home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Wajib Tahu 15 Penyebab Bau Mulut yang Mengganggu!

Wajib Tahu 15 Penyebab Bau Mulut yang Mengganggu!

Kesehatan gigi yang buruk adalah penyebab utama sebagian besar kasus halitosis atau biasa disebut bau mulut tak sedap. Bukan hanya karena makanan, bau mulut juga dapat disebabkan oleh kondisi medis lain. Simak berbagai macam penyebab bau mulut yang dapat mengganggu seperti di bawah ini!

Penyebab bau mulut secara umum

Halitosis atau bau mulut disebabkan oleh bakteri-bakteri yang tumbuh dan berkembang biak dalam mulut. Akibatnya, saat membuka mulut atau membuang napas lewat mulut, keluarlah aroma yang tidak sedap.

Ada banyak hal yang bisa memicu atau memperparah bau mulut tak sedap. Berikut beberapa hal-hal umum yang menjadi penyebab terjadinya bau mulut:

1. Mulut kering

Bau mulut tak sedap yang disebabkan oleh mulut kering terjadi karena kurangnya produksi saliva dalam mulut. Saliva yang juga dikenal sebagai air liur mempunyai fungsi untuk membersihkan mulut secara alami.

Kurangnya produksi air liur juga lebih sering terjadi setelah Anda tidur.

“Pada siang hari, mulut Anda menghasilkan air liur dalam jumlah besar. Namun saat Anda tidur, produksi air liur turun,” papar Drg. Hugh Flax, dokter gigi yang juga mantan presiden American Academy of Cosmetic Dentistry di Atlanta, dikutip dari Medical Daily.

Jika mulut Anda kering, maka bakteri dan kuman pun akan bersarang dengan nyaman di dalam mulut. Bakteri dan kuman inilah yang menyebabkan bau tak sedap.

Mulut kering biasanya dipicu oleh dehidrasi, efek samping obat-obatan yang sedang dikonsumsi, atau jika Anda baru saja menjalani radioterapi di sekitar leher dan kepala. Penyebab bau mulut yang satu ini juga menjadi alasan di balik bau mulut yang tak sedap ketika Anda bangun tidur di pagi hari.

2. Makanan, minuman, dan obat-obatan

Senyawa kimia yang terkandung dalam makanan, minuman, atau obat-obatan yang dikonsumsi bisa terserap oleh darah Anda dan dihembuskan keluar melalui paru-paru.

Itulah sebabnya napas akan berbau tidak sedap setelah Anda mengonsumsi makanan atau minuman yang memiliki aroma yang kuat seperti bawang, petai, dan durian.

Selain itu, sisa-sisa makanan yang tertinggal pada gigi juga bisa menyebarkan aroma tidak sedap pada mulut.

Tidak hanya makanan, obat-obatan tertentu juga bisa menjadi penyebab terjadinya bau mulut. Ada beberapa jenis obat yang bisa menyebabkan bau mulut, di antaranya adalah antihistamin, antipsikotik, dan obat diuretik.

Menurut Hadie Rifai, dokter gigi dari Cleveland Clinic, obat-obatan tersebut memiliki efek samping berupa mulut kering yang dapat memicu bau mulut. Meskipun Anda telah rajin menyikat gigi, risiko bau mulut akan tetap ada selama Anda masih mengonsumsi obat-obatan tersebut.

3. Merokok

Menurut sebuah studi yang dimuat dalam Hong Kong Medical Journal tahun 2004, merokok adalah penyebab bau mulut yang paling umum. Merokok dapat menurunkan produksi air liur dalam mulut sehingga mulut jadi terasa kering.

Perlu diingat ketika mulut semakin kering, maka akan semakin banyak bakteri yang tumbuh subur di dalam mulut.

Terlebih lagi, tembakau dari rokok juga dapat meningkatkan risiko penyakit gusi. Nah, kombinasi mulut kering dan penyakit gusi inilah yang jadi penyebab kenapa Anda mengalami bau mulut tak sedap, walau sudah rajin menyikat gigi setiap hari.

4. Tidur dengan mulut terbuka dan mendengkur

Dr. Cram, periodontis dari Amerika Serikat, mengatakan bahwa jika Anda mendengkur atau tidur dengan mulut terbuka dan bernapas melalui mulut maka Anda cenderung memiliki napas yang bau di pagi hari daripada yang tidak.

