Makan Makanan Berbahan Dasar Kedelai Bisa Meredakan Gejala Menopause

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 17 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Salah satu fase yang bisa memberikan kecemasan bagi kaum hawa adalah menopause. Fase menopause sendiri menjadi tanda bagi kaum wanita jika mereka sudah mulai menua dan akan mengalami beragam perubahan hormon yang bikin tubuh tidak nyaman, seperti emosi naik-turun, vagina kering, hot flashes, atau bahkan berkeringat deras di malam hari. Tapi tenang. Beragam penelitian melaporkan bahwa sebenarnya mudah saja bagi Anda untuk meringankan gejala menopause yang merepotkan ini. Salah satunya dengan memperbanyak makan kedelai, misalnya tempe, tahu, edamame, atau susu kedelai. Kenapa begitu?

Kandungan fitoestrogen dalam kedelai bisa bantu meringankan gejala menopause

Tim peneliti gabungan yang berasal dari Erasmus Unversity Medical Center di Belanda dan Cambridge University di Inggris melakukan sebuah penelitian yang melibatkan 6.653 perempuan, guna mencari tahu apakah bahan-bahan alami layaknya makanan atau tanaman herbal bisa memberikan pengaruh besar bagi fase menopause. Sekitar 40 hingga 50 persen wanita partisipan penelitian mengaku jika bahan-bahan alami ini bisa meringankan gejala menopause pada wanita.

Salah satu jenis makanan atau minuman yang cukup banyak diminati oleh kaum wanita untuk meringankan gejala menopause adalah makanan berbahan dasar kedelai. Kedelai diketahui mengandung fitoestrogen, senyawa kimia alami yang memiliki fungsi mirip hormon estrogen wanita.

Fitoestrogen dalam kacang kedelai dilaporkan mampu mengatasi hot flashes (sensasi panas dalam tubuh) dan vagina kering, dua hal yang paling umum dialami sebagian besar wanita selama menopause. Sayangnya, peneliti menemukan bahwa kedelai tidak mampu menurunkan jumlah keringat yang keluar pada malam hari.

Untungnya, makanan dengan bahan kedelai cenderung sangat mudah ditemukan di Indonesia. Tak hanya tempe atau tahu, beberapa makanan atau minuman dari bahan kedelai seperti sari kedelai dan semanggi merah (red clover) juga sama baiknya untuk membantu meringankan gejala menopause.

Makanan berbahan dasar kedelai juga mengandung isoflavon, yang baik untuk wanita usia menopause

Terapi hormon pernah digadang-gadang sebagai ide bagus untuk mengurangi rasa sakit yang mungkin dialami akibat menopause. Namun, perawatan medis seperti itu ternyata meningkatkan risiko kanker payudara dan penyakit kardiovaskular.

Sekarang sekitar 40 persen sampai 50 persen perempuan di negara-negara Barat menggunakan terapi dan obat berbahan dasar tumbuhan untuk meringankan gejala menopause. Makanan berbahan kedelai seperti tahu, miso, tempe dan edamame diketahui banyak mengandung isoflavon, yang ternyata ampuh untuk meringankan gejala menopause.

Di negara-negara Barat, sangat sedikit orang yang setiap hari mengonsumsi makanan yang banyak mengandung isoflavon, mereka hanya mengonsumsi sekitar 2 miligram per hari. Sementara itu di negara-negara Asia, rata-rata mengonsumsi sebanyak 25-50 miligram. Untuk meringankan gejala menopause, diperlukan dosis antara 10-100 miligram isoflavon per hari.

Minum dua gelas susu kedelai ternyata juga dapat meredakan efek menopause, seperti wajah memerah dan selalu merasa panas. Mereka yang mengonsumsi 1-2 porsi kedelai setiap hari akan dapat mengurangi masalah kolesterol, osteoporosis, demensia, dan kanker payudara.

Berapa Banyak Kalori yang Anda Butuhkan?

Selain rajin berolahraga, mengetahui berapa banyak asupan kalori yang harus dikonsumsi juga penting untuk menjaga kesehatan. Cari tahu kalori harian yang Anda butuhkan di sini.

Cari Tahu!
active

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Menopause

Pada akhirnya setiap wanita akan mengalami menopause. Untuk itu, cari tahu informasi lengkap seputar menopause di artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Wanita, Menopause 12 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit

11 Makanan dan Minuman Terbaik untuk Penderita Sakit Maag

Beberapa jenis makanan dan minuman ternyata bermanfaat untuk meringankan keluhan pada penderita sakit maag. Apa saja daftarnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan Pencernaan, Gastritis & Maag 11 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

9 Makanan yang Membantu Menghilangkan Stres

Apakah nafsu makan Anda bertambah saat stres? Berikut makanan sehat yang dapat membantu Anda menghilangkan stres dan penatnya pikiran.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 7 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

6 Manfaat Daun Selada yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Daun selada sudah sering kali menemani santapan Anda. Namun, sudah tahu belum apa saja manfaat daun selada buat kesehatan? Ini dia jawabannya!

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 30 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makan makanan yang sama

Sehatkah Kalau Makan Makanan yang Sama Terus Setiap Hari?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 26 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
menguji keperawanan wanita

Bisakah Mengetahui Keperawanan Wanita Lewat Ciri Fisiknya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
manfaat buah stroberi

Manfaat Buah Stroberi yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
payudara sakit tanda hamil

Payudara Terasa Sakit, Apa Penyebabnya Selalu Kanker?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit