home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

5 Aturan Merawat Kesehatan Gigi untuk Pemakai Behel

5 Aturan Merawat Kesehatan Gigi untuk Pemakai Behel

Anda seorang pemakai behel alias kawat gigi? Jika jawaban Anda adalah ya, maka Anda harus menyimak tips-tips menjaga kesehatan gigi bagi Anda yang menggunakan kawat gigi di bawah ini. Hidup dengan kawat gigi tidak sulit, kok!

Panduan perawatan untuk pemakai behel

1. Hati-hati pilih makanan

Mengonsumsi makanan yang salah dapat merusak kawat gigi Anda. Selama beberapa hari pertama, dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang lunak dan halus. Potong kecil-kecil makanan Anda agar lebih mudah untuk dikunyah. Contoh makanan yang dapat Anda konsumsi antara lain adalah seperti nasi, pasta, fish cake, mashed potato, daging yang dimasak lunak, puding, es krim, pisang, dan buah yang dijus.

Beberapa makanan tidak dianjurkan untuk dikonsumsi ketika Anda menggunakan kawat gigi karena dapat merusak kawat gigi adalah makanan yang keras, kenyal, lengket, dan perlu digigit. Contoh makanan yang harus dihindari adalah apel, permen karamel, kacang, dan permen karet. Permen karet sangat tidak dianjurkan karena dapat melekat pada kawat gigi.

2. Hindari kebiasaan buruk yang merusak gigi Anda

Anda mungkin punya kebiasaan menggigit kuku atau menggigit pensil. Kebiasaan tersebut harus segera Anda hentikan karena selain merusak gigi Anda, juga dapat mengganggu kawat gigi yang baru Anda pasang.

3. Bersihkan sela-sela kawat gigi Anda setelah makan

Penting bagi Anda untuk menjaga kebersihan dan kesehatan gigi Anda. Selalu sikat gigi setiap selesai makan untuk menghindari adanya makanan yang terselip di kawat gigi. Waktu yang tepat untuk sikat gigi adalah 1 jam setelah makan.

4. Kontrol rutin

Selalu kontrol rutin ke dokter gigi untuk melihat perkembangan dan memperbaiki kawat gigi yang mulai longgar. Dianjurkan untuk kontrol setiap 3-10 minggu tergantung dari jenis kawat gigi yang Anda pakai dan anjuran dokter gigi Anda.

5. Lindungi gigi saat olahraga

Jika Anda seorang atlet atau memiliki hobi olahraga, Anda tetap dapat melakukannya. Gunakan pelindung mulut setiap berolahraga untuk melindungi gigi dan kawat gigi Anda, terutama apabila Anda melakukan olahraga kontak yang memiliki risiko tinggi. Apabila Anda menggunakan kawat gigi yang dapat dilepas, selalu lepas kawat gigi Anda saat bermain dan tetap gunakan pelindung mulut.

Cara mengurangi rasa nyeri saat baru pasang behel

Setelah pemasangan kawat gigi, mulut dan gigi Anda pasti akan terasa sangat tidak nyaman sementara Anda masih menyesuaikan diri Anda dengan kawat gigi baru. Hal ini merupakan hal yang normal dan dirasakan oleh semua orang yang menggunakan kawat gigi. Untuk mengurangi rasa nyeri, Anda dapat mengkonsumsi obat pereda nyeri.

Penggunaan kawat gigi merupakan terapi jangka panjang. Penting bagi Anda untuk mengetahui bagaimana merawat kawat gigi supaya dapat bertahan lama dan memberikan hasil yang maksimal. Apabila terdapat kerusakan pada kawat gigi Anda, jangan ragu dan jangan tunda untuk segera menemui dokter gigi Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

http://www.firstchoicedental.com/living-with-braces Accessed on July 19, 2017

https://www.dentalhealth.org/tell-me-about/topic/orthodontics/living-with-my-brace Accessed on July 19, 2017

www.webmd.com/oral-health/guide/braces-and-retainers#1 Accessed on July 19, 2017

Foto Penulis
Ditulis oleh Thendy Foraldy pada 09/08/2017
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
x