Buerger Disease, Penyakit Berbahaya yang Menyerang Perokok

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Merokok sudah menjadi sebuah kebiasaan bagi sebagian masyarakat, terutama di Indonesia. Jumlah penduduk umur ≥15 tahun yang merokok dan mengunyah tembakau cenderung meningkat dari tahun ke taun. Menurut Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Kementerian Ksehatan RI, peningkatan ini ditunjukkan dalam Riskesdas 2007 (34,2%), Riskesdas 2010 (34,7%) dan Riskesdas 2013 (36,3%).

Kebiasaan merokok menimbulkan banyak gangguan medis, sebut saja kanker paru, kanker mulut, dan penyakit pembuluh darah. Salah satu penyakit pembuluh darah yang hanya menyerang kaum perokok disebut Buerger disease.

Apa itu Buerger disease?

Buerger Disease atau dalam dunia medis disebut Tromboangiitis Obliterans adalah penyakit pembuluh darah (arteri & vena) yang bersifat khusus menyerang pada anggota gerak dan jarang pada alat-alat dalam. Kelainannya berupa peradangan dan penyumbatan oleh trombus pada daerah yang terkena, terutama pembuluh darah kecil dan sedang di kaki dan tangan. Penyumbatan dan peradangan yang terjadi menyebabkan bagian ujung-ujung anggota gerak kekurangan oksigen, mati, kemudian membusuk.

Hampir 100% kasus Buerger Disease menyerang perokok pada usia dewasa muda. Penyakit ini banyak terdapat di Korea, Jepang, Indonesia, India, dan negara lain di Asia Selatan, Asia Tenggara dan Asia Timur. Kematian yang diakibatkan oleh penyakit Buerger masih jarang, tetapi pada pasien penyakit ini yang terus merokok, 43% dari penderita harus melakukan satu atau lebih amputasi  pada 6-7 tahun kemudian.

Mengapa Buerger disease hanya menyerang perokok?

Rokok mengandung kurang lebih 4000 zat, dan 200 di antaranya berbahaya bagi kesehatan. Racun utama pada rokok adalah nikotin, karbon monoksida dan tar. Ada berbagai jenis rokok di pasaran yaitu rokok putih, kretek, dan rokok cerutu. Rokok putih mengandung 14 – 15 mg tar dan 5 mg nikotin, sementara rokok kretek mengandung sekitar 20 mg tar dan 4 – 5 mg nikotin. Hal ini menunjukkan bahwa kandungan tar dan nikotin pada rokok kretek lebih tinggi daripada rokok putih. Kandungan tar dan nikotin pada cerutu paling tinggi karena ukurannya yang lebih besar. Bagaimana 3 zat ini menyebabkan Penyakit Buerger? Simak penjelasan berikut ini.

1. Nikotin

Nikotin dapat merusak saraf, meganggu fungsi otak serta jantung. Nikotin juga dapat mengganggu sistem saraf simpatis dengan merangsang pelepasan adrenalin, meningkatkan frekuensi denyut jantung, tekanan darah dan kebutuhan oksigen jantung, serta menyebabkan gangguan irama jantung. Pada pembuluh darah, nikotin berfungsi memanggil sel-sel darah trombosit dan menyebabkan penempelan trombosit ke dinding pembuluh darah. Tumpukan ini memicu peradangan sehingga semakin banyak sampah yang menumpuk di dinding pembuluh darah yang berakibat penyempitan. Penyempitan pembuluh darah di bagian ujung tubuh (jari kaki dan jari tangan) akibat nikotin akan meningkatkan risiko terjadinya ateriosklerosis, Penyempitan inilah menyebabkan aliran terhambat sehingga bagian yang kurang darah akan mati dan membusuk.

2. Karbon monoksida (CO)

Gas karbon monoksida (CO) memiliki kecenderungan yang kuat untuk berikatan dengan hemoglobin dalam eritrosit. Hemoglobin seharusnya berikatan dengan oksigen untuk didistribusikan ke seluruh tubuh. Faktanya kadar gas CO dalam darah bukan perokok kurang dari 1%, sementara dalam darah perokok mencapai 4-15%. Otomatis pada perokok, CO akan menurunkan penghantaran oksigen ke jaringan seluruh tubuh. Karbon monoksida juga mengganggu pelepasan oksigen, mempercepat aterosklerosis, dan meningkatkan kekentalan darah sehingga mempermudah penggumpalan darah. Kombinasi inilah yang menyebabkan aliran terhambat menuju bagian ujung-ujung tubuh sehingga bagian tersebut cepat membusuk karena kekurangan oksigen.

3. Tar

Tar merupakan komponen padat asap rokok yang bersifat karsinogen. Pada saat rokok dihisap, tar masuk ke dalam rongga mulut dalam bentuk uap padat. Setelah dingin, tar akan menjadi padat dan membentuk endapan berwarna coklat pada permukaan gigi, saluran pernapasan, dan paru. Pengendapan ini bervariasi antara 3 – 40 mg per batang rokok. Tar juga dipercaya menyebabkan dinding pembuluh darah rusak sehingga dapat menyebabkan tumpukan sampah yang kemudian menyumbat.

Apa gejala penyakit Buerger?

  • Gejala pertama berupa klaudikasi atau nyeri pada saat berjalan.
  • Fase awal menunjukkan kulit kemerahan, sedikit nyeri, dan vena teraba sebagai saluran yang mengeras sepanjang beberapa milimeter sampai sentimeter di bawah kulit. Kelainan ini sering muncul di beberapa tempat pada ekstremitas tersebut dan berlangsung selama beberapa minggu. Setelah itu tampak bekas yang berbenjol- benjol.
  • Pada penyumbatan yang lebih berat, nyerinya lebih hebat dan berlangsung lebih lama, bahkan nyeri saat istirahat.
  • Penderita sering kali mengalami fenomena Raynaud,  suatu kondisi di mana ujung tubuh (jari, tumit, tangan, kaki) menjadi putih jika terkena suhu dingin.
  • Kedinginan, mati rasa, kesemutan, rasa panas pada ujung jari kaki atau jari tangan.
  • Kram otot, biasanya di telapak kaki atau tungkai.
  • Kebiruan pada jari tangan dan kaki yang kemudian menghitam dan membusuk.
  • Tidak ada denyutan nadi pada bagian yang kurang aliran darah.
  • Otot menjadi atrofi atau mengecil.
  • Tulang mengalami osteoporosis dan bila timbul pembusukan maka terjadi kerusakan tulang yang berkembang menjadi osteomielitis (radang tulang)

Apakah Anda berpotensi terkena penyakit Buerger?

Ada skor yang dapat dihitung untuk mengetahui seorang perokok dapat mengalami penyakit Buerger di kemudian hari. Yuk, hitung skor Anda lewat skor di bawah ini.

buerger-1

buerger-2

Keterangan hasil:

  • 0-1: Anda tak berisiko penyakit Buerger
  • 2-3: Anda berisiko namun rendah
  • 4-5: Kemungkinan Anda terkena sedang
  • ≥6: Kemungkinan terkena tinggi, diagnosis dapat dipastikan

Nah, setelah lihat penjelasan di atas, kita jadi tahu bahwa merokok bukanlah kebiasaan yang baik. Apalagi bila kita merokok hanya untuk gaya semata. Yuk, STOP merokok!

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Kelainan Katup Jantung Bawaan dan Cara Mengatasinya

Kelainan atau penyakit katup jantung bisa terjadi karena bawaan dari lahir dan bisa terdeteksi pada bayi. Apa penjelasannya dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 1 Juli 2020 . Waktu baca 7 menit

Panduan Menjaga Kesehatan Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

Menjaga kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan memang bukan tugas mudah. Jangan khawatir, simak panduannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 1 Juli 2020 . Waktu baca 10 menit

Gagal Jantung Akut, Apa Bedanya dengan Gagal Jantung Kronis?

Gagal jantung terbagi dua berdasarkan progresnya, yaitu gagal jantung akut dan gagal jantung kronik. Apa yang dimaksud gagal jantung akut?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Jantung, Gagal Jantung 1 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit

Endokarditis

Endokarditis adalah infeksi bakteri yang menyerang endokardium, bagian dari organ jantung. Ketahui lebih lanjut gejala, penyebab, dan pengobatannya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Jantung, Penyakit Jantung Lainnya 30 Juni 2020 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kuning telur untuk jantung

Manfaat Kuning Telur untuk Kesehatan Jantung

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 3 September 2020 . Waktu baca 3 menit
sperma perokok

Masih Ingin Merokok? Ini Akibatnya pada Sperma dan Kesuburan Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit
makanan yang dilarang untuk pasien penyakit jantung

5 Jenis Pantangan Makanan untuk Pasien Penyakit Jantung

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit
manfaat virgin coconut oil minyak kelapa dara; virgin coconut oil

Manfaat Virgin Coconut Oil untuk Kesehatan

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 4 Agustus 2020 . Waktu baca 4 menit