Ingin Punya Gigi Sehat dan Bebas Bau Mulut? Coba Berkumur Pakai Minyak Kelapa

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 20 Juni 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Minyak kelapa kaya akan nutrisi yang baik bagi kesehatan tubuh. Khasiat minyak kelapa yang sudah banyak dikenal antaranya mampu membakar lemak perut, menstabilkan gula darah, hingga menekan risiko penyakit jantung. Namun, tahukah Anda kalau minyak kelapa juga bisa digunakan untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi? Caranya pun unik, yaitu dengan berkumur. Tertarik ingin mencoba? Simak dulu artikel ini!

Khasiat minyak kelapa untuk gigi dan mulut, juga bisa mencegah peradangan gusi

Minyak kelapa mengandung asam laurat yang lebih efektif membunuh bakteri dibandingkan jenis asam lemak lainnya — termasuk Mutans streptococcus, bakteri penyebab bau mulut, gigi berlubang, dan pembusukan gigi. Khasiat minyak kelapa untuk gigi dan mulut ini dilaporkan oleh sebuah penelitian dari Journal Antimicrobial Agents and Chemotherapy. Sekitar 50 persen dari kandungan minyak kelapa terdiri dari asam laurat.

Beberapa studi bahkan menunjukkan minyak kelapa hampir sama efektifnya dengan chlorhexidine, larutan antiseptik yang biasa terkandung dalam obat kumur, untuk mengobati dan mencegah radang gusi (gingivitis).

Manfaat tersebut dibuktikan oleh sebuah penelitian dari Nigeria Medical Association yang menyatakan bahwa minyak kelapa juga mampu mengurangi penumpukan plak gigi dan melawan penyakit gusi. Penelitian ini meminta 60 orang yang memiliki radang gusi untuk rutin berkumur pakai minyak kelapa alami, sebuah teknik yang disebut oil pulling. Hasilnya, gejala radang gusi perlahan mereda setelah 7 hari rutin melakukan oil pulling, dan benar-benar berhenti 30 hari kemudian.

Penelitian lainnya melaporkan, rutin berkumur dengan minyak kelapa efektif mengikis lapisan plak gigi dan sekaligus mencegah pembentukan plak baru yang menyebabkan infeksi gusi.

Cara yang benar berkumur dengan minyak kelapa

Tertarik untuk mencoba oil pulling demi mendapatkan khasiat minyak kelapa?

Sebelum merasa jijik atau terheran-heran dengan teknik unik ini, berkumur dengan minyak kelapa sebenarnya telah digunakan turun-temurun sebagai metode alami menjaga kesehatan mulut dan gigi.

Caranya tidak sulit, hampir seperti menggunakan obat kumur pada umumnya. Masukkan satu sendok makan (sdm) minyak kelapa ke dalam mulut dan berkumur seperti biasa selama 15-20 menit. Pastikan juga untuk minyak bisa meraih sela-sela gigi dan gusi dengan bantuan lidah. Setelah itu, buang minyak kelapa, bilas dengan berkumur air putih, dan lanjutkan sikat gigi seperti biasa. Hasilnya akan lebih baik jika dilakukan setiap hari.

Alternatifnya, Anda bisa membuat pasta gigi alami yang berbahan dasar minyak kelapa. Caranya dengan mencampurkan:

  • 100 gram minyak kelapa (± 7 sdm)
  • 2 sdm soda kue
  • 10-20 tetes minyak esensial peppermint atau kayu manis

Panaskan minyak kelapa hingga mencair, setelahnya masukkan soda kue. Aduk merata sampai teksturnya sudah mirip pasta gigi. Terakhir, tambahkan minyak esensial favorit Anda dan simpan pasta gigi dalam wadah tertutup.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pilihan Obat Sakit Gigi Antibiotik dan Apotek yang Ampuh untuk Anda

Obat apa yang Anda andalkan ketika sakit gigi menyerang? Berikut adalah obat sakit gigi paling ampuh yang bisa dijadikan pilihan!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 16 Oktober 2020 . Waktu baca 13 menit

Alergi Binatang Kucing dan Anjing: Penyebab dan Cara Mengatasinya

Suka gatal dan bersin saat di dekat hewan berbulu? Bisa jadi itu pertanda Anda alergi binatang seperti kucing atau anjing. Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Alergi, Penyakit Alergi Lainnya 15 Oktober 2020 . Waktu baca 8 menit

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Telat haid memang bisa jadi ciri hamil, tapi bisa juga tidak. Jadi berapa lama sejak telat datang bulan bisa menjadi pertanda kehamilan. Cek di sini ya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Seks & Asmara 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Dari Mana Datangnya Intuisi? Dan Kenapa Harus Kita Turuti?

Setiap orang memiliki intuisi, sebagian mempercayai intuisinya dan sebagian lagi tidak. Sebenarnya, apa itu intuisi? Dan kenapa kita perlu mengikutinya?

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Fakta Unik 13 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

vaksin MMR

Vaksin MMR: Manfaat, Jadwal, dan Efek Samping

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit
efek samping imunisasi

Mengenal Berbagai Efek Samping Imunisasi: Bahaya Atau Tidak?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
tips menjaga kesehatan gigi dan mulut

11 Prinsip Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Sehari-hari

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit
sakit gigi atau gigi sakit

Sakit Gigi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 16 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit