Mengenal Prosedur Crown Gigi, Fungsi, dan Berbagai Jenisnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Crown gigi atau dental crown adalah prosedur pemasangan selubung gigi di atas gigi yang rusak. Crown atau disebut juga mahkota tiruan gigi, berguna untuk mengembalikan bentuk, ukuran dan kekuatan, memperbaiki tampilan, serta melindungi gigi dari kerusakan. Mahkota gigi ini akan sepenuhnya membungkus semua bagian gigi muncul di atas tepi gusi.

Lantas, siapa saja yang perlu pakai crown gigi dan bagaimana cara pemasangannya? Simak ulasannya di sini.

Kapan perlu pasang crown gigi?

pakai behel dokter gigi

Bukan hanya untuk memperbaiki penampilan gigi agar lebih indah, crown gigi atau mahkota tiruan gigi dibutuhkan untuk merawat gigi yang patah atau rusak. Mahkota gigi juga dibutuhkan untuk beberapa kondisi berikut ini:

  • Melindungi gigi yang rentan retak akibat pembusukan
  • Menyatukan bagian-bagian gigi yang retak
  • Mengembalikan gigi yang sudah rusak
  • Menutupi dan melindungi gigi yang berlubang
  • Menutupi salah satu gigi yang berubah warna, seperti menguning atau hitam
  • Menutupi implan gigi

Jenis-jenis crown gigi yang tersedia

tambal gigi

Berdasarkan bahan yang digunakan, ada beberapa jenis crown gigi yang bisa Anda pilih sesuai keinginan dan kebutuhan Anda.

1. Stainless steel

Crown stainless steel adalah mahkota rakitan yang digunakan pada gigi permanen sebagai tindakan sementara. Untuk anak-anak mahkota dengan bahan ini biasanya digunakan untuk dipasang di atas gigi sulung yang akan disesuaikan bentuknya. Mahkota menutupi seluruh gigi dan melindunginya dari kerusakan lebih lanjut.

2. Logam

Logam yang dipakai untuk pembuatan mahkota tiruan gigi biasanya logam campuran (campuran emas atau platina, kobalt-kromium dan nikel-kromium) atau logam utuh. Mahkota gigi dari logam utuh lebih tipis dibandingkan dengan mahkota porselen atau porselen campur logam.

Mahkota dari kedua jenis logam tahan saat Anda menggigit dan mengunyah serta bertahan paling lama, tidak mudah terkikis. Ini adalah pilihan jenis crown gigi terbaik untuk gigi geraham.

3. Porselen

Crown gigi yang terbuat dari porselen campur logam dapat dicocokkan dengan warna gigi yang berdekatan (tidak seperti mahkota logam). Akan tetapi, jenis mahkota ini bisa pecah atau patah. Jika dibandingkan dengan mahkota keramik, bahan mahkota ini terlihat paling mirip dengan gigi asli.

Namun, terkadang logam yang melapisi porselen dapat terlihat seperti garis gelap, terutama pada garis gusi dan bahkan lebih jika gusi Anda lebih pendek. Jenis mahkota ini dapat menjadi pilihan yang baik untuk gigi serta jembatan gigi.

4. Resin

Mahkota tiruan gigi dari resin lebih murah daripada jenis mahkota lainnya. Namun, mahkota tiruan gigi ini semakin lama akan rusak dan lebih rentan patah daripada jenis mahkota porselen campur logam.

5. Keramik atau porselen

Jika dibandingkan dengan mahkota tiruan gigi lainnya, jenis ini menghasilkan warna yang lebih alami (mirip seperti gigi asli). Selain itu, mahkota porselen lebih cocok untuk orang yang alergi terhadap logam.

Bagaimana prosedur pasang crown gigi?