Kedua situasi tersebut membuat mulut lebih rentan kering sehingga bakteri tumbuh lebih banyak. Pada dasarnya ketika Anda produksi air liur di mulut berkurang, sama dengan mengurangi kemampuan mulut dalam melawan bakteri yang menyebabkan bau mulut.

penyebab bau mulut

Kondisi kesehatan yang menjadi penyebab bau mulut

Walaupun penyebab utama terjadinya kondisi bau mulut adalah kebersihan gigi serta mulut yang tidak terjaga, Anda juga bisa mengalami bau mulut karena penyakit tertentu. Berikut beberapa penyakit yang bisa menjadi penyebab bau mulut, seperti:

1. Penyakit gusi

Selain gigi yang tidak terjaga kebersihannya, penyakit gusi dapat menjadi penyebab bau mulut. Studi pada 2012 menemukan hubungan langsung antara periodontitis dan gingivitis (radang gusi) dengan bau mulut. Halitosis yang terjadi ini adalah hasil dari bakteri yang tinggal di dalam mulut penderita.

2. Kanker

Jangan panik dan langsung berpikir bahwa bau mulut Anda adalah pertanda kanker. Kanker dapat membuat napas seseorang memiliki banyak komplikasi salah satunya adalah bau mulut.

Bau pada pernapasan dapat mengidentifikasi kanker pada tahap awal. Cleveland Clinic telah menguji perangkat yang dapat mendeteksi kanker paru dari 80% pasien, hanya berdasarkan tes napas saja.

Kemoterapi dan terapi radiasi dapat menyebabkan mulut kering dengan memengaruhi produksi air liur. Tanpa aliran air liur yang cukup, bakteri yang tidak diinginkan dapat meningkatkan pelepasan gas sulfur yang dapat membuat bau napas lebih buruk.

3. Alergi

Jika Anda menderita alergi, selain tenggorokan gatal, hidung tersumbat, dan mata berair, Anda juga akan mengalami bau mulut. Lendir dan ingus menyediakan lahan untuk kuman jahat berkembang yang menyebabkan bau mulut.

Seringkali ketika kita memiliki alergi, Anda akan mengalami mulut kering. Hal ini juga menjadi penyebab bau pada mulut.

Meskipun belum ada solusi yang baik bagi masalah ini, namun menghilangkan ingus dan menjaga mulut tetap bersih dan segar dapat membantu Anda terbebas dari bau mulut.

4. Diabetes

Penderita diabetes mengalami produksi insulin yang tidak memadai. Hal ini dapat mengarahkan tubuh untuk membakar lemak, kondisi ini disebut ketoasidosis.

Kondisi ini dapat berlanjut kepada peningkatan keton (produk dari metabolisme lemak) lalu tubuh akan mengeluarkannya lewat urin dan paru-paru. Hal tersebut dapat menjadi penyebab bau mulut karena napas bau seperti aseton (dimetil keton).

5. Penyakit liver

Penderita penyakit liver juga dapat mengalami bau mulut yang oleh ilmuwan disebut sebagai fetor hepaticus. Penyebab bau mulut satu ini dapat mengindikasikan gangguan pada hati, bahkan sering kali muncul sebelum gejala lainnya.

6. Gagal ginjal

Bau mulut dapat terjadi apabila Anda mempunyai kondisi gagal ginjal. Peneliti berspekulasi bahwa hal ini mungkin terjadi karena perubahan metabolisme yang dapat menyebabkan mulut kering, kurangnya air liur, dan menurunnya indera pengecap.

Seluruh kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap halitosis karena air liur gagal untuk membersihkan mulut sehingga menjadi penyebab bau mulut.

7. Candida albicans

Kasus lain yang dapat menyebabkan bau mulut adalah Candida albicans. Jamur ini telah terbukti menjadi masalah umum bagi mereka yang memiliki tindikan di lidah. Masalah ini juga telah diidentifikasi pada pemakai gigi palsu atau pemakai kawat gigi.

8. Refluks asam lambung kronis

Menderita refluks asam lambung kronis sudah cukup buruk. Bagi mereka yang mengidap penyakit tersebut, menjaga mulut tetap bersih adalah hal yang sangat penting karena bisa menjadi penyebab bau mulut.

Ulasan dari beberapa studi mengenai penderita GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) menemukan bahwa halitosis sering kali mengganggu pasien GERD.

