home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Bagaimana Cara Mengatasi Rahang Bawah yang Maju?

Bagaimana Cara Mengatasi Rahang Bawah yang Maju?

Rahang bawah maju bisa membuat penampilan dagu tampak panjang bak penyihir. Memiliki rahang bawah yang maju juga bisa membuat raut muka Anda selalu tampak ‘dingin’ dan jutek. Tidak heran kondisi ini bisa menurunkan kepercayaan diri seseorang, meski sebenarnya tidak terlalu mengganggu aktivitas sehari-hari. Bagaimana cara mengatasi rahang bawah maju?

Apa saja penyebab rahang bawah maju?

Sumber: Medline Plus

Dalam dunia medis, kondisi rahang bawah maju disebut dengan mandibula prognatisme alias underbite.

Dilansir laman Medline Plus, kondisi ini disebabkan oleh sejumlah faktor seperti di bawah ini.

  • Faktor keturunan, seperti memiliki bawaan bentuk rahang bawah yang menonjol
  • Kondisi medis atau kelainan genetik, seperti sindrom Crouzon
  • Gangguan hormon pertumbuhan, seperti kondisi gigantisme atau akromegali
  • Maloklusi, yakni kelainan rahang yang berkaitan dengan posisi gigi berantakan

Bagaimana cara menanganinya?

Sebenarnya, tidak semua kondisi rahang maju memerlukan penanganan khusus. Namun jika sampai menimbulkan nyeri rahang, sulit berbicara, sulit menggigit dan mengunyah makanan, atau menurunkan kepercayaan diri, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk mencari solusi terbaiknya.

Sebelum itu, dokter akan melakukan sejumlah tes seperti di bawah ini.

  • Rontgen seluruh bagian tengkorak
  • Rontgen bagian mulut, termasuk rahang dan gigi
  • Mencetak jejak gigitan untuk melihat konstruksi bentuk gigi

Jika hasil pemeriksaan memberi tahu dokter bahwa penyebab rahang bawah maju Anda adalah letak baris gigi yang berantakan, pilihan penanganannya termasuk pemasangan kawat gigi, cabut gigi untuk melonggarkan kepadatan baris gigi, atau pemasangan kabel khusus untuk menstabilkan tulang rahang.

Jika underbite Anda disebabkan oleh hal lainnya, kemungkinan dokter akan menyarankan Anda untuk menjalani operasi rahang dengan memotong tulang rahang atau menggeser posisi rahang yang bermasalah untuk memperpendek atau menyelaraskan ukuran antara rahang atas dan bawah. Memperbaiki rahang bawah yang maju akan membantu mengembalikan struktur wajah yang lebih alami dan simetris. Penanganan lewat operasi bisa juga dibarengi dengan perawatan gigi seperti di atas untuk menyesuaikan kondisi rahang yang baru dengan kondisi gigi Anda saat ini.

Cara penanganan lainnya adalah dengan mentoplasty. Mentoplasty adalah prosedur pembedahan untuk membentuk kembali dagu. Pembedahan ini dilakukan dengan membuat sayatan di bawah dagu atau di sekitar mulut. Dokter kemudian akan membentuk tulang dengan ukuran yang lebih proporsional untuk memberikan tampilan yang simetris.

Menurut American Academy of Facil Plastic and Reconstructive Surgery, setelah dibedah, dagu akan diperban selama 2-3 hari sehingga pergerakkan mulut akan sangat terbatas. Anda akan dianjurkan untuk makan makanan cair atau yang bertekstur sangat lunak. Setelah sekitar enam minggu, sebagian besar pembengkakan pasca operasi akan hilang total dan Anda dapat beraktivitas seperti biasa.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Medline Plus. 2016. Prognathism. [Online] Tersedia pada:  https://medlineplus.gov/ency/article/003026.htm (Diakses 20 Maret 2018)

Burke Darla dan Cherney Kristeen. 2015. Malocclusion of the Teeth. [Online] Tersedia pada: https://www.healthline.com/health/malocclusion-of-teeth#treatment (Diakses 20 Maret 2018)

Instituto Maxilofacial. Tanpa Tahun. What is Mandibular Prognatism and How Is It Treated?. [Online] Tersedia pada: https://www.institutomaxilofacial.com/en/tratamiento/orthognathic-surgery-mandibular-prognathism-or-class-3/ (Diakses  21 Maret 2018)

American Academy of facial Plastic and Reconstructive Surgery. Tanpa Tahun. [Online] Tersedia pada: https://www.aafprs.org/patient/procedures/mentoplasty.html (Diakses 21 Maret 2018)

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji Diperbarui 19/05/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita