6 Tips Redakan Sakit Gigi Setelah Behel Dikencangkan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Bagi para pengguna behel atau kawat gigi, jadwal kontrol rutin ke dokter gigi adalah hal yang tidak bisa dihindari. Setidaknya setiap beberapa minggu sekali Anda harus konsultasi ke dokter untuk mengencangkan behel gigi. Sedihnya, setelah mengencangkan behel ini pasti rasanya sakit, ngilu, campur aduk semuanya.

Begini, Anda harus tahu dulu bahwa rasa sakit setelah kontrol behel gigi adalah hal yang wajar. Sebab, tekanan pada gigi Anda meningkat dan lebih kencang dari sebelumnya.

Sebenarnya, secara alamiah rasa sakit ini akan hilang dengan sendirinya tanpa diberikan tindakan apa-apa. Ini bukan sesuatu yang membahayakan. Lama-lama Anda akan terbiasa dengan tekanan ini, rasa sakit hilang, dan Anda pun bisa mengunyah seperti sedia kala.

Namun, jika Anda memang tidak tahan, beberapa tips di bawah ini bisa Anda lakukan untuk meringankan rasa sakit setelah kontrol behel gigi.

1. Pilih makanan yang lunak

menu dessert alpukat puding

Gigi Anda kemungkinan besar akan lebih sensitif ketika baru saja dikencangkan. Maka itu, hindari makanan yang renyah, keras, atau sulit untuk digigit.

Memilih makanan yang bertekstur lunak adalah cara aman untuk tetap bisa makan karena tidak perlu banyak mengunyah. Makanan lunak juga tidak memberi tekanan yang besar pada kawat gigi yang baru saja dikencangkan oleh dokter.

Contoh makanan lunak yang bisa Anda pilih seperti bubur, nasi tim, kentang rebus, telur, daging ikan, makaroni, yogurt, smoothies, puding, dan lainnya.

Hindari makanan keras seperti kerupuk, gorengan, buah yang bertekstur keras seperti apel, serta camilan yang keras. Hindari juga makanan yang lengket seperti permen, ini akan membuat Anda semakin tidak nyaman karena bisa menempel di behel atau gigi.

2. Minum air dingin atau es loli

Minum Air Dingin atau Es Saat Flu

Minum air dingin adalah cara yang praktis untuk meredakan rasa tidak nyaman yang Anda rasakan setelah mengencangkan behel gigi. Suhu dingin memberikan sensasi seperti mati rasa di sekitar mulut. Suhu dingin juga membantu mengurangi peradangan pada gusi yang sedang terasa sakit.

Selain air dingin, Anda juga bisa makan es loli dari jus buah asli yang teksturnya sangat lembut. Ini bisa membantu meredakan rasa sakit yang Anda rasakan sekaligus memberikan kenikmatan untuk lidah.

3. Minum obat pereda nyeri

obat pereda nyeri kanker

Kalau sakit giginya sudah tidak bisa ditahan lagi, minumlah obat pereda nyeri. Coba minum obat pereda nyeri satu jam sebelum Anda mengencangkan kawat gigi di dokter. Ini akan mengurangi rasa ngilu dan tidak nyaman yang Anda rasakan nantinya setelah behel dikencangkan.

Obat pereda nyeri biasanya dijual bebas di apotek, tetapi pastikan untuk mengikuti aturan pakai pada label obat tersebut. Tidak disarankan untuk minum pereda nyeri dalam jangka panjang karena penggunaan berlebihan bisa membahayakan.

4. Kumur air garam

manfaat air garam untuk kesehatan mulut

Behel gigi biasanya juga menyebabkan luka pada pipi bagian dalam, bibir, dan juga gusi. Ini yang membuat Anda semakin tidak nyaman. Untuk meredamnya, kumur mulut Anda dengan air garam untuk menenangkan mulut Anda yang sedang terasa nyut-nyutan.

Caranya cukup mudah: campurkan satu sendok teh garam dengan segelas air hangat sampai larut. Lalu kumur dengan larutan ini. Anda bisa berkumur beberapa kali dalam sehari, selanjutnya kumur dengan air biasa. Ingat, jangan sampai menelan airnya.

5. Kurangi makanan dan minuman asam

buah untuk penyakit asam lambung

Minuman dan makanan asam bisa mengiritasi setiap luka di mulut Anda. Ini bisa mendorong bakteri untuk bekembang biak lebih pesat di sekitar kawat gigi. Maka itu, kurangi dulu makanan serta minuman asam seperti buah jeruk dan stroberi atau sari jeruk nipis setelah mengencangkan kawat di dokter gigi.

6. Kompres hangat

Sumber: Greensboro Dentist

Jika rahang masih terasa sakit setelah mencoba berbagai cara di atas, cara yang satu ini bisa jadi penyelamat. Kompres bagian yang sakit dengan kain yang sudah dibasahi dengan air panas. Tempelkan ke bagian pipi, dagu, atau rahang yang terasa sakit.

Kompres dan tekan dengan perlahan. Kompres hangat selama beberapa menit hingga rasa sakitnya bisa sedikit berkurang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Penyebab Gigi Tonggos dan Pilihan Cara Memperbaikinya

Mungkin tidak semua orang yang punya gigi tonggos bisa tampil se-pede Freddie Mercury. Namun, haruskah gigi tonggos diperbaiki?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 25 November 2020 . Waktu baca 10 menit

Kapan Sebaiknya Memasang Behel agar Tetap Aman dan Efektif?

Memasang behel bisa menjadi salah satu keputusan terbaik demi memiliki gigi yang rapi sekaligus sehat. Namun, apa Anda tahu waktu ideal memasang behel?

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 28 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

Behel Bisa Bikin Gigi Jadi Kuning, Benar Atau Salah?

Walau dikenal ampuh untuk merapikan struktur gigi, behel juga bisa bikin gigi jadi kuning. Benar atau tidak, ya? Yuk, simak penjelasannya!

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 19 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Mau Merapikan Gigi, tapi Tak Pede Pakai Behel? Ini Solusinya!

Pakai behel (kawat gigi) adalah perawatan utama untuk merapikan gigi. Namun, ada yang tidak pede menggunakan alat ini. Tenang, ada solusinya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Konten Bersponsor
merapikan gigi pakai behel
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 19 November 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

jenis kawat gigi

Panduan Memilih Jenis Kawat Gigi Terbaik dan Sesuai untuk Senyum Indah Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
retainer gigi

Setelah Lepas Behel, Apakah Perlu Pakai Retainer Gigi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 8 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
kelebihan kekurangan pakai kawat gigi alias behel

Manfaat dan Risiko Memakai Kawat Gigi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 4 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
proses pasang behel

Bagaimana Proses Pemasangan Behel atau Kawat Gigi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Thendy Foraldy
Dipublikasikan tanggal: 2 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit