Mengenal Prosedur Crown Gigi, Fungsi, dan Berbagai Jenisnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19 Desember 2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Crown gigi atau dental crown adalah prosedur pemasangan selubung gigi di atas gigi yang rusak. Crown atau disebut juga mahkota tiruan gigi, berguna untuk mengembalikan bentuk, ukuran dan kekuatan, memperbaiki tampilan, serta melindungi gigi dari kerusakan. Mahkota gigi ini akan sepenuhnya membungkus semua bagian gigi muncul di atas tepi gusi.

Lantas, siapa saja yang perlu pakai crown gigi dan bagaimana cara pemasangannya? Simak ulasannya di sini.

Kapan perlu pasang crown gigi?

pakai behel dokter gigi

Bukan hanya untuk memperbaiki penampilan gigi agar lebih indah, crown gigi atau mahkota tiruan gigi dibutuhkan untuk merawat gigi yang patah atau rusak. Mahkota gigi juga dibutuhkan untuk beberapa kondisi berikut ini:

  • Melindungi gigi yang rentan retak akibat pembusukan
  • Menyatukan bagian-bagian gigi yang retak
  • Mengembalikan gigi yang sudah rusak
  • Menutupi dan melindungi gigi yang berlubang
  • Menutupi salah satu gigi yang berubah warna, seperti menguning atau hitam
  • Menutupi implan gigi

Jenis-jenis crown gigi yang tersedia

tambal gigi

Berdasarkan bahan yang digunakan, ada beberapa jenis crown gigi yang bisa Anda pilih sesuai keinginan dan kebutuhan Anda.

1. Stainless steel

Crown stainless steel adalah mahkota rakitan yang digunakan pada gigi permanen sebagai tindakan sementara. Untuk anak-anak mahkota dengan bahan ini biasanya digunakan untuk dipasang di atas gigi sulung yang akan disesuaikan bentuknya. Mahkota menutupi seluruh gigi dan melindunginya dari kerusakan lebih lanjut.

2. Logam

Logam yang dipakai untuk pembuatan mahkota tiruan gigi biasanya logam campuran (campuran emas atau platina, kobalt-kromium dan nikel-kromium) atau logam utuh. Mahkota gigi dari logam utuh lebih tipis dibandingkan dengan mahkota porselen atau porselen campur logam.

Mahkota dari kedua jenis logam tahan saat Anda menggigit dan mengunyah serta bertahan paling lama, tidak mudah terkikis. Ini adalah pilihan jenis crown gigi terbaik untuk gigi geraham.

3. Porselen

Crown gigi yang terbuat dari porselen campur logam dapat dicocokkan dengan warna gigi yang berdekatan (tidak seperti mahkota logam). Akan tetapi, jenis mahkota ini bisa pecah atau patah. Jika dibandingkan dengan mahkota keramik, bahan mahkota ini terlihat paling mirip dengan gigi asli.

Namun, terkadang logam yang melapisi porselen dapat terlihat seperti garis gelap, terutama pada garis gusi dan bahkan lebih jika gusi Anda lebih pendek. Jenis mahkota ini dapat menjadi pilihan yang baik untuk gigi serta jembatan gigi.

4. Resin

Mahkota tiruan gigi dari resin lebih murah daripada jenis mahkota lainnya. Namun, mahkota tiruan gigi ini semakin lama akan rusak dan lebih rentan patah daripada jenis mahkota porselen campur logam.

5. Keramik atau porselen

Jika dibandingkan dengan mahkota tiruan gigi lainnya, jenis ini menghasilkan warna yang lebih alami (mirip seperti gigi asli). Selain itu, mahkota porselen lebih cocok untuk orang yang alergi terhadap logam.

Bagaimana prosedur pasang crown gigi?

