Sebenarnya Makan Alpukat Bikin Gemuk Atau Kurus?

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 13/06/2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Ketika Anda sedang ingin menurunkan atau menambah berat badan, segala jenis makanan tentu harus dipertimbangkan baik-baik. Jangan-jangan makanan yang selama ini Anda konsumsi bikin Anda semakin gemuk atau kurus. Nah, alpukat adalah salah satu jenis makanan yang sering disebut-sebut sebagai makanan orang diet. Akan tetapi, Anda mungkin juga pernah dengar bahwa alpukat bisa bikin gemuk. Lalu mana yang benar? Apakah alpukat bikin gemuk atau kurus? Simak saja jawabannya berikut ini.

Alpukat untuk menambah berat badan

Meskipun alpukat masuk dalam kategori buah-buahan, alpukat sebenarnya adalah sumber lemak nabati yang baik untuk dikonsumsi. Alpukat juga mengandung kalori yang padat. Menurut para ahli gizi yang tergabung dalam The Academy of Nutrition and Dietetics di Amerika Serikat, Anda yang ingin menambah berat badan perlu menambahkan sumber kalori padat setiap makan.

Namun, bukan berarti Anda boleh mengonsumsi makanan yang kaya kalori sembarangan, misalnya junk food. Sebaiknya, pilihlah sumber kalori dan lemak yang juga mengandung banyak nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh Anda. Alpukat bisa jadi jawaban yang tepat. Pasalnya, alpukat adalah sumber vitamin A, B-6, dan C. Selain itu, buah eksotis ini juga kaya akan mineral seperti kalium, magnesium, dan zat besi.   

Alpukat untuk menurunkan berat badan

Anda mungkin jadi ragu untuk mengonsumsi alpukat kalau Anda sedang berusaha untuk menurunkan angka timbangan. Namun, sebenarnya Anda tak perlu khawatir dengan kandungan lemak dalam alpukat. Ini karena jenis lemak dalam alpukat adalah lemak nabati tak jenuh tunggal. Jenis lemak ini disebut lemak baik karena sifatnya yang sangat mudah dibakar dan diubah menjadi energi. Berbeda dengan lemak jenuh (saturated fat) yang cenderung mengendap dalam tubuh.

Karena kandungan lemak baik dan kalori yang padat, mengonsumsi alpukat bisa membuat Anda kenyang lebih lama. Anda pun jadi bisa mengendalikan hasrat untuk mencari camilan atau makan lagi. Hal ini tentu baik jika Anda ingin menurunkan berat badan.

Akan tetapi, para ahli sepakat bahwa Anda harus hati-hati kalau mengonsumsi makanan yang tinggi kadar lemak tak jenuhnya. Meski memang sehat, khasiatnya untuk diet jelas tak seampuh makanan yang rendah lemak.  

Jadi sebenarnya alpukat bikin gemuk atau kurus?  

Alpukat adalah buah eksotis yang baik untuk mengendalikan berat badan, baik untuk menguruskan badan atau menambah berat badan. Kuncinya terletak pada bagaimana Anda mengonsumsinya.

Kalau Anda ingin menambah angka timbangan, sebaiknya tambahkan alpukat dalam menu harian Anda. Misalnya sebagai snack di sore hari. Anda juga bisa mengganti makanan tinggi kalori yang tidak sehat seperti gorengan dengan alpukat. Di pagi hari, Anda bisa minum jus alpukat untuk menambah energi dan asupan gizi.

Sementara kalau Anda ingin menguruskan badan, jangan makan alpukat secara berlebihan. Pasalnya, makan alpukat begitu saja tidak akan bisa bikin kurus dalam sekejap. Gantilah menu makan siang Anda, misalnya nasi goreng, dengan salad buah alpukat. Anda juga bisa sarapan dengan yogurt dan irisan alpukat daripada makan bubur ayam atau nasi uduk. Hindari untuk snacking dengan buah alpukat karena tanpa sadar bisa menambah asupan kalori dan lemak Anda dalam sehari. Jika memang ingin ngemil alpukat, imbangi dengan olahraga dan aktivitas fisik yang cukup. 

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Frozen Yogurt Versus Es Krim, Lebih Sehat Mana?

Benarkah frozen yogurt memiliki kandungan lemak yang lebih sedikit dari es krim? Cari tahu di sini untuk memastikan apakah frozen yogurt memang lebih sehat.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik 17/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Yang Perlu Anda Tahu Seputar Pangan Rekayasa Genetika

Sudah saatnya kita meluruskan isu-isu seputar pangan rekayasa genetika (PRG) atau genetically modified foods yang penuh kontroversi ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit

3 Resep Dessert Vegan yang Mudah dan Lezat

Kata siapa seorang vegan tak bisa menikmati berbagai pencuci mulut yang menggugah selera? Tiga dessert vegan yang mudah dibuat ini nikmatnya berani diadu!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 15/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Dua Resep Sorbet, Camilan Segar Sehat yang Mudah Dibuat

Doyan camilan dingin yang manis, tapi takut gemuk kalau keseringan makan es krim? Sudahkah Anda mencoba sorbet? Anda bisa membuatnya sendiri di rumah, lho!

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Nutrisi, Hidup Sehat 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

diet eliminasi

Mengenal Diet Eliminasi (Elimination Diet) untuk Tahu Intoleransi Makanan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 05/07/2020 . Waktu baca 5 menit
kacang almond

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
apa itu kolesterol

7 Hal yang Paling Sering Ditanyakan Tentang Kolesterol

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 5 menit
tidak cepat lapar

10 Makanan Terbaik untuk Anda yang Cepat Lapar

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . Waktu baca 5 menit