Semua pria berisiko terhadap penyakit prostat. Sama seperti organ tubuh lainnya, prostat juga bisa mengalami masalah yang dapat membahayakan tubuh. Untuk itu, penting bagi Anda untuk mengetahui cara menjaga kesehatan prostat.
Semua pria berisiko terhadap penyakit prostat. Sama seperti organ tubuh lainnya, prostat juga bisa mengalami masalah yang dapat membahayakan tubuh. Untuk itu, penting bagi Anda untuk mengetahui cara menjaga kesehatan prostat.

Usia memang menjadi faktor terbesar yang bisa meningkatkan risiko pembesaran prostat jinak alias benign prostatic hyperplasia (BPH).
Meski demikian, Anda tetap bisa mengurangi risiko terkena penyakit ini dengan melakukan berbagai kebiasaan hidup sehat seperti berikut.
Menjaga berat badan merupakan cara untuk menjaga kesehatan prostat. Perlu diketahui, obesitas bisa meningkatkan risiko penyakit prostat.
Obesitas bisa memperparah gejala pembesaran prostat jinak dan peradangan yang memicu pembesaran prostat.
Untuk itu, Anda perlu menjaga asupan gizi dan olahraga rutin untuk mengendalikan berat badan.
Makan secukupnya dengan asupan gizi yang lengkap, meliputi sayur, buah, makanan pokok, dan sumber protein. Selain itu, lakukan olahraga setidaknya selama 150 menit per minggu atau 30 menit per hari.
Makanan yang Anda konsumsi ikut memengaruhi kesehatan prostat. Tidak hanya menjaga porsi, Anda juga perlu memilih makanan yang tepat.
Beberapa jenis makanan kaya akan zat gizi tertentu yang melindungi prostat dari berbagai risiko penyakit. Berikut beberapa makanan untuk prostat yang dianjurkan.

Selain menjaga pola makan, cara lain untuk menjaga kesehatan prostat adalah berolahraga rutin. Olahraga juga bisa membantu proses penyembuhan setelah operasi prostat.
Faktanya, ada beberapa gerakan olahraga tertentu yang membantu mengurangi gejala penyakit prostat.
Berikut berbagai jenis olahraga untuk menjaga kesehatan prostat pria.
Studi terbitan BMJ Open (2018) juga mengungkapkan bahwa latihan aerobik berpotensi menunda perkembangan kanker prostat dan memperpanjang umur pasien.

