ataupun yang telah mahir.

Beragam manfaat bila rutin lakukan yoga bridge pose

Manfaat yoga bridge pose

Untuk melakukan postur yoga bridge pose, ikuti langkah-langkah berikut.

Berbaring terlentang, tekuk lutut, letakkan telapak kaki menapak di atas matras. Posisikan tumit sejajar vertikal dengan tulang ekor. Kuatkan paha dan tulang ekor lalu angkat pinggul ke atas. Posisikan dagu menempel dengan dada. Letakkan kedua lengan menekan ke lantai dan Anda bisa posisikan kepalan tangan di antara kedua tumit.

Jika ini membuat terlalu banyak tekanan pada bagian bawah punggung, Anda bisa memodifikasinya dengan meletakkan blok penyangga di tulang ekor. Ini disebut modifikasi restorasi.

Modifikasi dan variasi manapun yang Anda pakai, gerakan yoga bridge pose memberikan berbagai manfaat kesehatan yang patut dicoba.

Manfaat fisik dari yoga bridge pose

Manfaat yoga bridge pose

Untuk Anda yang bukan atlet, bridge pose akan menarik tubuh depan dan tubuh belakang, menciptakan ruang antara tulang belakang dan mengurangi tekanan pada cakram (ruas-ruas tulang belakang). Gerakan ini sebagai alternatif pereda rasa nyeri punggung.

Bridge pose memiliki manfaat meregangkan dan memperkuat otot-otot tubuh dan membantu memperbaiki postur.

Banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam membungkuk di depan meja kerja. Hal tersebut menyebabkan bahu membungkuk ke depan dan ketegangan di dada. Karenanya, aktivitas tersebut  bisa melemahkan otot-otot di punggung dan leher.

Saat melakukan gerakan bridge pose, bagian pundak akan menekan ke lantai dan dada akan terbuka. Jika dilakukan secara rutin, pose ini bisa membantu memperbaiki postur bungkuk pada bahu.

Pose ini juga membantu Anda mengembangkan kesadaran pada otot-otot di kaki dan membantu membangun kekuatan pada otot pendukung di kaki dan pinggul Anda.

Manfaat lainnya dari yoga bridge pose untuk tubuh:

  • Meredakan rasa tidak nyaman saat menstruasi.
  • Terapi untuk asma, tekanan darah tinggi, dan sinusitis.
  • Mengurangi kecemasan, kelelahan, sakit punggung, sakit kepala, dan susah tidur.

Manfaat untuk kesehatan mental

Manfaat yoga bridge pose

Yoga disebut sebagai upaya fisik yang mampu menuntun pikiran pada ketengan. Selama beberapa tahun terakhir banyak studi yang membahas soal peran yoga pada kesehatan mental. Gerakan yoga bridge pose mengurangi perasaan cemas, stres, dan mengurangi depresi ringan. 

Studi berjudul Exploring the therapeutic effects of yoga and its ability to increase quality of life, menunjukkan beberapa manfaat yoga pada kesehatan mental. 

Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa melakukan yoga dapat meningkatkan pemulihan dan pengobatan pada kecanduan, mengurangi stres dan kecemasan, memperbaiki pola tidur, serta meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dengan baik. 

Gerakan yoga secara keseluruhan, termasuk gerakan bridge pose, memiliki beragam manfaat kesehatan. Namun, untuk melakukan pose-pose tertentu tetap perlu kehati-hatian.

Bagi beberapa orang dengan kondisi medis pada lutut dan sakit leher perlu lebih dulu berkonsultasi dengan dokter untuk melakukan yoga terutama gerakan bridge pose.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Pandemi Membuat Seseorang Berisiko Mengalami PTSD?

Pandemi COVID-19 memberikan dampak beragam, beberapa orang berisiko mengalami PTSD akibat melewati peristiwa mengguncang ini. Siapa saja yang berisiko?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 22/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Sering Berpikir Negatif Bisa Tingkatkan Risiko Demensia

Selain itu studi terbaru menunjukkan bahwa berpikir negatif (negative thinking) terus menerus bisa meningkatkan risiko demensia. Apa bisa dicegah?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 20/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Keluar dari Lubang Hitam Anda Lewat Psikoterapi

Sedang mengalami masa sulit yang seakan mengisap energi dan pikiran Anda ke dalam lubang hitam? Psikoterapi bisa membantu Anda mencari solusinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 20/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Memanfaatkan Hipnoterapi untuk Menyembuhkan Trauma Psikologis

Bagi orang yang memendam trauma psikologis yang serius, dampaknya begitu terasa dalam hidup sehari-hari. Untungnya, metode hipnoterapi bisa membantu Anda.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Psikologi 18/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
tips menjaga kesehatan mental

Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental untuk Melawan Penyakit Kritis

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 13/07/2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor

Pentingnya Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental untuk Pebisnis Startup

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 5 menit
Olahraga di luar rumah pandemi

Olahraga di Luar Rumah Saat Pandemi? Perhatikan Hal-hal Ini

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 30/06/2020 . Waktu baca 4 menit
apa itu kolesterol

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit