Apa Benar Banyak Berdiri Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Bagi Anda yang sedang program menurunkan berat badan, selain olahraga dan menjaga pola makan, apalagi yang sering Anda lakukan? Nah, ternyata ada aktivitas sederhana lainnya yang bisa membantu menyukseskan program penurunan berat badan Anda, lho. Tidak perlu repot, katanya Anda hanya perlu berdiri. Apakah benar berdiri bisa membantu bakar kalori sehingga berat badan cepat turun? Simak ulasannya di sini.

Dilansir dalam laman Medical News Today, berdiri sekitar 6 jam per hari dapat membantu menurunkan berat badan. Berdiri digadang-gadang lebih menguntungkan daripada duduk dari segi pembakaran kalori. Penelitian-penelitian menunjukan bahwa terlalu banyak duduk dapat menyebabkan penumpukan lemak, sedangkan berdiri bisa bantu bakar kalori dan lemak.

Apakah banyak berdiri sudah terbukti bisa bakar kalori?

Sebuah studi yang dilakukan oleh Dr. Fransisco Lopez Jimenez dan timnya menguji permbakaran kalori yang terjadi saat duduk dan saat berdiri. Penelitian ini dimuat dalam European Journal of Preventive Cardiology tahun 2018. Dr. Fransisco Lopez Jiminez dengan timnya melakukan penelitian dengan mengolah data dari 46 penelitian terdahulu, yang melibatkan total 1.184 orang dengan rata-rata usia 33 tahun dan rata-rata berat badannya 65 kg.

Hasil dalam penelitian tersebut menyatakan bahwa dalam semenit, berdiri bisa membantu bakar kalori 0,15 kali lebih banyak dibandingkan dengan saat Anda duduk. Ini artinya, orang yang memiliki berat badan 65 kg jika berdiri selama 6 jam per hari bisa menambahkan pembakaran kalori  dalam tubuhnya sebanyak 54 kalori per hari. Jika dikonversikan ke berat badan, dengan tambahan pembakaran 54 kalori per hari ini, dalam setahun bisa membakar 2,5 kg massa lemak.

Mungkin ini tidak terlalu banyak, tapi cukup membantu. Menurut Dr. Lopez, bagi pekerja yang sehari-harinya duduk selama 12 jam penuh dan memiliki risiko tinggi untuk mengalami berat badan berlebih akibat kebiasaan sehari-harinya tersebut, sebaiknya potong waktu duduk hingga setengahnya.

Pergantian duduk menjadi berdiri bisa menjadi solusi yang berguna untuk para pekerja yang memiliki gaya hidup selalu duduk diam di tempat untuk mencegah kenaikan berat badan mereka dalam jangka panjang.

Meskipun begitu, bagi Anda yang sedang menurunkan berat badan tidak bisa sepenuhnya menggantungkan penurunan kalori dengan berdiri saja. Anda juga tetap perlu melakukan olahraga, mengatur pola makan, dan mengatur pemilihan makanan.

kerja sambil berdiri

Bagaimana bisa banyak berdiri bantu bakar kalori lebih banyak?

Saat berdiri, Anda akan melibatkan lebih banyak otot untuk membuat Anda berdiri tegak, jadi masuk akal jika tubuh membutuhkan lebih banyak energi untuk melakukannya. Tubuh pun harus bakar kalori untuk mendapatkan energi yang cukup agar tetap kuat berdiri.

Berdiri termasuk sebagai salah satu aktivitas thermogenesis non-olahraga atau sering disebut dengan NEAT. NEAT ini adalah aktivitas sehari-hari yang dapat membantu pembakaran kalori seperti saat sedang gelisah, memberikan gerakan isyarat, dan menggigil. 

Karena itu, bila Anda memang terbiasa duduk seharian, cobalah untuk berdiri lebih sering. Misalnya di kereta atau di bus saat Anda berangkat ke kampus atau kantor. Bisa juga ketika Anda masak dan menyiapkan makan untuk keluarga.

Apa manfaat lainnya saat beraktivitas sambil berdiri?

Selain itu, dilansir dalam Livestrong, berdiri dapat membantu darah mengalir bebas ke seluruh tubuh sehingga oksigen juga akan terbawa lebih banyak, termasuk ke otak. Hal ini dapat membuat kemampuan berpikir lebih jernih dan konsentrasi meningkat.

Berdiri juga dapat memperbaiki postur tubuh dan mengurangi rasa sakit dan kekakuan. Sebaliknya dengan duduk, duduk terlalu lama membuat gerakan tulang belakang lebih kaku, mengencangkan otot dada, bahu dan leher sehingga orang bisa merasa pegal-pegal jika terlalu lama duduk.

Karena manfaatnya ini, mulai banyak tempat kerja yang mendorong karyawannya untuk menggunakan standing desk (meja berdiri) yang digunakan saat bekerja. Meskipun penelitian terkait bekerja sambil berdiri ini masih dalam tahap awal dan masih perlu penelitian selanjutnya yang lebih lengkap, paling tidak dengan bekerja dan menyelipkan aktivitas berdiri dapat membantu mengurangi efek berbahaya dari duduk terlalu lama.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Maret 14, 2018 | Terakhir Diedit: Februari 28, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca