home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kelebihan Zat Besi

Kelebihan Zat Besi

Zat besi berfungsi untuk pembentukan sel darah merah yang sehat. Namun saat tubuh kelebihan zat besi, organ penting seperti hati, jantung, dan pankreas akan dijadikan tempat penyimpanan kelebihan zat besi. Kondisi tersebut berisiko masalah serius yang mengancam jiwa.

Penyebab kelebihan zat besi

manfaat zat besi untuk tubuh

Hemochromatosis herediter adalah kondisi saat tubuh menyerap terlalu banyak kandungan mineral zat besi dari makanan yang Anda konsumsi. Penyebab munculnya hemochromatosis terbagi menjadi tiga yaitu primer, sekunder, dan neonatal.

Hemochromatosis primer

Hemochromatosis primer berarti bersifat turun temurun dan diwariskan dari orang tua kepada anak-anaknya. Biasanya jenis primer ini terjadi pada 90% kasus. Dikarenakan bersifat turunan maka kondisi ini tidak bisa dicegah.

Hemochromatosis sekunder

Hemochromatosis sekunder berarti terjadi karena masalah kesehatan yang Anda miliki sehingga memicu kondisi ini. Berbagai kondisi pemicunya di bawah ini.

  • Gangguan darah seperti thalasemia.
  • Penyakit hati kronis seperti infeksi hepatitis C kronis.
  • Tranfusi darah dan beberapa jenis anemia yang membutuhkan transfusi.
  • Dialisis ginjal jangka panjang.
  • Pil dan suntikan yang mengandung zat besi dengan dosis sangat tinggi.
  • Penyakit turunan langka yang memengaruhi sel darah merah, termasuk di transferrinemia atau aceruloplasminaemia.
  • Penyakit hati karena alkohol.

Hemochromatosis neonatal

Hemochromatosis neonatal yaitu kondisi kelebihan zat besi pada bayi yang baru lahir. Akibatnya, zat besi terkumpul di organ hati. Akibatnya, bayi lahir dalam kondisi meninggal atau hidup tetapi tidak dapat bertahan lama setelah lahir.

Kondisi ini umumnya terjadi karena sistem kekebalan tubuh ibu yang menghasilkan antibodi merusak hati janin.

Gejala saat tubuh kelebihan zat besi

laki-laki pegal karena kekurangan vitamin C

Gejala dan tanda saat tubuh kelebihan zat besi biasanya muncul di usia paruh baya kecuali untuk kasus neonatal. Adapun berbagai gejala umum yang muncul yakni di bawah ini.

  • Kelelahan
  • Sakit perut
  • Lemah dan lesu
  • Nyeri sendi
  • Hilangnya gairah seksual
  • Kerusakan hati
  • Periode menstruasi yang tiba-tiba berhenti
  • Perubahan warna kulit menjadi abu-abu akibat endapan zat besi berlebih
  • Perbesaran hati

Sekitar 75% pasien yang sudah mulai menunjukkan gejala biasanya memiliki fungsi hati yang abnormal. Sementara itu 75% lainnya akan mengalami kelelahan dan kelesuan, dan 44% akan mengalami nyeri pada persendian.

Kemudian, perubahan warna kulit biasanya akan terlihat pada pasien yang sudah mengalami berbagai gejala yang telah disebutkan.

Ragam komplikasi kondisi ini

penyakit sirosis adalah

Saat Anda mengalami kelebihan zat besi tetapi tidak segera ditangani, bukan tidak mungkin kondisi Anda akan memburuk. Di bawah ini berbagai komplikasi yang mungkin terjadi.

  • Sirosis hati atau terbentuknya jaringan parut permanen pada hati sehingga meningkatkan risiko kanker hati.
  • Diabetes dan komplikasinya seperti gagal ginjal, kebutaan, dan masalah pada jantung.
  • Gagal jantung kongestif (CHF).
  • Aritmia atau irama jantung yang tidak teratur.
  • Masalah pada endokrin seperti hipotiroidisme dan hipogonadisme.
  • Masalah pada sendi dan tulang seperti athrtitis, osteoarthritis, dan osteoporosis.
  • Masalah pada organ reproduksi seperti impotensi dan hilangnya gairah seksual.

Cara mengatasi kelebihan zat besi

manfaat donor darah

Pengobatan untuk hemochromatosis biasanya dilakukan dengan mengeluarkan darah dari tubuh secara teratur yang disebut dengan phlebotomy. Tujuannya, untuk mengurangi kadar zat besi di dalam tubuh dan mengembalikannya dalam kadar normal.

Biasanya, jumlah darah yang dibuang tergantung pada usia, kondisi kesehatan, dan seberapa banyak kelebihan zat besi di dalam tubuh. Umumnya, diperlukan waktu hingga satu tahun bahkan lebih untuk mengembalikan zat besi pada kadar yang normal.

Dokter akan menentukan perawatan yang tepat sesuai kondisi. Jika Anda ternyata tidak bisa menjalani prosedur menghilangkan darah karena anemia dan penyakit lain, dokter akan memberikan obat yang bisa mengikat kelebihan zat besi di dalam tubuh.

Nantinya, zat besi yang telah diikat akan dikeluarkan melalui cairan urine atau kotoran dalam proses yang disebut chelation. Selain itu, Anda bisa mengurangi risiko komplikasi akibat kondisi ini dengan cara di bawah ini.

  • Menghindari suplemen dan mulvitamin yang mengandung zat besi.
  • Menghindari suplemen vitamin C karena dapat meningkatkan penyerapan zat besi.
  • Mengurangi minuman beralkohol.
  • Menghindari makan ikan mentah dan kerang karena rentan mengalami infeksi akibat bakteri di dalam kedua makanan tersebut.
health-tool-icon

Kalkulator Kebutuhan Kalori

Gunakan kalkulator ini untuk menentukan berapa kebutuhan kalori harian Anda berdasarkan tinggi, berat badan, usia, dan aktivitas sehari-hari.

Laki-laki

Wanita

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Hemochromatosis

https://www.webmd.com/a-to-z-guides/what-is-hemochromatosis#1 accessed on August 24th 2018

Iron overload disorder: All you need to know

https://www.medicalnewstoday.com/articles/166455.php accessed on August 24th 2018

Hemochromatosis

https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hemochromatosis/diagnosis-treatment/drc-20351448 accessed on August 24th 2018

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Widya Citra Andini Diperbarui 4 minggu lalu
Ditinjau secara medis oleh dr Damar Upahita
x