Salah satu bahaya merokok yang kerap diabaikan adalah kanker prostat. Jika aktif merokok, Anda sebaiknya berusaha menghentikan kebiasaan ini guna menjaga kesehatan prostat.
Karbon monoksida yang terdapat dalam rokok bisa merusak sel darah merah. Hal ini akan mengurangi kapasitas tubuh untuk mengangkut oksigen menuju organ prostat.
Padahal, oksigen yang berperan besar dalam pembentukan dan perbaikan sel-sel prostat.
Merokok juga akan menambahkan radikal bebas ke dalam tubuh. Radikal bebas dapat menyebabkan mutasi gen dan perkembangan sel kanker dalam organ.
Anda yang sering mengonsumsi alkohol dalam jumlah besar perlu berhati-hati. Konsumsi minuman beralkohol bisa meningkatkan risiko kanker prostat.
Studi terbitan BMC Cancer (2016) menemukan bahwa mengonsumsi minuman alkohol setiap sepuluh hari meningkatkan risiko kanker sebanyak 8 persen. Konsumsi alkohol lebih dari lima kali sehari meningkatkan risiko hingga 18 persen.
Dampak ini berkaitan dengan senyawa hasil pemecahan alkohol di dalam tubuh, yakni asetaldehida yang bisa memicu masalah genetik dan radikal bebas. Keduanya bisa merangsang pembentukan sel kanker.
Untuk itu, Anda sebaiknya mengurangi asupan alkohol setiap harinya. Cobalah hanya minum 1 -2 gelas minuman beralkohol atau kurang dalam sehari.
Mengurangi asupan lemak jenuh merupakan cara penting untuk menjaga kesehatan prostat. Asupan tinggi lemak jenuh bisa memicu peradangan di dalam tubuh.
Selain itu, lemak jenuh memiliki kalori lebih tinggi yang bisa meningkatkan risiko obesitas.
Jenis lemak ini juga memicu peningkatan hormon insulin-like growth factor (IGF) dan androgen. Bila dalam kadar yang terlalu tinggi, kedua hormon ini meningkatkan risiko kanker prostat.
Untuk itu, sebaiknya kurangi makanan tinggi lemak jenuh, seperti daging merah, gorengan, margarin, mentega, dan bolu.
Berjemur merupakan upaya menjaga kesehatan yang tak kalah penting. Kegiatan ini bisa meningkatkan kadar vitamin D, yaitu vitamin yang bisa menghambat atau memperlambat pertumbuhan kanker.
Studi terbitan Oncotarget (2017) juga menemukan bahwa orang dengan orang dengan kanker prostat memiliki kadar vitamin D yang lebih rendah.
Berikut cara berjemur yang tepat.
Skrining dianjurkan bila Anda berusia 40 tahun ke atas dan termasuk kelompok dengan risiko tinggi. Anda lebih berisiko memiliki kanker bila memiliki dua atau lebih anggota keluarga yang didiagnosis kanker prostat.
Bila bukan berada di kelompok tersebut, Anda bisa memulai rutin skrining sejak usia 55 tahun.
Skrining bisa dilakukan dengan metode colok dubur dan tes darah untuk menemukan antigen prostat-spesifik atau tes PSA. Selalu konsultasikan dengan dokter sebelum memulai skrining.
Menjaga kesehatan prostat bisa dimulai sedini mungkin. Hal paling penting yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga pola hidup sehat.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Mampa, E., Haffejee, M., & Fru, P. (2021). The correlation between obesity and prostate volume in patients with benign prostatic hyperplasia at Charlotte Maxeke Johannesburg Academic Hospital. African Journal of Urology, 27(1), 1-6. https://doi.org/10.1186/s12301-021-00160-y
American Heart Association Recommendations for Physical Activity in Adults and Kids. (2023). Retrieved 21 February 2023, from https://www.heart.org/en/healthy-living/fitness/fitness-basics/aha-recs-for-physical-activity-in-adults
Do fish oil supplements reduce inflammation? – Harvard Health. (2016). Retrieved 21 February 2023, from https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/do-fish-oil-supplements-reduce-inflammation
Antioxidants. (2012). Retrieved 21 February 2023, from https://www.hsph.harvard.edu/nutritionsource/antioxidants/
Hernandez, D. (2016). Tips for a healthy prostate – Vital Record. Retrieved 21 February 2023, from https://vitalrecord.tamhsc.edu/tips-for-a-healthy-prostate/
Simioni, C., Zauli, G., Martelli, A. M., Vitale, M., Sacchetti, G., Gonelli, A., & Neri, L. M. (2018). Oxidative stress: Role of physical exercise and antioxidant nutraceuticals in adulthood and aging. Oncotarget, 9(24), 17181-17198. https://doi.org/10.18632/oncotarget.24729
Newton, R. U., Kenfield, S. A., Hart, N. H., Chan, J. M., Courneya, K. S., Catto, J., Finn, S. P., Greenwood, R., Hughes, D. C., Mucci, L., Plymate, S. R., E Praet, S. F., Guinan, E. M., Van Blarigan, E. L., Casey, O., Buzza, M., Gledhill, S., Zhang, L., Galvão, D. A., . . . Saad, F. (2018). Intense Exercise for Survival among Men with Metastatic Castrate-Resistant Prostate Cancer (INTERVAL-GAP4): A multicentre, randomised, controlled phase III study protocol. BMJ Open, 8(5). https://doi.org/10.1136/bmjopen-2018-022899
3 ways exercise helps the prostate (yes, the prostate) – Harvard Health. (2014). Retrieved 21 February 2023, from https://www.health.harvard.edu/mens-health/3-ways-exercise-helps-the-prostate-yes-the-prostate
Kegel exercises for men: Understand the benefits. (2023). Retrieved 21 February 2023, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/mens-health/in-depth/kegel-exercises-for-men/art-20045074
LOPEZ, P., TAAFFE, D. R., NEWTON, R. U., & GALVÃO, D. A. (2021). Resistance Exercise Dosage in Men with Prostate Cancer: Systematic Review, Meta-analysis, and Meta-regression. Medicine and Science in Sports and Exercise, 53(3), 459-469. https://doi.org/10.1249/MSS.0000000000002503
how to help a weak bladder . (2018). Retrieved 21 February 2023, from https://www.nhs.uk/conditions/urinary-incontinence/10-ways-to-stop-leaks/
Zhao, J., Stockwell, T., Roemer, A. et al. Is alcohol consumption a risk factor for prostate cancer? A systematic review and meta–analysis. BMC Cancer 16, 845 (2016). https://doi.org/10.1186/s12885-016-2891-z
The more you drink, the greater your risk of prostate cancer | Drug and Alcohol Research Connections. (2023). Retrieved 21 February 2023, from http://www.connections.edu.au/news/more-you-drink-greater-your-risk-prostate-cancer
Di Sebastiano, K. M., & Mourtzakis, M. (2014). The Role of Dietary Fat throughout the Prostate Cancer Trajectory. Nutrients, 6(12), 6095-6109. https://doi.org/10.3390/nu6126095
Bojková, B., Winklewski, P. J., & Wszedybyl-Winklewska, M. (2020). Dietary Fat and Cancer—Which Is Good, Which Is Bad, and the Body of Evidence. International Journal of Molecular Sciences, 21(11). https://doi.org/10.3390/ijms21114114
Xie, D., Chen, H., Xu, S., Zhang, C., Wang, M., Wang, H., Chen, L., Zhang, H., Xia, Z., Xu, X., & Yu, X. (2017). Low vitamin D status is associated with inflammation in patients with prostate cancer. Oncotarget, 8(13), 22076-22085. https://doi.org/10.18632/oncotarget.16195
Trump, D. L., & Aragon-Ching, J. B. (2018). Vitamin D in prostate cancer. Asian Journal of Andrology, 20(3), 244-252. https://doi.org/10.4103/aja.aja_14_18
PENGARUH SINAR ULTRA VIOLET TERHADAP KESEHATAN KAJIAN TERHADAP BERJEMUR (SUN EXPOSURES). (2020). Retrieved 28 November 2022, from https://perdoski.id/news/detail/1761-pengaruh-sinar-ultra-violet-terhadap-kesehatan-kajian-terhadap-berjemur-sun-exposures
Tips for Keeping a Healthy Prostate. (2023). Retrieved 21 February 2023, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/tips-for-keeping-a-healthy-prostate
Versi Terbaru
28/02/2023
Ditulis oleh Larastining Retno Wulandari
Ditinjau secara medis oleh dr. Andreas Wilson Setiawan, M.Kes.
Diperbarui oleh: Ilham Fariq Maulana