home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Baru Pasang Behel? Ini 3 Jenis Makanan yang Harus Anda Hindari

Baru Pasang Behel? Ini 3 Jenis Makanan yang Harus Anda Hindari

Apakah Anda tahu makanan apa saja yang boleh dan tak boleh Anda makan setelah pakai behel gigi? Ya, supaya perawatan gigi yang sedang Anda lakukan tidak berakhir sia-sia, penting bagi untuk memerhatikan asupan makanan yang Anda makan setiap harinya. Pasalnya, jenis makanan tertentu dapat menyebabkan kawat behel lepas dan kerusakan pada gigi Anda.

Nah, kawat gigi yang rusak atau bahkan copot ini tentu akan memperpanjang masa perawatan gigi yang sedang Anda jalani. Di samping harus mengeluarkan biaya yang lebih banyak, Anda pun harus bersiap merasakan gigi senat-senut lebih lama.

Pantangan makanan saat pakai behel gigi

Supaya perawatan ortodontik Anda berjalan optimal. sejumlah makanan yang harus Anda hindari selama pakai behel gigi.

1. Makanan kenyal dan lengket

Makanan kenyal dan lengket dapat menyangkut di antara celah behel, membuatnya lebih sulit untuk dibersihkan. Jika kondisi ini dibiarkan terus-terusan, akan menjadi tempat yang ideal untuk bakteri di dalam mulut berkembang biak. Bukan hanya merusak kawat behel, hal ini tentu juga dapat menyebabkan kerusakan gigi.

Oleh sebabnya, selama Anda pakai behel, berusahalah menahan keinginan untuk makan permen, permen karet, cokelat, dan makanan lain yang bertekstur kenyal dan lengket.

2. Makanan keras

Selama menjalani perawatan gigi ini, penting juga bagi Anda untuk menghindari segala jenis makanan yang keras. Termasuk buah dan sayur yang punya tekstur keras. Hal ini karena makanan yang keras dapat membuat kawat behel gigi bengkok atau bahkan patah.

Meski Anda harus menghindari makanan keras, bukan berarti Anda jadi tidak makan buah dan sayur sama sekali. Agar bisa dilumat dengan mudah, Anda dapat memotong buah dan sayur menjadi beberapa bagian kecil lalu dikukus hingga teksturnya jadi lebih lunak.

Hindari pula mengonsumsi makanan yang punya ukuran kecil, seperti biji-bijian atau kacang-kacangan. Pasalnya, makanan yang berukuran sangat kecil rentan untuk terselip di celah behel. Sekali pun terselip, akan lebih sulit bagi Anda untuk mengeluarkannya.

Sebagai gantinya, makanlah biji-bijian atau kacang-kacangan yang sudah dihaluskan.

3. Makanan berserat kasar

Makanan yang memiliki serat kasar seperti daging merah juga harus dihindari ketika Anda pakai behel gigi. Tak hanya sulit dikunyah, serat daging merah juga rentan terselip di celah kawat gigi maupun gigi Anda.

Belum lagi jika Anda makan daging yang alot. Alih-alih merasakan kenikmatan, makan daging merah ketika gigi Anda dibehel justru bisa menimbulkan rasa ngilu.

Jika Anda ingin makan daging merah, pastikan daging tersebut lembut dan empuk. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah untuk mengunyahnya.

Alternatif lainnya, Anda juga bisa makan daging ayam dan ikan. Keduanya sama-sama tinggi protein namun punya serat daging yang lebih halus.

Yang perlu diperhatikan saat pasang behel gigi

Selain memerhatikan asupan makanan yang dimakan setiap hari, penting juga untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Sebab, gigi yang dipasangi behel lebih mudah untuk mengalami pembusukan karena sisa-sisa makanan menempel di celah gigi atau kawat gigi.

Tak heran jika dokter gigi selalu mewanti-wanti setiap pasiennya untuk ekstra hati-hati dalam merawat behel dan kesehatan giginya. Pastikan Anda rajin sikat gigi setidaknya dua kali sehari menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride, ya.

Nah, setiap kali Anda selesai sikat gigi, pastikan juga bahwa tidak ada makanan yang tersangkut di celah-celah gigi dan di sekitar kawat gigi Anda.

Ingat, mengonsumsi makanan yang tepat dan menerapkan kebersihan gigi dan mulut adalah kunci utama supaya perawatan ortodontik yang sedang Anda jalani berjalan optimal.

 

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Safe Eating With Braces: Foods to Eat and Foods to Avoid. (2017). Orthodontics Australia. Retrieved 29 May 2019, from https://orthodonticsaustralia.org.au/safe-foods-braces/

Are There Foods You Should Avoid If You Have Braces?. (2019). Verywell Health. Retrieved 29 May 2019, from https://www.verywellhealth.com/what-you-can-and-cant-eat-with-braces-1059351

(2019). Bos.org.uk. Retrieved 29 May 2019, from https://www.bos.org.uk/portals/0/Public/docs/PILs/foodanddrinkapril2013.pdf

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Risky Candra Swari Diperbarui 17/12/2020
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x