home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

7 Minyak Esensial yang Berkhasiat Mengobati Gigitan Serangga

7 Minyak Esensial yang Berkhasiat Mengobati Gigitan Serangga

Sengatan atau gigitan serangga bisa menyebabkan rasa tidak nyaman pada kulit, terlebih bila sampai menimbulkan bekas seperti gatal, iritasi, kemerahan, hingga rasa perih. Meski begitu, Anda bisa meredakan efeknya dengan menggunakan berbagai jenis minyak esensial berikut ini yang dipercaya ampuh sebagai obat gigitan serangga.

Pilihan minyak esensial sebagai obat gigitan serangga

1. Basil

Minyak basil memiliki sifat antiradang yang dapat membantu meredakan iritasi kemerahan akibat gigitan serangga atau sengatan lebah. Tak hanya itu, sifat antimikrobanya juga berkhasiat untuk mencegah terjadinya infeksi.

Caranya, larutkan dulu 2-3 tetes minyak basil dengan 1 sdt minyak pembawa seperti minyak zaitun atau minyak almond. Barulah oleskan langsung di kulit.

2. Chamomile

Selain aromanya yang harum menenangkan, minyak chamomile juga dipercaya sebagai obat gigitan serangga yang ampuh karena bisa membantu mengatasi reaksi alergi ringan seperti kulit gatal, kemerahan, serta iritasi.

Minyak chamomile juga memiliki sifat antiradang yang bekerja sama efektifnya seperti krim hidrokortison untuk menyembuhkan rasa sakit, peradangan, dan gatal pada kulit bekas gigitan serangga. Khasiat ini pernah dilaporkan oleh sebuah studi di tahun 2011.

Caranya, larutkan dulu 2-3 tetes minyak chamomile dengan 1 sdt minyak pembawa seperti minyak zaitun atau minyak almond. Barulah oleskan langsung di kulit.

3. Lavender

Minyak lavender merupakan salah satu minyak esensial yang tak kalah populer sebagai obat gigitan serangga. Minyak lavender biasa digunakan untuk mengobati rasa sakit akibat gigitan laba-laba, semut api, dan lebah.

Sebuah studi di tahun 2012 menemukan bahwa efek antiradang minyak lavender berguna untuk memperbaiki sel kulit yang rusak.

Berbeda dengan minyak esensial lain yang harus dicampur dulu dengan minyak pembawa sebelum dioleskan pada kulit, Anda bisa mengoleskan minyak lavender langsung ke bekas gigitan serangga.

4. Peppermint

Minyak peppermint bisa menjadi salah satu pilihan bagus untuk mengobati gigitan serangga. Sifat antiradang dari minyak peppermint telah terbukti ampuh untuk mengatasi gatal, iritasi, serta sensasi terbakar akibat gigitan serangga karena efeknya yang dingin pada kulit.

Minyak peppermint hanya boleh digunakan hanya pada bekas gigitan serangga atau iritasi kulit ringan, jangan dioles ke luka yang terbuka.

Caranya, larutkan dulu 2-3 tetes minyak peppermint dengan 1 sdt minyak pembawa seperti minyak zaitun atau minyak kelapa. Barulah oleskan langsung di kulit. Jangan langsung oleskan minyak peppermint ke kulit karena bisa menyebabkan perih dan memperburuk kondisi.

5. Tea tree oil

Tea tree oil umum digunakan sebagai obat jerawat. Namun jangan salah. Minyak pohon teh juga merupakan pilihan obat gigitan serangga alami, terutama untuk anak-anak yang sering tidak tahan rasa gatalnya.

Minyak pohon teh memiliki sifat antibakteri yang membantu mencegah bakteri serta mikroba lainnya agar tidak tumbuh dan berkembang di area bekas gigitan serangga. Penelitian juga menunjukkan bahwa menunjukkan kalau minyak pohon teh mampu mengurangi gatal dan bengkak pada kulit akibat reaksi alergi.

Caranya, larutkan dulu 2-3 tetes minyak tea tree dengan 1 sdt minyak pembawa seperti minyak zaitun atau minyak kelapa. Barulah oleskan langsung di kulit.

6. Minyak sereh

Menurut sejumlah penelitian, minyak sereh memiliki efek antimikroba yang ampuh untuk mencegah infeksi bakteri yang mungkin disebabkan dari gigitan serangga. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2014 juga menyatakan bahwa minyak sereh juga bersifat sebagai antiradang.

Minyak ini bisa dioleskan langsung pada sumber gatal setelah digigit atau disengat serangga.

7. Minyak kamper (champor)

Meski kurang familiar terdengar di telinga, kamper (champor) ternyata masih satu kerabat dengan kayu manis. Minyak kamper bermanfaat untuk meredakan gatal, sakit, iritasi, dan peradangan akibat gigitan serangga. Namun, minyak ini hanya boleh digunakan hanya pada bekas gigitan serangga atau iritasi kulit ringan, jangan dioles ke luka yang parah karena bisa membuat iritasi makin memburuk.

Caranya, larutkan dulu 2-3 tetes minyak kamper dengan 1 sdt minyak pembawa seperti minyak zaitun atau minyak kelapa. Barulah oleskan langsung di kulit.

Penting untuk tes dulu untuk cari tahu apakah Anda alergi terhadap minyak esensial apapun, sebelum memakainya sebagai pengobatan. Oleskan minyak sedikit saja pada punggung tangan dan tunggu 24 jam. Jika tidak ada masalah, Anda boleh menggunakannya sebagai obat gigitan serangga.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Can You Use Essential Oils for Bug Bites? https://www.healthline.com/health/essential-oil-for-bug-bites Diakses pada 26 April 2018.

Can I Use Essential Oils for Itchy Bug Bites? https://www.medicalnewstoday.com/articles/319775.php Diakses pada 26 April 2018.


Foto Penulis
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri Diperbarui 07/05/2018
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
x