Amankah Memutihkan Gigi Sendiri di Rumah

Pemasangan crown gigi atau mahkota tiruan gigi bisa dilakukan dalam waktu dua hari atau satu hari. Pemasangan mahkota tiruan gigi dan pencetakan mahkota sementara biasanya dilakukan di hari yang berbeda, sehingga Anda memerlukan waktu dua hari. Sementara, Anda bisa juga melakukan prosedur ini di hari yang sama di klinik dokter gigi yang sudah berpengalaman.

Sebelum pemasangan crown gigi, dokter akan memeriksa kondisi gigi yang akan ditutupi mahkota. Sebelumnya Anda akan diminta melakukan pemeriksaan rontgen untuk melihat kondisi akar atau tulang di sekitar gigi yang akan dipasang mahkota gigi. Jika pada gigi tersebut terdapat pembusukan dan berisiko infeksi atau luka pada pulpa gigi, perlu dilakukan perawatan akar gigi terlebih dahulu. Pulpa gigi adalah jaringan lunak di dalam gigi yang terdapat pembuluh darah, saraf, dan jaringan ikat.

Pemasangan crown gigi dilakukan dengan mencetak gigi sesuai dengan kondisi Anda. Dari cetakan ini, crown gigi akan selesai 2-3 minggu. Sementara itu, dokter akan memberikan mahkota sementara untuk melindungi gigi.

Mahkota sementara akan dilepas dan diganti dengan mahkota permanen. Sebelumnya, dokter akan memastikan apakah mahkota cocok dengan gigi Anda. Jika ya, dokter akan memberikan bius lokal dan memasang crown gigi.

Berapa lama crown gigi akan bertahan?

bahagia senang senyum wanita sehat

Umumnya, mahkota tiruan gigi bertahan antara 5-15 tahun. Ini tergantung pada seberapa baik Anda menjaga kebersihan mulut dan gigi dan kebiasaan yang berhubungan dengan mulut. Jika Anda memakai mahkota tiruan gigi, Anda harus menghindari kebiasaan seperti mengunyah es, menggigit kuku, menggesekkan gigi, dan menggunakan gigi untuk membuka kemasan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Cara Menggunakan Bawang Putih sebagai Obat Sakit Gigi

    Salah satu obat alami yang bisa digunakan untuk sakit gigi, yaitu bawang putih. Apa alasannya dan bagaimana cara menggunakan bawang putih sebagai obat?

    Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 April 2020 . Waktu baca 4 menit

    7 Cara Cepat dan Ampuh untuk Mengobati Gusi Bernanah di Rumah

    Gusi bernanah akan menimbulkan rasa nyeri yang tak tertahankan. Tapi, tak perlu khawatir. Simak obat dan cara cepat untuk mengobati gusi bernanah!

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 28 November 2019 . Waktu baca 6 menit

    6 Pilihan Obat Antibiotik untuk Mengatasi Sakit Gigi

    Bila sakit gigi tidak juga sembuh, mungkin solusinya minum antibiotik. Berikut daftar antibiotik yang sering diresepkan dokter untuk mengobati sakit gigi.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 14 September 2019 . Waktu baca 7 menit

    9 Penyebab Gigi Keropos dan Cara Tepat Mengatasinya

    Bila Anda sering mengeluhkan gigi sensitif, bisa jadi ini tanda gigi mulai keropos. Jangan dianggap sepele, apa saja penyebab gigi keropos?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 22 Agustus 2019 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara mengobati sakit gigi

    Berbagai Cara Mengobati Sakit Gigi yang Terbukti Ampuh

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 23 September 2020 . Waktu baca 14 menit
    memperbaiki enamel gigi

    Adakah Cara untuk Memperbaiki Lapisan Enamel Gigi yang Rusak?

    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 17 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit
    obat sakit gigi berlubang

    3 Pilihan Obat untuk Sakit Gigi Berlubang, Plus Cara Mengatasinya di Rumah dan di Dokter Gigi

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 18 Mei 2020 . Waktu baca 9 menit
    asam mefenamat (mefenamic acid)

    4 Cara Ampuh Mengatasi Sakit Gigi Saat Sedang Puasa

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 5 Mei 2020 . Waktu baca 4 menit