7 Tips Atasi Sakit Gigi Karena Ganti Karet Behel

    7 Tips Atasi Sakit Gigi Karena Ganti Karet Behel

    Bagi pengguna kawat gigi, penggantian karet behel secara rutin penting dilakukan agar gigi tetap dalam posisi yang benar. Sayangnya, beberapa penggunanya terkadang mengabaikan hal tersebut karena takut sakit gigi setelah ganti karet behel.

    Penyebab gigi sakit setelah ganti karet behel

    Gigi sakit setelah karet behel diganti sebenarnya merupakan kondisi yang wajar terjadi. Rasa sakit ini biasanya disebabkan oleh pengencangan kawat gigi.

    Ketika behel kembali dikencangkan, tekanan pada gigi akan lebih meningkat dari sebelumnya. Hal itulah yang kemudian memicu rasa sakit atau ngilu pada gigi.

    Umumnya, sakit gigi karena ganti karet behel bisa hilang dengan sendirinya. Seiring waktu berjalan, Anda akan terbiasa dan tidak lagi merasakan sakit.

    Namun, jika sakit gigi mulai mengganggu aktivitas, beberapa perawatan rumahan bisa Anda coba. Meski begitu, konsultasikan dulu ke dokter sebelum mencoba perawatan tertentu.

    Cara menghilangkan sakit gigi setelah ganti karet behel

    minum air dingin

    Sakit gigi karena ganti karet behel biasanya bertahan selama kurang-lebih satu minggu setelah pengencangan. Untuk meredakan nyeri pada gigi, Anda bisa mencoba beberapa perawatan berikut.

    1. Pilih makanan bertekstur lunak

    Setelah pengencangan behel, kemungkinan besar gigi jadi lebih sensitif. Maka dari itu, hindari makanan yang renyah, keras, atau sulit untuk digigit.

    Hindari juga makanan yang lengket seperti permen. Makanan ini akan membuat Anda semakin tidak nyaman karena bisa menempel pada behel atau gigi.

    Anda lebih disarankan untuk mengonsumsi makanan bertekstur lunak yang membantu memelihara kawat gigi. Makanan lunak tidak memberi tekanan yang besar pada kawat gigi.

    2. Minum air dingin

    Minum air dingin merupakan cara yang praktis untuk meredakan nyeri gigi setelah mengencangkan behel. Suhu dingin memberikan sensasi seperti mati rasa di sekitar mulut.

    Selain itu, suhu dingin juga membantu mengurangi peradangan pada gusi yang terasa sakit. Dengan begitu, sakit gigi karena karena ganti karet behel akan menghilang dengan sendirinya.

    3. Kumur air garam

    Penggunaan behel biasanya juga menyebabkan luka pada pipi bagian dalam, bibir, dan gusi. Ini yang membuat Anda semakin tidak nyaman.

    Untuk mengatasinya, Anda bisa berkumur dengan air garam. Cara ini bisa membantu menenangkan mulut yang terasa nyut-nyutan.

    Cukup campurkan satu sendok teh garam dengan segelas air hangat sampai larut. Kumur dengan larutan ini beberapa kali dalam sehari, lalu bilas dengan berkumur air bersih.

    4. Minum obat pereda nyeri

    Jika sakit gigi sudah tidak bisa ditahan lagi, minumlah obat pereda nyeri. Sebelum minum obat, pastikan Anda membaca anjuran pada kemasan atau meminta rekomendasi dokter.

    Anda juga bisa minum obat pereda nyeri satu jam sebelum pengencangan behel. Ini akan mengurangi rasa sakit pada gigi setelah ganti karet behel.

    Anda tidak disarankan untuk minum pereda nyeri dalam jangka panjang karena bisa berbahaya. Sebaiknya, penggunaan obat pereda nyeri dikonsultasikan dengan dokter gigi.

    5. Kurangi makanan dan minuman asam

    mengatasi gigi ngilu saat buka puasa

    Minuman dan makanan asam bisa mengiritasi luka pada mulut Anda. Ini bisa mendorong bakteri untuk bekembang biak lebih pesat di sekitar kawat gigi.

    Maka dari itu, kurangi dulu makanan serta minuman asam setelah mengencangkan behel. Tindakan ini membantu mencegah rasa sakit bertambah parah.

    6. Kompres hangat

    Sakit gigi karena ganti karet behel juga dapat diatasi dengan menempelkan kain yang sudah dibasahi air panas. Tempelkan ke bagian pipi, dagu, atau rahang yang terasa sakit.

    Beri tekanan dengan perlahan. Kompres selama beberapa menit hingga sakit yang Anda rasakan mulai berkurang.

    7. Mengunyah permen karet bebas gula

    Permen karet bebas gula diketahui membantu mengurangi rasa nyeri akibat pengencangan behel. Temuan ini disampaikan dalam studi yang dirilis Korean Association of Orthodontics.

    Mengunyah permen karet bebas gula bahkan bisa lebih efektif untuk meredakan nyeri ketimbang mengonsumsi obat pereda nyeri. Maka dari itu, cara ini bisa menjadi alternatif bagi Anda yang tidak ingin langsung minum obat.

    Namun, Anda sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter terkait hal ini. Pasalnya, tekstur permen karet yang lengket ditakutkan dapat mengubah posisi behel.

    Cara mengatasi sakit gigi karena ganti karet behel

    • Pilih makanan bertekstur lunak dan hindari yang keras, sulit untuk digigit, atau lengket.
    • Minum air dingin atau mengemut es batu.
    • Minum obat pereda nyeri sesuai rekomendasi dokter.
    • Berkumur dengan larutan air garam beberapa kali dalam sehari.
    • Mengurangi makanan dan minuman asam yang bisa sebabkan iritasi.
    • Kompres hangat pada bagian yang terasa sakit.
    • Mengunyah permen karet bebas gula.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    drg. Dahin Muanjatun

    Gigi · Klinik Gigi Joy Dental


    Ditulis oleh Bayu Galih Permana · Tanggal diperbarui 16/12/2022

    Iklan
    Iklan
    Iklan
    Iklan