Rumah yang Terlalu Bersih Meningkatkan Risiko Leukemia pada Anak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 23/01/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Orangtua tentu ingin anaknya berada di lingkungan yang selalu bersih agar terhindar dari penyakit. Akan tetapi, beberapa peneliti di Inggris menemukan bahwa rumah yang terlalu bersih malah dapat meningkatkan risiko leukemia pada anak di kemudian hari.

Leukemia adalah kanker darah yang ditandai dengan tingginya jumlah sel darah putih melebihi batas normal. Penelitian ini berfokus pada leukemia limfoblastik akut (LLA) yang paling banyak ditemukan pada anak-anak berusia 0-4 tahun.

Kaitan antara rumah yang terlalu bersih dan leukemia pada anak

Sumber: UrbanTree Blog

Sebagian besar kasus kanker pada anak-anak adalah leukemia limfoblastik akut (LLA). Penyakit ini membuat sumsum tulang memproduksi sel darah putih secara berlebihan. Meski jumlahnya banyak, sel yang terbentuk tidak berfungsi dengan normal.

Mel Greaves, profesor di The Institute of Cancer Research, Inggris, melalui laporannya mengungkapkan bahwa LLA terjadi dalam dua proses. Proses pertama adalah mutasi genetik pada DNA sumsum tulang janin sehingga anak berisiko terkena leukemia.

Mutasi DNA bisa menurun dalam keluarga. Ini sebabnya anak yang memiliki saudara kandung penderita leukemia berisiko terkena penyakit yang sama. Selain itu, penyakit genetik seperti sindrom Down juga bisa meningkatkan kemungkinannya.

Sementara itu, proses kedua adalah paparan kuman saat masa anak-anak. Menurut Greaves, rumah yang terlalu bersih dapat meningkatkan risiko leukemia karena sistem kekebalan anak tidak pernah terpapar kuman seperti anak-anak pada umumnya.

Kuman memang bisa menyebabkan penyakit. Namun, paparan kuman yang terkendali justru berguna untuk ‘melatih’ sistem imun anak. Jika anak tidak pernah terkena kuman, paparan kuman paling umum sekalipun dapat memicu respons imun yang tidak normal, termasuk meningkatnya produksi sel darah putih secara berlebihan.

Apakah membiarkan anak terkena kuman bisa mencegah LLA?

anak bermain

Greaves meyakini bahwa ketika bayi terpapar kuman selama tahun pertamanya, sistem imunnya akan bertambah kuat. Oleh sebab itu, orangtua tidak perlu cemas saat anak berinteraksi dengan anak-anak lain ataupun bermain dengan berbagai hal di sekitarnya.

Alih-alih rumah yang kelewat bersih, paparan kuman dari lingkungan justru terbukti melindungi anak dari risiko leukemia. Kuman dari lingkungan, tempat penitipan anak, pengasuh, serta mainan akan membantu si kecil menghadapi infeksi dengan wajar.

Walau demikian, orangtua tetap perlu menjaga paparan kuman agar tidak berlebihan. Sebagian besar infeksi yang menyerang anak-anak biasanya tidak berbahaya, tapi ada pula infeksi yang dapat menyebabkan dampak serius, misalnya diare.

Anda boleh saja membiarkan si kecil bertualang dengan berbagai kuman di luar sana. Namun, pastikan ia selalu mencuci tangan dan mendapatkan imunisasi lengkap agar terlindung dari penyakit infeksi lain yang berbahaya.

Tidak ada cara instan untuk mencegah leukemia. Meski begitu, Anda dapat mengurangi risikonya dengan menjalani gaya hidup sehat bersama seluruh anggota keluarga. Bila memungkinkan, batasi pula paparan radiasi dan bahan kimia dari lingkungan tempat tinggal.

Perlu diketahui, studi yang dilakukan Greaves pun masih memerlukan kajian lebih lanjut dan baru dapat diterapkan pada leukemia limfoblastik akut. Leukemia myeloid dan leukemia yang bersifat kronis tentu memiliki penyebab serta faktor risiko yang berbeda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Seberapa Sering Saya Harus Membersihkan Rumah?

Toilet, dapur, dan kamar harus selalu terjaga kebersihannya, begitu pun dengan perabotan rumah. Namun, idealnya kapan Anda harus membersihkan rumah?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Hidup Sehat, Tips Sehat 27/08/2019 . Waktu baca 4 menit

4 Penyebab Hemoglobin (Hb) Rendah, dari Anemia Hingga Kanker

Ada berbagai faktor yang dapat menjadi penyebab hemoglobin (Hb) rendah. Beberapa di antaranya cukup serius sehingga tidak boleh Anda abaikan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Anemia, Health Centers 23/06/2019 . Waktu baca 4 menit

Jangan Cemas, Ini Cara Mencegah Kanker Darah Berdasarkan Jenisnya

Kunci dari penanganan kanker darah adalah upaya pencegahan. Berikut adalah ragam cara mencegah kanker darah berdasarkan jenisnya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Tips Sehat 11/04/2019 . Waktu baca 4 menit

Kenali Penyebab dan Perawatan Leukemia Limfoblastik Akut

Belum diketahui secara pasti penyebab leukemia limfoblastik akut, tapi ada beberapa dugaan penyebabnya serta banyak fator yang meningkatkan risikonya.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Hidup Sehat, Fakta Unik 06/07/2018 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

membersihkan rumah sehat

5 Tips Membersihkan Rumah Agar Bebas dari Debu dan Kuman

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 22/05/2020 . Waktu baca 6 menit
Anak menjalani pengobatan kanker

Melawan Kanker Anak dengan Memperkuat Orangtua

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 10/02/2020 . Waktu baca 6 menit
kanker darah pada anak

Data Anak Penderita Kanker di Indonesia dan Pentingnya Menjaga Mental Mereka

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 07/02/2020 . Waktu baca 6 menit
kebiasaan menjaga kebersihan rumah

Agar Rumah Selalu Bersih dan Rapi, Ini 6 Kebiasaan yang Mesti Anda Lakukan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 16/09/2019 . Waktu baca 5 menit