Baking Soda untuk Gigi Lebih Putih? Begini Cara Pakainya

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Memiliki gigi yang sehat dan putih merupakan dambaan hampir semua orang. Tak hanya alasan kesehatan, gigi putih tentu membuat Anda lebih percaya diri. Cara menjaga gigi tetap putih yang paling sederhana adalah dengan rutin menggosok gigi. Untuk memaksimalkan manfaat pasta gigi, banyak orang juga menggunakan baking soda untuk gigi agar jadi lebih putih.

Lalu, bagaimanakah cara memutihkan gigi dengan baking soda? Apakah metode ini efektif dilakukan dan tidak menimbulkan efek samping berbahaya? Untuk ulasan selengkapnya, berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui.

Efektifkah kandungan baking soda dalam pasta gigi?

Baking soda atau soda kue yang dikenal sebagai sodium bikarbonat ini umumnya Anda temukan di dapur sebagai bahan tambahan untuk mengembangkan adonan. Tanpanya, adonan roti hasilnya tidak akan sempurna baik dari segi rasa maupun penampilan. Dari berbagai manfaat baking soda, salah satu yang banyak dibahas adalah untuk memutihkan gigi.

Beberapa penelitian meriset kandungan baking soda dalam pasta gigi dan menghasilkan kesimpulan yang positif termasuk manfaatnya untuk membantu memutihkan gigi. 

Jurnal berjudul Stain removal and whitening by baking soda dentifrice: A review of literature menemukan bahwa pasta gigi yang mengandung baking soda lebih efektif dalam mengurangi noda dan meningkatkan warna putih pada gigi.

Selain terbukti efektif dalam menghilangkan noda dan memutihkan gigi, kandungan baking soda dalam pasta gigi juga aman untuk digunakan sehari-hari asal dalam takaran yang sesuai. 

Dikutip dari jurnal lainnya yang diterbitkan oleh Journal of the American Dental Association pada 2017, baking soda merupakan satu dari beberapa kandungan pasta gigi abrasif yang paling lembut jika dibandingkan seperti dengan kandungan silika.

Bagaimana cara kerja baking soda untuk memutihkan gigi?

Baking soda atau sodium bikarbonat (NaHCO3) sudah lama digunakan sebagai salah satu kandungan dalam pasta gigi. Hal ini karena baking soda memiliki sifat abrasif sehingga dapat menghilangkan noda pada gigi. 

Berdasarkan jurnal terbitan Journal of Clinical and Experimental Dentistry, senyawa lain yang bersifat abrasif seperti silika memang dapat juga membantu menghilangkan noda, tetapi tidak sebaik baking soda.

Masih dari jurnal yang sama, menyikat gigi menggunakan pasta gigi yang mengandung baking soda selama 30 detik dapat menghilangkan noda dan memutihkan gigi. Hal ini terjadi berkat sifat abrasif dari baking soda.

Sayangnya untuk Anda yang mau menghilangkan karang gigi dengan baking soda, cara ini terbilang kurang efektif. Lapisan karang gigi yang mengeras sulit dihilangkan dengan perawatan gigi biasa, yang mana membutuhkan scaling gigi di dokter.

Bagaimana cara menggunakan baking soda untuk gigi?

Baking soda memang aman dan efektif dalam membersihkan gigi. Namun, jika ingin membuat pasta gigi sendiri, Anda perlu memperhatikan takarannya. Pasalnya, salah satu bahaya baking soda untuk gigi adalah dapat mengikis enamel atau dikenal sebagai erosi gigi. Hal ini terjadi apabila penggunaan baking soda terlalu banyak atau tanpa takaran tertentu.

Apabila Anda mendapati gigi kuning setelah menyikat gigi menggunakan pasta gigi buatan sendiri, artinya enamel telah terkikis dan telah mencapai struktur gigi yang lebih dalam bernama dentin. Maka, pastikan untuk memakai baking soda secukupnya dan jangan berlebihan. 

Adapun resep pasta gigi dari baking soda yang dikutip melalui Dentaly.org dan dapat menjadi referensi Anda, di antaranya:

  • 100 gram baking soda (kurang dari setengah cangkir)
  • 10-15 tetes minyak alami dengan rasa sesuai selera
  • Air purifikasi
  • 1 sendok teh garam laut

Campurkan baking soda, garam, dan minyak alami sambil menambahkan air sedikit demi sedikit hingga pasta terbentuk. Anda dapat menyesuaikan konsistensi pasta gigi sesuai keinginan. Manfaat garam salah satunya untuk menambah mineral, tetapi jika tidak suka dengan rasanya Anda boleh untuk tidak menggunakannya.

Anda juga dapat menambahkan minyak kelapa (coconut oil) dalam campuran pasta gigi racikan sendiri. Perpaduan baking soda dan minyak kelapa dapat menghasilkan pasta atau busa yang aman dan lembut untuk gigi. Pasalnya, manfaat minyak kelapa dikenal dapat meningkatkan kesehatan mulut dan gigi serta berpotensi melawan bakteri penyebab kerusakan gigi.

Selanjutnya tinggal gunakan campuran ini seperti Anda menyikat gigi pada umumnya. Jangan lupa berkumur dengan air bersih untuk menghilangkan sisa campuran baking soda dalam rongga mulut.

Hanya saja, tetap perhatikan jumlah baking soda yang digunakan agar tidak menimbulkan efek samping, salah satunya adalah kerusakan enamel gigi. Jangan menggunakan campuran baking soda sebagai pasta gigi terus-menerus. Sebaiknya gunakan hanya sesekali, misal seminggu sekali saja.

Di samping itu, cara yang lebih praktis jika ingin mendapat manfaat dari baking soda adalah dengan memilih kandungan pasta gigi dengan senyawa ini. 

Pertimbangkan juga untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu apabila memiliki kondisi gigi sensitif atau masalah kesehatan mulut dan gigi lainnya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Dry Socket

DefinisiApa itu dry socket? Dry socket adalah kondisi yang menyebabkan rasa sakit yang kadang terjadi setelah pencabutan gigi. Kondisi ini terjadi saat gumpalan darah yang terbentuk pada soket terlepas, sehingga ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 5 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Untuk Apa Rutin Melakukan Scaling Gigi? Ketahui Prosedur dan Manfaatnya

Scaling gigi adalah perawatan untuk membersihkan karang gigi. Selain itu, scaling juga memiliki manfaat lainnya. Apa sajakah manfaat scaling gigi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 4 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Mengenal Perawatan Pulpotomi untuk Gigi, Kapan Sebaiknya Anda Lakukan?

Pulpotomi merupakan salah satu prosedur operasi gigi yang biasanya dilakukan pada anak-anak. Apa itu pulpotomi dan penyebab prosedur ini dilakukan?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Roby Rizki
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 4 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Gigi Goyang

Gigi goyang adalah masalah gigi yang umum. Cari tahu gejala, penyebab, pengobatan, serta cara mengontrol dan mencegah gigi goyang di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut 2 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat gigi ngilu

Rekomendasi Obat Alami dan Medis untuk Meredakan Ngilu di Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
gigi anak hitam

6 Hal Ini Bisa Sebabkan Gigi Anak Berwarna Hitam, Bagaimana Cara Mencegahnya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
obat jamur kuku alami

Panduan Lengkap Obat Jamur Kuku Oral dan Oles

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Memahami Tumbuh Kembang Gigi dan Rahang Anak

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit