Kenali 5 Gejala Utama Kanker Darah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 31/01/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kanker darah ada banyak jenisnya. Maka itu, gejala yang muncul juga mungkin bisa berbeda-beda tergantung jenisnya. Berikut adalah beberapa gejala kanker darah yang paling khas dan wajib diwaspadai.

Tanda dan gejala kanker darah yang umum

Gejala kanker darah pada dasarnya sulit untuk dikenali kerena tidak memiliki ciri-ciri yang khas. Meski begitu, penting untuk mewaspadai setiap perubahan tubuh yang Anda alami untuk membantu mendeteksi penyakit ini.

Ingat, semakin cepat mendeteksi gejala kanker maka semakin cepat Anda mendapatkan pengobatan sehingga peluang kesembuhannya juga semakin tinggi.

1. Darah sulit membeku

Kanker darah terjadi karena sel-sel kanker menyerang trombosit darah yang penting untuk proses pembekuan darah. Hal ini yang membuat pengidap kanker darah sering mengalami perdarahan.

Umumnya jika seseorang terluka, maka darah yang keluar akan segera menggumpal dan aliran darah pun akan segera berhenti. Namun jika yang terluka dan berdarah adalah penderita leukimia, maka aliran darah akan sangat sulit dihentikan.

Jika dilihat, darah yang dikeluarkan pun tidak berwarna merah pekat, melainkan berwarna merah muda.

2. Sering berdarah dan memar

Gejala kanker darah lainnya yang juga umum adalah sering mengalami pendarahan dan memar di bagian tubuh akibat kekurangan trombosit. Trombosit adalah fragmen sel atau sel yang membantu darah untuk membeku.

Rendahnya jumlah trombosit dalam tubuh mengakibatkan keterlambatan pembekuan darah. Tak jarang, muncul bintik-bintik merah atau bahkan keunguan yang disebut petechiae akibat adanya perdarahan minor di dalam kulit.

3. Rentan terkena infeksi

Kanker darah terjadi karena sel darah putih berkembang abnormal. Akibatnya berbagai macam kuman yang menyerang tubuh jadi tidak bisa dilawan oleh sel darah putih. Hal ini membuat tubuh jadi rentan terkena infeksi dan sering mengalami demam.

Umumnya, demam akibat leukimia sering terjadi dan berlangsung selama beberapa hari dengan kenaikan suhu yang mencapai lebih dari 38º Celsius.

4. Nyeri sendi dan tulang

Selanjutnya, penderita kanker darah biasanya sering merasakan nyeri pada persendian atau di bagian tulang belakang. Bahkan rasa nyeri yang luar biasa ini bisa membuat penderita mengalami demam tinggi. Selain nyeri di bagian sendi dan tulang belakang, penderita kanker darah juga sering merasakan nyeri di bagian perut akibat organ hati atau limpa yang membengkak. 

5. Anemia

Anemia adalah salah satu gejala leukimia. Pasalnya anemia terjadi karena seseorang kekurangan sel darah merah. Oleh sebab itu, penderita leukimia umumnya mengalami anemia yang menyebabkan seseorang mengalami sesak napas, warna kulit pucat, lemah, letih, dan lesu.  

Gejala lainnya

Gejala kanker darah lainnya adalah sering mimisan, peradangan gusi, mual, demam, menggigil, sakit kepala, nafsu makan menurun, penurunan berat badan secara drastis, muncul darah dalam tinja atau muntah, dan keringat berlebih di malam hari.

Khususnya pada wanita, kanker darah juga mungkin menyebabkan haid dengan volume darah yang berlebihan.

Jika Anda ataupun orang terdekat Anda mengalami gejala-gejala diatas, ada baiknya untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Terlebih jika Anda mengalami gejala yang sering kambuh dan tidak kunjung membaik dalam waktu yang lama.

Diagnosis dan pengobatan kanker darah

Pada tahap awal pengobatan, umumnya dokter akan menanyakan gejala-gejala yang Anda alami. Lalu untuk memastikan lebih lanjut, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan labolatorium seperti tes darah dan biopsi dengan melakukan sampel pada sumsum tulang belakang.

Pada dasarnya, pengobatan kanker darah akan tergantung pada jenis yang dialami, usia pasien, dan keadaan kesehatannya. Agar bisa mendapatkan perawatan yang paling efektif, pasien harus mendapatkan perawatan intensif dan terpusat di mana dokter yang menangani memang benar-benar memiliki pengalaman dan terlatih dalam merawat pasien leukemia. Pengobatan dini leukimia akan memperkecil risiko seseorang terkena kanker darah stadium lanjut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Pilihan Pengobatan Efektif untuk Kanker Ginjal

Pertumbuhan sel kanker dari ginjal tergolong cepat, pengobatan harus segera dilakukan jika sudah terdiagnosis. Simak berbagai pilihan pengobatannya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Penyakit Ginjal dan Saluran Kemih, Health Centers 27/02/2020 . Waktu baca 5 menit

Berapa Lama Harapan Hidup Pasien Kanker Paru?

Kanker paru biasanya baru terdiagnosis ketika sudah memasuki stadium akhir. Masih bisakah disembuhkan? Berapa lama harapan hidup pasien kanker paru?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Kanker Paru, Health Centers 13/02/2020 . Waktu baca 4 menit

Rumah yang Terlalu Bersih Meningkatkan Risiko Leukemia pada Anak

Orangtua tentu ingin rumah tetap bersih agar anak terhindar dari penyakit. Namun, rumah yang terlalu bersih justru meningkatkan risiko leukemia pada anak.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik 23/01/2020 . Waktu baca 3 menit

Apa Itu Kanker Hati?

DefinisiApa itu penyakit kanker hati? Kanker hati adalah karsinoma paling umum pada sel hati, yaitu tumor utama yang tumbuh di hati dan bukan disebabkan oleh penyebaran dari organ lain dalam tubuh. Hati adalah salah ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit A-Z, Kesehatan A-Z 16/01/2020 . Waktu baca 12 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kanker-muncul-kembali

4 Penyebab Kanker Kembali Lagi Setelah Sembuh

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 21/06/2020 . Waktu baca 6 menit
kista saat hamil di usia tua

Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit
kanker usus besar

Kanker Usus Besar

Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 13/04/2020 . Waktu baca 7 menit
penyebab leukosit bayi rendah

4 Penyebab Leukosit Bayi Rendah yang Perlu Orangtua Ketahui

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 01/03/2020 . Waktu baca 4 menit