Kalau Mau Sedot Lemak, Harus ke Dokter Apa, Ya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19 Juni 2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Salah satu cara cepat untuk menurunkan berat badan adalah dengan sedot lemak. Tidak hanya itu, sedot lemak juga berfungsi untuk mengatasi masalah kesehatan, salah satunya adalah obesitas. Namun, tidak jarang orang merasa kebingungan jika hendak melakukan prosedur kesehatan ini, harus ke dokter apa jika ingin sedot lemak?

Dokter bedah plastik, menangani sedot lemak

Dokter bedah plastik adalah dokter yang dapat melakukan prosedur bedah yang dapat membantu mengembalikan bentuk dan fungsi tubuh yang disebabkan oleh penyakit atau kecelakaan.

Nah, sedot lemak adalah salah satu prosedur yang bisa mengubah bentuk tubuh Anda dalam waktu yang cukup singkat. Maka itu, jika Anda ingin sedot lemak, Anda harus ke dokter bedah plastik.

Tak cuma itu, prosedur kesehatan yang dapat dilakukan oleh dokter bedah plastik meliputi:

  • operasi pembentukan payudara, termasuk setelah kanker
  • operasi pembentukan kepala dan leher
  • operasi luka bakar akibat kecelakaan atau kekerasan
  • operasi bibir sumbing
  • operasi kanker jaringan lunak dan kanker kulit

Atau operasi lain yang berkaitan dengan kecantikan, seperti:

  • operasi membesarkan atau mengecilkan payudara
  • operasi lipatan mata
  • sedot lemak
  • operasi wajah

Perlukah saya sedot lemak?

cara operasi biaya sedot lemak

Biasanya, dokter akan menyarankan sedot lemak jika usaha lain, seperti diet ketat dan olahraga tidak kunjung bisa menurunkan berat badan Anda.

Agar bisa melakukan prosedur ini, Anda harus sedang dalam keadaan sehat atau tidak memiliki penyakit yang dapat mempersulit proses operasi, seperti mengidap penyakit jantung koroner atau memiliki sistem imun yang lemah.

Biasanya, area-area pada tubuh yang membutuhkan prosedur ini adalah:

  • Abdomen alias perut
  • Lengan bagian atas
  • Area pantat
  • Betis dan pergelangan kaki
  • Dada dan punggung
  • Pinggang dan paha
  • Dagu dan leher

Prosedur sedot lemak dilakukan saat sel lemak dalam tubuh Anda membesar dan bertambah banyak. Umumnya, hal ini dipicu oleh kenaikan berat badan. Oleh sebab itu, prosedur ini dilakukan untuk mengurangi jumlah sel lemak pada area-area yang telah disebutkan di atas. Jumlah lemak yang dihilangkan melalui proses ini tergantung pada jumlah lemak pada tiap-tiap area.

Selain itu, prosedur ini biasanya juga digunakan untuk mengecilkan payudara, atau penyembuhan dari ginekomastia, yaitu pembesaran jaringan kelenjar payudara pada pria.

Jenis-jenis sedot lemak

operasi sedot lemak

Setelah dokter menyarankan Anda untuk sedot lemak, maka tahap selanjutnya dokter juga akan menganjurkan jenis prosedur yang sesuai. Pasalnya sedot lemak punya berbagai macam jenis, yaitu:

1. Tumescent liposuction

Teknik ini adalah teknik yang paling sering dilakukan saat melakukan prosedur sedot lemak. Dokter bedah untuk sedot lemak akan menyuntikkan larutan steril ke area yang akan mendapatkan tindakan.

Larutan ini terdiri dari saline, atau air garam yang berfungsi untuk memaksimalkan lemak yang akan tersedot. Jangan cemas, larutan ini juga mengandung obat anestesi yang dapat menghilangkan nyeri ketika prosedur dilakukan.

Sehingga larutan tersebut akan memudahkan proses penyedotan lemak tanpa harus menghilangkan banyak darah dan menimbulkan rasa sakit. Nantinya, dokter akan memasukkan pipa kecil ke dalam tubuh Anda yang disebut kanula. Benda ini berfungsi untuk menghubungkan tubuh Anda dengan penyedot lemak dan cairan yang nantinya akan menyedotnya keluar dari tubuh.

2. Ultrasound-assisted liposuction

Prosedur ini dilakukan dengan cara sang dokter bedah memasukkan batangan logam ke dalam kulit Anda. Tujuannya, batang kecil ini akan memancarkan energi ultrasonik ke dalam tubuh Anda. Teknik ini menghancurkan dinding sel lemak dan memecahkan lemaknya agar mudah dikeluarkan dari dalam tubuh.