Amankah Memutihkan Gigi Sendiri di Rumah

Pemasangan crown gigi atau mahkota tiruan gigi bisa dilakukan dalam waktu dua hari atau satu hari. Pemasangan mahkota tiruan gigi dan pencetakan mahkota sementara biasanya dilakukan di hari yang berbeda, sehingga Anda memerlukan waktu dua hari. Sementara, Anda bisa juga melakukan prosedur ini di hari yang sama di klinik dokter gigi yang sudah berpengalaman.

Sebelum pemasangan crown gigi, dokter akan memeriksa kondisi gigi yang akan ditutupi mahkota. Sebelumnya Anda akan diminta melakukan pemeriksaan rontgen untuk melihat kondisi akar atau tulang di sekitar gigi yang akan dipasang mahkota gigi. Jika pada gigi tersebut terdapat pembusukan dan berisiko infeksi atau luka pada pulpa gigi, perlu dilakukan perawatan akar gigi terlebih dahulu. Pulpa gigi adalah jaringan lunak di dalam gigi yang terdapat pembuluh darah, saraf, dan jaringan ikat.

Pemasangan crown gigi dilakukan dengan mencetak gigi sesuai dengan kondisi Anda. Dari cetakan ini, crown gigi akan selesai 2-3 minggu. Sementara itu, dokter akan memberikan mahkota sementara untuk melindungi gigi.

Mahkota sementara akan dilepas dan diganti dengan mahkota permanen. Sebelumnya, dokter akan memastikan apakah mahkota cocok dengan gigi Anda. Jika ya, dokter akan memberikan bius lokal dan memasang crown gigi.

Berapa lama crown gigi akan bertahan?

bahagia senang senyum wanita sehat

Umumnya, mahkota tiruan gigi bertahan antara 5-15 tahun. Ini tergantung pada seberapa baik Anda menjaga kebersihan mulut dan gigi dan kebiasaan yang berhubungan dengan mulut. Jika Anda memakai mahkota tiruan gigi, Anda harus menghindari kebiasaan seperti mengunyah es, menggigit kuku, menggesekkan gigi, dan menggunakan gigi untuk membuka kemasan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Gigi Berlubang (Karies)

    Gigi berlubang (karies) adalah masalah yang membuat sakit gigi. Cari tahu penyebab, gejala, obat, dan cara mengatasi gigi berlubang di sini.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 4 November 2020 . Waktu baca 14 menit

    Pilihan Obat Sakit Gigi Antibiotik dan Apotek yang Ampuh untuk Anda

    Obat apa yang Anda andalkan ketika sakit gigi menyerang? Berikut adalah obat sakit gigi paling ampuh yang bisa dijadikan pilihan!

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit

    Berbagai Cara Mengobati Sakit Gigi yang Terbukti Ampuh

    Sakit kepala, gusi nyut-nyutan, makan pun terasa menyiksa. Beberapa hal ini terbukti jadi cara mengobati juga meredakan sakit gigi paling ampuh. Apa saja?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit

    Jangan Sembarang Minum, Ini Daftar Pilihan Obat yang Aman untuk Ibu Menyusui

    Ketika sakit saat menyusui, obat tentu jadi solusi cepat. Namun ternyata, Ibu tidak boleh minum sembarang obat. Apa saja obat yang aman untuk ibu menyusui?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Bayi, Parenting, Menyusui 2 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    mengobati gingivitis

    Rekomendasi Obat Radang Gusi yang Ampuh, di Rumah dan di Apotek

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 9 menit
    penyebab sakit gigi

    9 Penyebab Sakit Gigi serta Gejalanya yang Perlu Anda Waspadai

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Ajeng Quamila
    Dipublikasikan tanggal: 5 November 2020 . Waktu baca 7 menit
    obat sakit gigi berlubang

    2 Pilihan Obat untuk Sakit Gigi Berlubang, Plus Cara Mengatasinya di Rumah dan di Dokter Gigi

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 4 November 2020 . Waktu baca 10 menit
    penyebab gigi berlubang

    9 Penyebab Gigi Berlubang yang Sering Dianggap Remeh

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Dipublikasikan tanggal: 4 November 2020 . Waktu baca 10 menit