Seberapa Umumkah Anak Kembar?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 05/09/2019 . 3 menit baca
Bagikan sekarang

Dari setiap 100 kehamilan, tiga di antaranya adalah kehamilan kembar, baik kembar dua maupun lebih. Pada bayi yang lahir dari pembuahan In Vitro (IVF) alias bayi tabung, peluang memiliki anak kembar lebih tinggi lagi, yaitu mencapai 22% (hampir 1 dari 4).

Kembar identik berjumlah sekitar sepertiga dari jumlah anak kembar. Namun, kemungkinan Anda melahirkan anak kembar identik sekitar 1 dari 250 (kurang dari 0,5%).

Jumlah kehamilan kembar makin lama makin banyak

Jumlah kembar dua dan tiga meningkat drastis dalam 300 tahun terakhir, terutama karena pengobatan kesuburan.

Namun, pada tahun 2009, kelahiran kembar yang berasal dari perawatan IVF sedikit menurun untuk pertama kalinya karena Otoritas Kesuburan dan Embriologi Manusia (Human Fertility and Embryology Authority/HFEA) mendorong klinik kesuburan untuk hanya mentransfer satu embrio sekali waktu.

Pada pertengahan awal 2010, hampir 15% perawatan IVF melibatkan transfer embrio tunggal daripada embrio dua atau tiga, yang disebut transfer embrio tunggal elektif (elective single embryo transfer/eSET).

Apakah saya mungkin hamil bayi kembar jika minum obat kesuburan?

Mungkin saja. Sebagian besar ibu yang melahirkan bayi kembar dua atau tiga telah menjalani perawatan kesuburan. Dengan perawatan kesuburan seperti IVF atau ICSI, Anda 20 kali lipat memiliki kemungkinan lebih besar melahirkan lebih dari satu bayi daripada jika Anda melakukan pembuahan secara alami. Ini karena walaupun terdapat berbagai peraturan, IVF sering memberikan dua embrio ke dalam rahim wanita.

Obat kesuburan macam clomiphene merangsang ovarium, yang meningkatkan peluang untuk melepaskan beberapa sel telur pada saat yang bersamaan.

Antara 8%-13% wanita yang minum obat kesuburan clomiphene untuk membantu pembuahan, melahirkan lebih dari satu bayi, biasanya kembar.

Hal lain yang meningkatkan peluang memiliki anak kembar

Sekitar sepertiga anak kembar adalah identik, yang berarti bahwa satu sel telur yang terbuahi terbagi menjadi dua. Tidak ada penyebab kembar identik yang pasti, sehingga Anda mungkin perlu mempertimbangkan ulang.

Namun, peluang memiliki kembar tidak identik (fraternal atau dizigotik) meningkat jika Anda berumur 35 tahun atau lebih. Karena ketika Anda semakin tua, secara alami Anda memproduksi lebih banyak hormon yang merangsang pembuahan, yang dapat memicu ovarium untuk melepaskan beberapa sel telur dalam satu bulan.

Kembar tidak identik cenderung menurun dalam keluarga, sering kali di pihak wanita. Jadi, jika anak kembar menurun dalam pihak wanita, Anda memiliki peluang lebih besar untuk melahirkan anak kembar tidak identik.

Ukuran tubuh mungkin juga berperan. Anda lebih mungkin melahirkan anak kembar tidak identik jika tinggi badan Anda di atas 168 cmdan jika indeks massa tubuh (body mass index/BMI) Anda 30 atau lebih.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Mitos Seputar Psikoterapi yang Salah Kaprah

    Selain anggapan bahwa hal ini hanya dilakukan oleh mereka yang terkena gangguan jiwa, apa lagi mitos-mitos tentang psikoterapi yang kerap muncul?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Hidup Sehat, Psikologi 03/07/2020 . 5 menit baca

    Benarkah Ruangan Ber-AC Tingkatkan Risiko Penularan COVID-19?

    Studi di Tiongkok menunjukkan bahwa COVID-19 bisa menular lewat AC. Namun, banyak pula ahli yang menyanggahnya. Lantas, mana jawaban yang tepat?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Coronavirus, COVID-19 03/07/2020 . 5 menit baca

    8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

    Banyak gejala penyakit yang sering kali kita abaikan karena terkesan remeh. Padahal, jika dibiarkan justru efeknya bisa fatal.

    Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
    Hidup Sehat, Tips Sehat 03/07/2020 . 4 menit baca

    Kenali Perbedaan Protein Soya dan Isolat Protein Soya Serta Manfaatnya untuk Tumbuh Kembang Anak

    Terdapat perbedaan formula protein soya dan formula dengan isolat protein soya. Apa saja perbedaan dan manfaatnya masing-masing bagi tumbuh kembang anak?

    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Parenting, Nutrisi Anak 03/07/2020 . 5 menit baca

    Direkomendasikan untuk Anda

    drunkorexia

    Drunkorexia, Fenomena Rela Tak Makan Demi Minum Alkohol

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 04/07/2020 . 6 menit baca
    pria tangguh bunuh diri

    Para ‘Pria Tangguh’ Lebih Berisiko Bunuh Diri, Mengapa Begitu?

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu
    Dipublikasikan tanggal: 04/07/2020 . 4 menit baca
    laser lipolysis

    Mengenal Seluk Beluk Laser Lipolysis untuk Menyingkirkan Lemak

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Winona Katyusha
    Dipublikasikan tanggal: 04/07/2020 . 5 menit baca
    teledermatologi saat pandemi

    Teledermatologi, Layanan Konsultasi Masalah Kulit Online di Tengah Pandemi

    Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Nabila Azmi
    Dipublikasikan tanggal: 04/07/2020 . 6 menit baca