Kenapa Bisa Ada Orang yang Tidak Suka Minum Air Putih?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 06/09/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagi kebanyakan orang, minum air putih itu sudah seperti bernapas. Bukan masalah suka atau tidak suka, melainkan masalah kebutuhan jasmani. Akan tetapi, ada saja sebagian orang yang tidak suka air putih. Mereka lebih memilih kehausan atau mencari minuman selain air putih. Kok bisa, ya? Ini dia berbagai alasan dan cara mengatasinya.

Kenapa bisa ada orang yang tidak suka air putih?

Tanpa minum air putih, tubuh akan mengalami dehidrasi sehingga organ-organ tubuh Anda tidak berfungsi dengan baik. Selain itu, air putih juga menyegarkan dan mampu melepas dahaga. Namun, seseorang bisa saja tidak suka air putih karena hal-hal berikut ini.

1. Ketagihan gula

Coba perhatikan kalau Anda sering ngidam makanan atau minuman yang manis serta selalu kalap ketika mengonsumsi makanan manis. Anda mungkin saja ketagihan gula.

Orang yang ketagihan gula biasanya lebih menyukai minuman yang ada rasanya, tidak hambar atau tawar seperti air putih. Ini karena indra pengecap orang yang ketagihan gula baru akan bereaksi secara positif kalau Anda minum minuman seperti teh manis, soda rasa buah-buahan, atau jus kemasan.

Karena tidak terbiasa dengan makanan atau minuman yang hambar, air putih pun jadi terasa tidak sedap di lidah.

Cara mengatasinya: Supaya tidak terlalu hambar, tambahkan irisan buah-buahan segar atau rempah dedaunan dalam air putih. Minum infused water memang akan membuat air minum Anda lebih sedap dan manis.  

Cobalah untuk menambahkan irisan buah lemon, stroberi, kiwi, anggur, apel, nanas, atau jambu. Rempah dedaunan seperti daun mint juga bisa menambah cita rasa yang khas pada air minum Anda.

Selain rasanya lebih enak, infused water juga tampak lebih berwarna daripada air putih biasa. Hal ini bisa mengecoh pikiran Anda sendiri, seolah Anda sedang minum jus buah yang manis, bukan air putih.

2. Kembung setelah minum air

Ada orang yang tidak suka air putih karena setelah minum perut jadi terasa kembung. Nah, ini mungkin karena cara Anda minum salah. Seharusnya saat perut kosong, minum satu atau dua gelas air putih tidak bikin kembung. Akan tetapi, kalau Anda minum seliter air sekaligus, perut Anda bisa kelebihan cairan. Anda pun jadi merasa kembung dan mual.

Begitu juga kalau Anda baru minum air sesudah makan. Masalahnya, perut Anda sudah dipenuhi makanan dan cairan dari makanan.

Cara mengatasinya: Lebih baik sering minum tapi sedikit-sedikit saja. Jangan langsung minum banyak sekaligus. Misalnya minum setengah gelas air putih setiap satu jam.

Anda juga sebaiknya minum air putih sebelum makan atau saat Anda makan. Ini supaya Anda bisa mengukur perut Anda sudah terasa penuh atau belum. Sesudah makan, minum air secukupnya saja, tidak perlu berlebihan.

3. Rasa airnya aneh atau tidak sedap

Hati-hati kalau Anda tidak suka air putih karena rasanya yang aneh atau tidak sedap. Meskipun air minum memang rasanya berbeda-beda, seharusnya air putih rasanya tidak terlalu tajam atau pahit.

Rasa air yang terlalu tajam bisa saja disebabkan oleh pencemaran, penambahan bahan kimia berlebihan, atau keseimbangan Ph air yang berubah.

Cara mengatasinya: Kalau air minum di rumah Anda terasa aneh, segera periksa kualitas airnya. Misalnya Anda langganan membeli air minum galon, tanyakan dan pastikan pada penjual bahwa air belum kedaluwarsa dan disimpan di tempat yang ideal.

Bila Anda biasa merebus air dari keran PAM, segera hubungi petugas PAM. Kalau Anda merebus air yang berasal dari sumur tanah, bawa sampel airnya untuk dicek di laboratorium.

Nah, untuk sementara waktu Anda sebaiknya minum air putih dari sumber lain dulu. Misalnya beli air minum kemasan merek lain.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Kandung Kemih bagi Pria dan Wanita?

Hati-hati, tidak menjaga kesehatan kandung kemih membuat Anda rentan kena berbagai gangguan sistem kemih seperti infeksi saluran kencing hingga kanker.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Ginseng Korea: Benarkah Ampuh Atasi Berbagai Masalah Seksual Pria?

Ginseng Korea diyakini bisa mengatasi masalah pria, dari impotensi hingga ejakulasi dini. Tapi apakah manfaat ginseng ini sudah terbukti dan teruji klinis?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Seks & Asmara 05/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Pijat Prostat, Benarkah Bisa Atasi Masalah Prostat dan Seksual?

Dewasa ini, pijat prostat mulai banyak dicari. Banyak yang yakin pijat ini bisa jadi solusi berbagai keluhan di area prostat. Apa memang benar?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Urologi, Prostat 05/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Nafsu Seks Siapa yang Lebih Besar? Pria atau Wanita?

Semua orang punya nafsu seks yang berbeda. Namun apakah benar nafsu seks pria lebih besar dari wanita? Simak apa kata hasil penelitian.

Ditulis oleh: Novita Joseph
Hidup Sehat, Seks & Asmara 04/08/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sarang nyamuk

4 Tips Mencegah Rumah Menjadi Sarang Nyamuk

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 13/08/2020 . Waktu baca 4 menit
bibir gatal

7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit
mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
penyebab infeksi saluran kencing

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit