home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Deteksi Dini Penyakit Ginjal, Bagaimana Menghadapinya?

Deteksi Dini Penyakit Ginjal, Bagaimana Menghadapinya?

Organ ginjal, yang hanya sebesar mouse komputer, menyaring semua darah di tubuh kita setiap saat. Ginjal bekerja keras untuk membuang limbah, racun, dan cairan berlebih. Selain itu, ginjal berperan dalam membantu mengontrol tekanan darah, merangsang produksi sel darah merah, menjaga kesehatan tulang, dan mengatur bahan kimia darah yang penting untuk kehidupan. Banyaknya peran ginjal membuat pencegahan penyakit ginjal menjadi sangat penting untuk diperhatikan. Bagaimana mendeteksi lebih dini penyakit ginjal?

Apa itu Penyakit Ginjal?

menjaga kesehatan ginjal dari penyakit

Penyakit ginjal adalah kondisi kesehatan ketika ginjal mengalami gangguan dan tidak berfungsi dengan baik. Penyakit ginjal dibagi menjadi 2 bagian, yaitu akut dan kronis. Penyakit ginjal akut terjadi secara tiba-tiba dan berpotensi kembali normal bila penyebabnya telah diatasi.

Sedangkan penyakit ginjal kronis berlangsung perlahan-lahan selama tidaknya tiga bulan dan dapat menyebabkan gagal ginjal permanen.

Deteksi dini penyakit ginjal

Untuk deteksi dini penyakit ginjal, kita bisa kenali lebih dulu gejala yang terjadi pada tubuh kita seperti di bawah ini.

  • Penurunan jumlah urin, walaupun kadang bisa normal.
  • Retensi cairan yang menyebabkan pembengkakan pada tungkai, pergelangan kaki atau pada kaki.
  • Urin berbusa karena jumlah protein yang banyak dalam urin tidak tersaring.
  • Sesak napas.
  • Kelelahan.
  • Kebingungan.
  • Lemas.
  • Mual.
  • Detak jantung tidak teratur.
  • Nyeri dada.

Bila terjadi gejala di atas, segera lakukan check up ke dokter dan periksakan urin dan darah. Bila ditemukan protein (albumin) dalam urin, maka itu merupakan salah satu tanda awal penyakit ginjal yang disebabkan oleh diabetes.

Siapa yang dapat terkena penyakit ini?

Setidaknya 1 dari 5 orang dewasa dengan darah tinggi dan 1 dari 3 orang dewasa dengan diebetes memiliki penyakit ginjal. Berikut beberapa faktor risikonya:

  • Diabetes,
  • Hipertensi,
  • Penyakit jantung,
  • Riwayat keluarga dengan penyakit ginjal, dan
  • Obesitas.

Bagaimana mengelola faktor risiko untuk Penyakit Ginjal?

  • Mengontrol kadar gula darah dan tekanan darah pada pasien diabetes dan hipertensi.
  • Beberapa penelitian telah menunjukkan kemungkinan untuk mencegah atau menunda terjadinya penyakit ginjal diabetik dengan merawat pasien diabetes melalui obat penurun tekanan darah. Selain menurunkan tekanan darah, obat-obatan ini mengurangi protein dalam urin yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit penyakit ini.
  • Mengelola kadar kolesterol sangat penting karena merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung dan stroke.
  • Deteksi dini masalah ginjal pada penderita diabetes sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi kardiovaskular dan gagal ginjal.

Living well with kidney disease

menjaga kesehatan ginjal dari penyakit

Setelah deteksi dini penyakit ginjal dilakukan, masalah awal ginjal dapat diatasi melalui hal-hal berikut ini.

  • Perubahan gaya hidup yang lebih baik, misalnya makan sehat. Temuilah dokter spesialis gizi klinik untuk membantu menyusun pola makan yang menyehatkan ginjal.
  • Penggunaan obat yang tepat, misalnya obat untuk menurunkan tekanan darah.
  • Menghindari kondisi atau paparan yang dapat membahayakan ginjal atau menyebabkan penurunan fungsi ginjal secara tiba-tiba, disebut cedera ginjal akut, seperti:
    • Infeksi ginjal,
    • Pengobatan tertentu, misalnya obat nyeri bebas seperti ibuprofen dan naproxen, antibiotik tertentu, dan suplemen herbal, dan
    • Pewarna yang digunakan untuk membuat pembuluh darah atau organ terlihat pada sinar-X atau tes pencitraan lainnya.

Tips untuk ginjal yang sehat

  • Turunkan berat badan jika mengalami kelebihan berat badan
  • Lakukan aktivitas fisik membantu mengontrol kadar gula darah
  • Berhenti merokok
  • Lakukan pemeriksaan rutin ginjal
  • Minum obat sesuai petunjuk dari dokter
  • Jaga tekanan darah dibawah 140/90 mmHg, atau konsultasikan kepada dokter berapa target tekanan darah terbaik untuk Anda.
  • Jaga kolesterol Anda
  • Makan lebih banyak buah dan sayuran

Cegah masalah pada ginjal dengan melakukan pemeriksaan deteksi dini dan konsultasi dengan dokter apabila muncul tanda-tanda diatas. Semakin cepat terdeteksi dan diterapi, maka akan semakin baik hidup yang dijalani.

Menjaga ginjal tetap sehat sangat mungkin untuk dilakukan dengan mengelola faktor risiko. Jagalah kesehatan ginjal kita!

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Vivi Lesmana, Sp.PD
Ditulis oleh dr. Vivi Lesmana, Sp.PD
Tanggal diperbarui 10/04/2021
x