Anda tahu bahwa berolahraga itu penting. Tetapi memotivasi diri untuk rajin berolahraga sangatlah berat. Cara terbaik untuk terus termotivasi adalah dengan membiasakan diri dengan jadwal olahraga rutin. Ketika Anda berpikir bahwa Anda akan berolahraga mulai besok hari, Anda perlu untuk keluar dan melakukannya saat itu juga. Berikut adalah beberapa cara untuk tetap termotivasi.

1. Tetapkan tujuan yang masuk akal

Tujuan akhir dari olahraga Anda, misalnya “berat badan turun 10 kg”, mungkin terasa terlalu mustahil untuk sekarang, terutama ketika Anda masih baru dalam melakukan olahraga. “Pemula biasanya menginginkan hasil maksimal, tetapi mereka cenderung kewalahan”, kata Gerald Endress, seorang psikolog olahraga di Duke Center for Living di Carolina Utara. Jadi, jangan memaksakan untuk berolahraga selama 1 jam per hari. Melainkan, buatlah tujuan yang lebih masuk akal dan terjangkau oleh kemampuan kita, seperti berolahraga 2 sampai 3 kali seminggu selama 20 – 30 menit.

2. Pantau kemajuan Anda

Buatlah catatan olahraga Anda, bisa dalam jurnal online maupun dalam sebuah buku catatan. Melihat kemajuan seperti berlari lebih cepat, melakukan pengulangan lebih banyak, ataupun peningkatan intensitas dalam olahraga dapat membuat Anda semakin ingin melanjutkannya.

3. Hilangkan rasa bersalah

Realistislah. Anda pasti akan melewatkan beberapa kali jadwal berolahraga. Jika Anda mengetahui bahwa Anda pasti akan “bolos” berolahraga 1-2 kali, mental Anda akan lebih siap menerimanya, dan bukannya malah menjadikannya alasan untuk menyerah.

4. Fokus pada diri Anda sendiri

Akan selalu ada seseorang yang lebih bugar, lebih cepat, atau lebih fleksibel dibanding Anda. Jangan bandingkan diri Anda dengan mereka, kata Endress. Lupakan mereka. Jangan biarkan mereka menghalangi Anda dari tujuan Anda. Waktu olahraga Anda adalah untuk Anda dan tentang Anda.

5. Gunakan grup penyemangat

Carilah orang-orang, baik teman, keluarga, pasangan, rekan kerja, atau tetangga, yang akan menyemangati Anda untuk terus maju. Minta mereka untuk terus melakukan itu.

“Orang tersebut harus bersikap suportif, bukan merendahkan dengan kata-kata seperti, ‘kenapa kamu ngga bisa? Itu kan sangat gampang”, kata Carla Sottovia dari Cooper Aerobics di Dallas. Ketika motivasi yang berubah menjadi kritik, peringatkan teman Anda bahwa Anda tidak membutuhkan omelan.

6. Cari hal yang menyenangkan

Apabila Anda tidak dapat termotivasi, mungkin Anda melakukan aktivitas yang salah. Atau mungkin dulu Anda menyukainya tetapi sekarang menjadi membosankan. Pilih aktivitas yang paling Anda senangi, dan olahraga akan menjadi sesuatu yang Anda tunggu-tunggu. Ingat, olahraga tidak harus selalu di gym. Mungkin Anda lebih baik pergi mendaki gunung atau berenang, lari keliling kompleks sambil menyapa tetangga, atau ikut kelas dance.

7. Mulai dari 7 menit

Paksa diri Anda untuk melakukan suatu olahraga hanya selama 7 menit saja. Setelah selesai, tanya pada diri sendiri, apakah masih mau lanjut? Jika tidak, Anda dapat melakukan beberapa sesi kecil sepanjang hari, dibandingkan satu kali latihan berdurasi panjang.

8. Fleksibel dengan waktu

Ketika Anda terlalu sibuk, jangan habiskan 30 menit untuk bermacet-macet di jalan menuju gym. Gunakan video latihan di YouTube dari rumah saja. Jika Anda terlalu letih untuk olahraga pada malam hari, gunakan alarm Anda untuk bangun dan olahraga lebih pagi.

9. Lupakan masa lalu

Mungkin Anda bukanlah anak yang paling atletis di sekolah, dan selalu jadi bahan tertawaan di pelajaran olahraga. Hal itu sudah lama berlalu. Tujuan Anda sekarang bukan untuk mendapat nilai rapor bagus atau untuk menarik perhatian gebetan di kelas. Anda = berolahraga agar tetap sehat sehingga dapat menikmati hidup Anda.

10. Beri hadiah bagi diri sendiri

Beri diri Anda sendiri penghargaan karena telah berhasil melakukan olahraga. Pilih hadiah seperti baju baru, pijat, lagu baru, video games, apapun yang Anda ingin nikmati.

BACA JUGA:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca