3 Hal yang Terjadi Kalau Anda Kebanyakan Konsumsi Vitamin C

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 3 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Apa yang orangtua Anda sarankan bila Anda mengalami tanda-tanda akan terkena flu atau batuk? Bukankah Anda disarankan untuk segera mengonsumsi vitamin C? Lalu apa yang akan Anda lakukan untuk mencerahkan kulit wajah Anda yang mulai terlihat kusam? Apakah Anda akan mulai menggunakan serum vitamin C? Vitamin C memang diketahui memiliki banyak manfaat, namun adakah dampak bila kebanyakan mengonsumsi vitamin C?

Vitamin C adalah vitamin yang biasa digunakan untuk mencegah dan mengatasi batuk dan pilek pada umumnya, mengatasi infeksi seperti  penyakit gusi, jerawat dan infeksi kulit, tuberkulosis, disentri, mencegah katarak, karies gigi, sembelit, bronkitis, dan masih banyak lagi. Vitamin C juga dibutuhkan untuk perkembangan dan fungsional banyak bagian di dalam tubuh. Selain itu, vitamin C juga memiliki peran penting dalam pemeliharaan sistem imun tubuh manusia.

Vitamin ini bisa didapatkan dari banyak sumber. Namun para peneliti lebih menyarankan untuk mengonsumsinya secara langsungi melalui sayur-sayuran dan buah-buahan dibandingkan melalui suplemen.

Apa dampak dari kebanyakan mengonsumsi vitamin c?

Bagi kebanyakan orang, mengonsumsi sebuah jeruk atau segelas jus stroberi mungkin cukup untuk memenuhi kebutuhan vitamin C tubuh selama satu hari. Dosis berlebihan vitamin C dalam tubuh sendiri akan dengan mudah terbuang bersama dengan pengeluaran urin nantinya, karena sifatnya yang mudah terlarut dalam cairan.

Namun bagi orang dewasa, akan sangat disarankan untuk melakukan diet konsumsi vitamin C sebesar 65 hingga 90 miligram atau maksimal 2000 miligram per hari, termasuk 35 miligram bagi seorang perokok aktif.

Kebanyakan mengonsumsi vitamin C juga ternyata mampu mengurangi efektivitas beberapa pengobatan tertentu serta memberi dampak kebalikan dari manfaatnya. Misalnya, pada dosis tertentu, vitamin C dapat digunakan untuk mencegah penyakit katarak. Namun mengonsumsi vitamin C dalam dosis yang berlebihan, justru dapat meningkatkan risiko Anda terpapar katarak. Beberapa dampak kebanyakan mengonsumsi vitamin C lain adalah:

1. Gangguan saluran pencernaan

Kebanyakan mengonsumsi vitamin C dapat mengganggu saluran pencernaan. Perilaku ini juga berpotensi menyebabkan iritasi pada saluran pencernaan dan diare. Kondisi berkelanjutan dapat menimbulkan gejala seperti muntah-muntah hingga menyebabkan Anda dehidrasi, merasa lemas, berkurangnya volume urin yang dikeluarkan tubuh, hingga menurunkan tekanan darah dan ketidakseimbangan mineral yang terkandung dalam tubuh.

2. Batu ginjal

Vitamin C dihancurkan dalam tubuh menjadi suatu substansi yang dikenal dengan sebutan oksalat. Beberapa oksalat mungkin bisa dikeluarkan bersama dengan pengeluaran urin, namun kandungan oksalat yang tinggi dalam urin dapat memicu terjadinya batu ginjal.

3. Hemokromatosis

Hemokromatosis adalah salah satu penyakit genetik di mana tubuh menyerap terlalu banyak zat besi dari makanan yang masuk ke dalam tubuh. Penyakit ini sering kali menyerang hati, jantung, dan pankreas. Kelebihan kandungan vitamin C dalam tubuh dapat memperburuk kondisi hemokromatosis. Hal ini dikarenakan vitamin C berperan dalam penyerapan zat besi yang terjadi dalam tubuh.

Bagaimana menangani overdosis vitamin C?

Selain dengan melakukan diet vitamin C, beberapa literatur mengungkapkan bahwa meningkatkan volume minum air putih akan membantu menangani overdosis vitamin C. Sedangkan untuk menangani gejala overdosis vitamin C, biasanya berfokus pada gejala yang ditimbulkan. Contohnya, jika gejala yang ditimbulkan adalah diare, maka langkah yang akan diambil untuk menangani kondisi tersebut adalah dengan pemberian obat anti-diare.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Baca Juga:

    Yang juga perlu Anda baca

    Tak Hanya Memutihkan Kulit, Ini 6 Manfaat Bengkoang Bagi Kesehatan

    Siapa yang suka makan bengkoang? Nyatanya, kandungan dan manfaat bengkoang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Apa saja manfaatnya?

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Kecantikan 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

    6 Khasiat Teh Chamomile yang Baik Bagi Tubuh

    Pernahkan Anda mencicipi teh chamomile? Ternyata salah satu teh herbal ini banyak manfaatnya, lho! Simak manfaat teh chamomile bagi kesehatan tubuh.

    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Hidup Sehat, Fakta Unik 25 November 2020 . Waktu baca 3 menit

    Sinar Matahari Pagi, Siang, dan Sore: Mana yang Paling Sehat?

    Saat menjemur bayi yang baru lahir, atau sekadar berjemur meresapi sinar matahari pagi, Anda harus tahu kapan waktu yang terbaik untuk melakukannya.

    Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
    Hidup Sehat, Fakta Unik 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit

    Mengapa Perlu Matikan Lampu Saat Tidur?

    Sebagian dari Anda mungkin lebih suka tidur dalam keadaan terang. Namun riset menunjukkan matikan lampu saat tidur itu lebih baik. Kenapa?

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Hidup Sehat, Fakta Unik 24 November 2020 . Waktu baca 5 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    penyebab bau mulut

    Wajib Tahu 15 Penyebab Bau Mulut yang Mengganggu!

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 27 November 2020 . Waktu baca 9 menit
    penyebab mulut kering

    7 Penyebab Mulut Kering Selain Dehidrasi yang Perlu Diketahui

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Dipublikasikan tanggal: 27 November 2020 . Waktu baca 6 menit
    akibat sering main hp

    4 Jenis Gangguan Kesehatan Akibat Terlalu Sering Bermain Smartphone

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
    Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 4 menit
    gingsul, salah satu jenis maloklusi

    Fakta Seputar Gigi Gingsul yang Harus Anda Tahu

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Novita Joseph
    Dipublikasikan tanggal: 25 November 2020 . Waktu baca 6 menit