Metode ini termasuk metode yang patut dicoba jika hendak melakukan prosedur kesehatan ini, sebab metode ini dapat meningkatkan kondisi kulit setelah sedot lemak dan mengurangi risiko kulit terluka dari prosedur ini.

3. Laser-assisted liposuction

Teknik sedot lemak yang satu ini menggunakan sinar laser untuk memecahkan lemak, sehingga lebih mudah jika hendak dikeluarkan. Dalam pelaksanaannya, dokter akan memasukkan laser ke dalam tubuh dengan cara memotong sedikit kulit Anda.

Selanjutnya, sinar ini akan mengumpulkan atau menyatukan sisa-sisa lemak yang masih tertinggal. Setelah itu, sisa-sisa lemak yang telah terkumpul dikeluarkan melalui kanula.

4. Power-assisted liposuction

Sedot lemak yang satu ini menggunakan kanula yang dapat bergerak-gerak dengan cepat, ke depan dan ke belakang. Gerakan tersebut memudahkan sang dokter bedah untuk mengeluarkan lemak dalam waktu singkat.

Teknik ini terkadang terasa tidak menyakitkan dan biasanya digunakan saat jumlah lemak yang ingin Anda keluarkan dari dalam tubuh cukup banyak, atau jika Anda pernah melakukan prosedur sedot lemak sebelumnya.

Apa yang terjadi setelah saya sedot lemak?

Setelah prosedur sedot lemak dilakukan, area-area yang mendapatkan perlakuan dari prosedur ini akan mengecil dan hasilnya bersifat permanen, asalkan Anda dapat menjaga berat badan Anda agar tetap stabil. Namun, sedot lemak juga dapat memberikan dampak pada kulit Anda.

Jika Anda memiliki kulit yang tebal dan elastis, maka kulit Anda akan tetap terlihat halus dan lembut. Namun, jika kulit Anda cenderung tipis dan tidak elastis, maka kulit di area yang mendapatkan perlakuan prosedur ini, memiliki kemungkinan akan terlihat kendur atau longgar.

Meski prosedur ini  dapat mengurangi jumlah lemak di dalam tubuh Anda, prosedur ini tidak dapat menghilangkan kerutan-kerutan yang muncul pada tubuh Anda, biasanya pada wanita, kerutan-kerutan ini akan muncul setelah Anda melahirkan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Plus Minus Membesarkan Payudara Dengan Implan Silikon dan Saline

Ada dua jenis implan yang digunakan untuk operasi pembesaran payudara, yaitu implan payudara silikon dan salin. Mana yang lebih baik?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Maggie Nathania
Hidup Sehat, Kecantikan 31 Desember 2017 . Waktu baca 4 menit

6 Hal yang Wajib Anda Tanyakan ke Dokter Sebelum Operasi Plastik

Operasi plastik zaman sekarang sudah umum dilakukan. Namun, ada baiknya Anda menanyakan 6 pertanyaan ini pada dokter sebelum operasi plastik.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Kecantikan 30 Agustus 2017 . Waktu baca 5 menit

Apakah Implan Payudara Mempengaruhi Produksi ASI?

Membesarkan payudara dengan implan payudara, sudah dilakukan oleh banyak wanita. Namun, apakah mereka masih bisa memberikan ASI secara normal?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Melahirkan, Kehamilan, Hidup Sehat, Fakta Unik 20 Juni 2017 . Waktu baca 4 menit

Intip Prosedur Body Sculpting: Rahasia Tubuh Indah Para Model

Jika Anda merasa sulit untuk mendapatkan bentuk tubuh yang indah, jangan menyerah. Ada body sculpting yang bisa membantu Anda mendapatkan tubuh ramping.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Kecantikan 4 Mei 2017 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

laser lipolysis

Mengenal Seluk Beluk Laser Lipolysis untuk Menyingkirkan Lemak

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 4 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit
cara menghilangkan double chin

Menghilangkan Double Chin dengan Alat Pemijat (Facial Roller), Memang Ampuh?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 29 Maret 2019 . Waktu baca 5 menit
sedot lemak pipi

Mau Operasi Sedot Lemak Pipi? Cek Dulu Efek Samping Plus Kisaran Harganya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 23 Oktober 2018 . Waktu baca 5 menit
operasi sedot lemak, liposuction

Ingin Coba Sedot Lemak? Baca Dulu Berbagai Risiko Efek Samping yang Mungkin Terjadi

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 23 Juni 2018 . Waktu baca 4 menit