Naiknya asam dan bahan-bahan lain yang sebagian telah dicerna ke dalam esofagus dan rongga mulut dapat menimbulkan masalah bau mulut dan menyulitkan dalam menjaga kebersihan rongga mulut.

9. Helicobacter pylori

Infeksi H.pylori biasanya berkaitan dengan maag dan masalah saluran pencernaan lainnya. Namun, kondisi ini memiliki kemungkinan menjadi penyebab halitosis atau bau mulut.

Sebuah studi menemukan bahwa penderita gangguan pencernaan mengidap halitosis dan infeksi H.pylori. Untungnya, ketika para penderita dapat mengatasi infeksi tersebut, maka bau mulut akan menghilang.

10. Sindrom Sjögren

Terkadang, mulut kering disebabkan oleh gangguan autoimun (tubuh menyerang diri sendiri). Satu kondisi medis yang dikenal sebagai sindrom Sjögren berlangsung ketika tubuh menyerang dan menghambat kelenjar eksokrin (seperti kelenjar air liur) dalam menjalankan fungsinya. Masalah seperti ini tidak hanya membuat mulut menjadi kering, tetapi bisa menjadi pemicu serta penyebab bau mulut serta masalah lainnya yang berkaitan.

11. Infeksi mulut, hidung, atau tenggorokan

Dikutip dari Mayo Clinic, bau mulut yang tak kunjung hilang juga bisa disebabkan oleh infeksi yang berasal dari mulut, hidung, atau tenggorokan. Orang yang mengalami sinusitis, post-nasal drip, atau sakit tenggorokan akibat infeksi bakteri (strep throat) cenderung mengalami masalah bau mulut tak sedap.

Infeksi tersebut kebanyakan disebabkan oleh bakteri. Bakteri tersebut kemudian memakan lendir yang diproduksi oleh tubuh, padahal lendir ini semestinya digunakan untuk melawan infeksi. Akibatnya timbul bau busuk dan memunculkan aroma tak sedap dari mulut.

Tahukah Anda bahwa menjaga kesehatan gigi dan mulut yang baik sangat penting untuk mengurangi bau mulut? Jadi, pastikan Anda menjadwalkan kunjungan ke dokter gigi secara teratur untuk pembersihan dan pemeriksaan gigi.

Sikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi yang mengandung fluoride untuk menghilangkan sisa-sisa makanan dan plak juga dapat membantu mencegah dan mengatasi bau mulut. Tambahkan pula kebiasaan dalam menyikat lidah Anda dengan tepat.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Reid, A., & Sanjai Sinha, M. (2018). 9 Conditions Your Breath Can Reveal | Everyday Health. Retrieved 14 April 2020, from https://www.everydayhealth.com/dental-health-pictures/ways-your-bad-breath-could-mean-bad-health.aspx#01

Group, Edward. 10 Health Conditions that Cause Bad Breath. (2013). Retrieved 14 April 2020, from https://globalhealing.com/natural-health/10-health-conditions-cause-bad-breath/

Bad Breath: Causes of Bad Breath & Bad Breath Treatment | Colgate®. (2020). Retrieved 14 April 2020, from https://www.colgate.com/en-us/oral-health/conditions/bad-breath

What Is Halitosis? – American Dental Association . (2020). Retrieved 14 April 2020, from https://www.mouthhealthy.org/en/az-topics/h/halitosis

Masters, Maria. Why Your Breath Smells Bad. (2020). Retrieved 14 April 2020, from https://www.health.com/condition/oral-health/17-reasons-why-your-breath-smells-bad

Bad breath – Symptoms and causes. (2020). Retrieved 14 April 2020, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/bad-breath/symptoms-causes/syc-20350922

Cunha, John. Bad Breath Home Remedies, Symptoms & Halitosis Prevention. (2020). Retrieved 14 April 2020, from https://www.medicinenet.com/bad_breath/article.htm

Lee PP, e. (2020). The aetiology and treatment of oral halitosis: an update. – PubMed – NCBI . Retrieved 14 April 2020, from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15591601

Harding, D. (2017). Bad Breath (Halitosis). Retrieved 14 April 2020, from https://patient.info/oral-dental-care/bad-breath-halitosis

Newman, Tim. Bad breath (halitosis): Causes, diagnosis, and treatment. (2020). Retrieved 14 April 2020, from https://www.medicalnewstoday.com/articles/166636

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Atifa Adlina
Tanggal diperbarui 27/11/2020
x