Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

2

ask-doctor-icon

Tanya Dokter Gratis

Kirimkan pertanyaan atau pendapatmu di sini!

10 Obat Tradisional untuk Menangani Infeksi Jamur Mulut (Oral Thrush)

    10 Obat Tradisional untuk Menangani Infeksi Jamur Mulut (Oral Thrush)

    Tentu sangat tidak nyaman bila Anda mengalami oral thrush atau infeksi jamur mulut. Namun, jangan khawatir. Selain obat antijamur resep dari dokter, ada pula berbagai bahan alami yang berfungsi sebagai obat tradisional untuk jamur mulut.

    Apa saja obat-obatan itu dan bagaimana cara menggunakannya?

    Berbagai obat tradisional untuk jamur mulut

    Oral thrush atau kandidiasis adalah infeksi mulut yang disebabkan oleh jamur Candida albicans.

    Infeksi jamur pada mulut ini ditandai dengan adanya luka berwarna putih pada bagian lidah, pipi bagian dalam, langit-langit mulut, gusi, dan amandel.

    Luka ini akan terasa nyeri sehingga Anda mungkin mengalami kesulitan makan atau menelan.

    Selain obat-obatan yang diresepkan dokter, gejala infeksi jamur mulut juga bisa diringankan dengan beragam obat alami yang mudah Anda temui di rumah.

    Berikut ini merupakan daftar obat alami untuk mengatasi oral thrush atau infeksi jamur mulut yang bisa Anda coba di rumah.

    1. Air garam

    garam untuk kesehatan mulut dan gigi

    Air garam memiliki sifat antiseptik alami yang bisa meringankan berbagai masalah mulut, termasuk oral thrush.

    Untuk menggunakannya, Anda perlu melarutkan 1/2 sendok teh garam dalam segelas air hangat. Berkumurlah dengan larutan tersebut selama kurang lebih 20 detik.

    Berkumur air garam secara rutin sebanyak 2–3 kali sehari dapat memberikan hasil yang optimal.

    2. Baking soda

    Baking soda atau sodium bikarbonat telah terbukti menghambat pertumbuhan jamur sehingga bisa menjadi alternatif obat tradisional jamur mulut.

    Sama seperti saat membuat larutan air garam, Anda cukup melarutkan 1/2 sendok teh baking soda ke dalam segelas air hangat.

    Berkumurlah dengan larutan tersebut dan lakukan cara ini setidaknya dua kali sehari.

    3. Yoghurt

    Yoghurt merupakan minuman probiotik yang akan mendorong produksi bakteri baik pada mulut.

    Sebuah studi dalam Applied Microbiology and Biotechnology (2016) menemukan bahwa probiotik dapat membantu menurunkan aktivitas jamur Candida pada jaringan mukosa, seperti rongga mulut.

    Untuk menggunakan yoghurt sebagai obat alami oral thrush, Anda bisa langsung memakannya. Selain itu, Anda bisa membiarkan satu sendok teh yoghurt dalam mulut selama lima menit dan telan setelahnya.

    Pilihlah yoghurt tanpa pemanis, sebab jamur Candida justru dapat berkembang semakin baik bila terdapat gula.

    4. Jus lemon

    Lemon untuk batuk

    Jus lemon bersifat sebagai antiseptik dan antijamur alami yang bisa membantu melawan infeksi jamur pada mulut.

    Untuk menggunakannya, potonglah 1/2 buah lemon. Lalu, peras lemon dan tambahkan segelas air menjadi minuman atau obat kumur. Tambahkan madu bila perlu untuk mengurangi keasamannya.

    Selain metode tersebut, Anda juga bisa mengoleskan jus lemon pada luka di dalam mulut. Akan tetapi, hal ini bisa menimbulkan rasa perih yang tidak nyaman.

    5. Kunyit

    Kandungan kurkumin dalam kunyit memiliki sifat antiradang yang berguna sebagai obat tradisional untuk mengatasi jamur mulut.

    Untuk menggunakannya, Anda cukup membuat susu kunyit dengan mencampurkan 1/2 sendok teh pasta kunyit dan sedikit lada hitam ke dalam segelas susu.

    Jika Anda tidak menyukai susu, Anda juga dapat menggunakan air biasa. Panaskan campuran tersebut dalam panci hingga hangat.

    Selanjutnya, Anda bisa berkumur terlebih dahulu dengan susu kunyit sebelum meminumnya.

    6. Cuka sari apel

    manfaat cuka apel untuk batu ginjal

    Cuka sari apel juga bersifat antijamur dan cukup populer sebagai obat alami untuk berbagai masalah pada rongga mulut.

    Akan tetapi, hindari mengoleskan cuka sari apel secara langsung pada luka karena hal ini bisa membuat mulut Anda perih.

    Sebagai gantinya, Anda bisa mencampurkan 1 sendok teh cuka sari apel dengan segelas air. Berkumurlah dengan larutan tersebut selama 15 detik, lalu muntahkan kembali larutan cuka sari apel.

    Rutinlah berkumur dengan larutan ini sebanyak 2–3 kali sehari hingga gejala yang Anda alami berkurang.

    7. Minyak kelapa

    Minyak kelapa memiliki sifat antijamur sehingga bisa Anda gunakan sebagai obat tradisional untuk atau infeksi jamur Candida pada mulut.

    Untuk menggunakannya, Anda perlu memasukkan satu sendok makan minyak kelapa ke dalam mulut dan berkumur setidaknya selama 30 detik.

    Jika sudah dirasa cukup, keluarkan minyak dari mulut Anda. Setelahnya, hindari makan dan minum selama setengah jam.

    8. Minyak cengkeh

    Berbagai minyak esensial sama efektifnya untuk mengatasi oral thrush berkat sifat antijamur yang dimilikinya. Salah satu jenis minyak yang mudah ditemukan yaitu minyak cengkeh.

    Anda bisa mencampurkan satu sendok teh minyak cengkeh ke dalam segelas air hangat. Lalu, berkumurlah selama beberapa detik hingga dirasa cukup.

    Perlu diingat, minyak esensial hanya bisa Anda gunakan dalam waktu singkat. Hal ini karena kandungan minyak esensial dapat membunuh bakteri baik dan jahat dalam mulut.

    9. Bawang putih

    bawang putih sebagai obat tradisional jamur mulut

    Bawang putih mengandung senyawa allicin yang memiliki sifat antivirus, antibiotik, dan antijamur yang kuat.

    Sebuah studi pada tikus dalam FEMS Microbiology Letters (2011) pun menunjukkan bahwa allicin memiliki kemanjuran mirip flukonazol, yakni obat antijamur untuk infeksi Candida.

    Untuk mendapatkan allicin dalam bawang putih, Anda perlu mengunyah satu siung bawang putih mentah sebanyak 1–2 kali sehari.

    Namun, perlu diingat bahwa mengunyah bawang putih tentu akan memicu bau tidak sedap pada mulut Anda.

    10. Vitamin C

    Tubuh membutuhkan asupan vitamin C untuk meningkatkan kekebalan tubuh sehingga mampu melawan infeksi jamur pada mulut.

    Selain itu, konsumsi vitamin C juga membantu sel-sel tubuh berfungsi lebih efektif dalam melindungi dari infeksi serius.

    Di samping mengonsumsi makanan tinggi vitamin C, Anda juga bisa minum suplemen vitamin C yang mudah ditemui di apotek.

    Berbagai obat tradisional jamur mulut di atas bisa membantu meringankan gejala, tetapi mungkin tidak menyembuhkan infeksi sepenuhnya.

    Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk konsultasi dengan dokter untuk memperoleh penanganan terbaik.


    Sering sakit gigi atau punya gigi sensitif?

    Yuk gabung Komunitas Gigi Mulut agar kamu bisa tanya dokter atau berbagi cerita bersama member lainnya.


    health-tool-icon

    Kalkulator BMI (IMT)

    Gunakan kalkulator ini untuk memeriksa Indeks Massa Tubuh (IMT) dan mengecek apakah berat badan Anda ideal atau tidak. Anda juga dapat menggunakannya untuk memeriksa indeks massa tubuh anak.

    Laki-laki

    Wanita

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Oral thrush – Symptoms and causes. Mayo Clinic. (2021). Retrieved 4 March 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/oral-thrush/symptoms-causes/syc-20353533

    Oral thrush – Diagnosis & treatment. Mayo Clinic. (2021). Retrieved 4 March 2022, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/oral-thrush/diagnosis-treatment/drc-20353539

    Asmussen, N. & Swaida, F. (2021). What is Oral Thrush? Candida Home Remedies, Causes and Prevention. Dentaly. Retrieved 4 March 2022, from https://www.dentaly.org/us/oral-health/oral-thrush-remedies/

    Burhenne, M. (2021). Oral Thrush: Home Remedies, Causes, Symptoms & More. Ask The Dentist. Retrieved 4 March 2022, from https://askthedentist.com/oral-thrush-natural-guide/

    Matsubara, V. H., Wang, Y., Bandara, H., Mayer, M., & Samaranayake, L. P. (2016). Probiotic lactobacilli inhibit early stages of Candida albicans biofilm development by reducing their growth, cell adhesion, and filamentation. Applied microbiology and biotechnology, 100(14), 6415–6426. https://doi.org/10.1007/s00253-016-7527-3

    Gunsalus, K., Tornberg-Belanger, S., Matthan, N., Lichtenstein, A., & Kumamoto, C. (2016). Manipulation of Host Diet To Reduce Gastrointestinal Colonization by the Opportunistic Pathogen Candida albicans. Msphere, 1(1). https://doi.org/10.1128/msphere.00020-15

    Mota, A., de Castro, R., de Araújo Oliveira, J., & de Oliveira Lima, E. (2014). Antifungal Activity of Apple Cider Vinegar on Candida Species Involved in Denture Stomatitis. Journal Of Prosthodontics, 24(4), 296-302. https://doi.org/10.1111/jopr.12207

    Khodavandi, A., Alizadeh, F., Harmal, N., Sidik, S., Othman, F., & Sekawi, Z. et al. (2011). Comparison between efficacy of allicin and fluconazole against Candida albicans in vitro and in a systemic candidiasis mouse model. FEMS Microbiology Letters, 315(2), 87-93. https://doi.org/10.1111/j.1574-6968.2010.02170.x

    Sharma, M., Manoharlal, R., Puri, N., & Prasad, R. (2010). Antifungal curcumin induces reactive oxygen species and triggers an early apoptosis but prevents hyphae development by targeting the global repressor TUP1 in Candida albicans. Bioscience Reports, 30(6), 391-404. https://doi.org/10.1042/bsr20090151

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Satria Aji Purwoko Diperbarui May 23
    Ditinjau secara medis oleh drg. Farah Nadiya
    Next article: