4 Jenis Olahraga Terbaik untuk Menurunkan Tekanan Darah

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 30/12/2017
Bagikan sekarang

Tekanan darah tinggi atau yang biasa disebut hipertensi tidak bisa disembuhkan, tapi Anda bisa mengendalikan gejalanya. Justru kalau dibiarkan terus, tensi tinggi dapat mengakibatkan stroke, serangan jantung, dan berbagai gangguan kesehatan serius lainnya. Selain dengan menjaga pola makan sehat, Anda juga harus lebih rutin olahraga untuk menurunkan tekanan darah. Apa saja jenis olahraga yang bisa menurunkan tekanan darah?

Pilihan olahraga untuk menurunkan tekanan darah

1. Kardio

Olahraga kardio yang baik untuk membakar lemak dan menjaga kesehatan jantung. Olahraga kardio itu sendiri adalah jenis latihan yang menuntut tubuh untuk terus bergerak sehingga meningkatkan detak jantung.

Jantung tersusun dari otot-otot yang harus bergerak supaya lebih kuat dan kuat lagi. Bila otot jantung kuat, maka pembuluh darah dapat mengalirkan darah lebih banyak dan lebih cepat sehingga dapat mengalirkan oksigen lebih banyak ke dalam sel-sel otot. Di saat yang bersamaan, hal ini memungkinkan sel tubuh membakar lemak lebih banyak selama olahraga dan saat istirahat. Termasuk lemak yang menyumbat pembuluh darah. Inilah yang membuat kardio pilihan yang tepat sebagai olahraga untuk menurunkan tekanan darah.

Contoh latihan kardio adalah jalan kaki, jogging, menari, senam aerobik, hingga berenang.

2. Angkat beban

Prinsip kerja angkat beban untuk menurunkan tekanan darah mirip dengan olahraga kardio. Malah, angkat beban sebenarnya lebih efektif untuk membakar lemak. Penelitian Penn State melaporkan bahwa angkat beban dapat membakar lemak 3 kilogram lebih banyak ketimbang dengan olahraga aerobik (yang termasuk jenis latihan kardio).

Pakar kesehatan dan olahraga sepakat bahwa memadukan set olahraga kardio dengan angkat beban bahkan lebih efektif untuk mencapai penurunan tensi yang lebih optimal. Dilansir dari Health, penelitian dari Duke University menemukan bahwa partisipan yang melakukan sesi olahraga kombinasi kardio dan angkat beban mampu membakar lemak hingga sebanyak 7 kilogram setelah rutin olahraga selama 47 menit setiap minggu.

Anda bisa memulainya dengan angkat barbel mini di rumah atau menggunakan mesin angkat beban di gym. Namun sebaiknya mulai perlahan dan diawasi oleh pelatih pribadi. Sembarangan melakukan angkat beban yang terlalu berat malah dapat melonjakkan tekanan darah ke tingkat yang lebih berbahaya,

3. Olahraga isometrik

Jenis olahraga yang satu ini jarang didengar, namun ternyata efektif menurunkan tekanan darah. Olahraga ini melibatkan kontraksi otot jantung, namun tidak berlebihan seperti halnya olahraga angkat beban. Contoh olahraga isometrik sederhana yang bisa Anda lakukan setiap hari adalah menggenggam bola tenis kuat-kuat dan berpola. Mulai perlahan dan tingkatkan intensitasnya seiring waktu. Namun ingat, jangan berlebihan

4. Yoga

Kaitan antara yoga dan penurunan tekanan darah tidak diketahui pasti. Meski begitu, yoga dapat menurunkan stres, yang menjadi salah satu faktor risiko meningkatnya tekanan darah. Anda bisa memulainya dengan menguasai pose-pose dasar yoga.

Berapa lama harus olahraga untuk menurunkan tekanan darah?

Setiap orang disarankan untuk berolahraga setiap hari. Tidak perlu yang susah, cukup dengan jalan kaki, jogging, bersepeda, atau sparing futsal dengan teman kantor.

Di Indonesia sendiri, Anda direkomendasikan untuk melakukan olahraga selama 150 menit dalam seminggu atau 30 menit setiap hari atau minimal 3-5 kali dalam seminggu. Waktu ini bisa Anda bagi-bagi dengan teratur setiap harinya. Jika selama ini Anda belum pernah berolahraga teratur, bagi dalam beberapa sesi untu satu hari. Misalnya 15 menit untuk dua kali sehari (pagi dan sore), atau 10 menit sebanyak 3 kali dalam sehari (lari pagi, pemanasan di kantor saat makan siang, dan yoga sebelum tidur).

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Manfaat Rutin Melakukan Yoga Bridge Pose pada Fisik dan Mental

Bridge pose menjadi salah satu pose yoga yang memiliki banyak manfaat. Ragam manfaat tersebut mulai dari kesehatan fisik hingga menjaga kesehatan mental.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu

5 Tips Lancar Puasa Bagi Anda yang Punya Tekanan Darah Tinggi

Punya masalah hipertensi alias tekanan darah tinggi saat puasa tentu memberikan tantangan sendiri. Agar puasa tetap lancar, ikuti tips ampuhnya berikut ini!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Hari Raya, Ramadan 04/05/2020

6 Manfaat Jalan Kaki untuk Penderita Diabetes

Penderita diabetes perlu mengontrol diabetesnya. Salah satu yang bisa dilakukan, yaitu jalan kaki. Apa manfaat jalan kaki bagi penderita diabetes?

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila

Yoga Sebagai Salah Satu Upaya Pencegahan COVID-19

Kabar baik bagi yang suka yoga di rumah! Kabarnya, beberapa pose yoga bisa cegah COVID-19. Bagaimana ahli menjelaskan kaitan keduanya?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Coronavirus, COVID-19 24/04/2020

Direkomendasikan untuk Anda

cara menurunkan berat badan tanpa olahraga

10 Cara Mudah Turun Berat Badan Tanpa Olahraga

Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 28/05/2020
tips olahraga

Agar Tetap Bugar Selama Liburan, Sontek 4 Tips Olahraga Mudah Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 25/05/2020
senam hipertensi

Manfaat dan Jenis-jenis Senam untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
pantangan darah tinggi

11 Pantangan Darah Tinggi yang Harus Anda Hindari

Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020